Paradoks Dalam Trading Forex

115307

Dalam lebih dari belasan tahun mempelajari apa yang dapat berhasil dan apa yang tidak dalam trading forex yang profitable, Saya percaya ada banyak paradoks.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Dalam lebih dari belasan tahun mempelajari apa yang dapat berhasil dan apa yang tidak dalam trading forex yang profitable, Saya percaya ada banyak paradoks.

Sebagian besar trading adalah kontra intuitif dan trader baru biasanya memasuki market dengan mencari prediksi, hal-hal yang yang pasti, hot tips, dan mencari tahu apa yang harus dibeli/dijual.

kata-kata mutiara trading part 2


Pada kenyataannya, trading dengan price action system, management risiko, trading plan, dan tahu kapan harus menjual trading wining adalah apa yang benar-benar dapat menghasilkan uang. Kebanyakan trader baru tidak pernah menjadi trader profitable karena mereka tidak pernah dapat melaluinya.

Trading adalah bisnis, maka ketika trader baru mengubah dirinya menjadi orang bisnis dan berhenti untuk memenangkan lotre (untung-untungan), disaat itulah kemajuan nyata akan dimulai.

Berikut adalah 10 paradoks yang telah saya pelajari dari pengalaman sendiri untuk trading yang profitable secara konsisten.

Paradox: Suatu statement yang kadang bertentangan dengan opini umum, padahal benar.

1. Semakin sedikit saya bertrading, semakin banyak uang yang saya hasilkan.

2. Semua keuntungan terbesar saya dibuat pada kontrak option yang saya beli, bukannya dari yang saya jual.

3. Sebagai trader, Pekerjaan nomor satu saya adalah untuk management risiko, bukannya untuk menghasilkan uang.

4. Para trader terbaik dalam sejarah adalah manajer risiko terbaik, bukannya yang terbaik dalam entri dan exit.

5. Kemampuan untuk mengakui salah saat bertrading dan segera keluar adalah lebih penting daripada menjadi percaya diri saat winning trade dan tetap di posisinya.

6. Trader pemenang berpikir seperti casino, Trader pecundang berpikir seperti penjudi.

7. Pendapat, proyeksi, dan prediksi kurang berharga, tradinglah dengan price action.

8. Pada saat fundamental adalah pembantu yang baik untuk trader, kadang malah menjadi penguasa yang mengerikan.

9. Cukup kencani saja trading anda, tapi nikahilah management risiko dan positif mindsetnya.

10. Semakin focus dan semakin kecil daftar pengawasan saya, Semakin baik saya bertrading dengan check list tersebut.           

Asaeri sudah mengenal trading forex selama bertahun-tahun, kemudian menyadari kurangnya referensi bacaan mengenai trading di Indonesia. Oleh karenanya, Asaeri suka membuat ulasan mengenai pentingnya tata psikologi dan inspirasi-inspirasi lain bagi trader nusantara.

Dede Ainun
Ini paradoksnya sapa kok kaya bukan dari trader forex soalnya bawa2 option sama jual winning trade...
Kalo di forex winning trade buy/sell kan cukup di close. Sama2 butuh ditutup dipoin yang profitable sih. tapi kalo diforex kan lebih fleksibel karena bisa 2 arah buy n sell.
Alvinhamida
casino sm penjudi sm2 berubungan dg judi. mang blh kt trdngx pake cr kyk gt? pdhl nytax jg jmlh penjudi jauh lbh bnyk dr casion, g smua org bs jd casino. apa g terlalu jauh tuh targetx kl mo trdng kyk casino? pa dg jd penjud yg sukses ja g ckp?
Dede Ainun
Kalo kata ane kok lebih baik niru trader profesional aja.... Biar aman perlu dikasih perbedaan yang jelas tuh antara trader sama penjudi.
Meskipun ada beberapa sisi yang nyerempet2 tapi ada perbedaan mentereng jadi daripada niru casion atau penjudi sukses mending niru trader profesional aja. Itu lebih teraplikasikan cara2nya sesuai cara trading yg bener
Hafis R
bener. pas masih baru ngerti trading gw susah ngerti gimana bisa kok makin dikit trading uangnya yang didapet kok bisa makin banyak. lama-lama ngerti juga klo trading itu nggak kaya jualan yang makin sering dilakuin makin besar kemungkinan dapet uangnya. kemungkinan terburuk paling ya nggak dapet apa-apa. sedangkan di trading kalo nggak ati-ati bukanny untung malah dapet rugi kalo entri sama exitny salah. jadi daripada banyak masuk terus ternyata peluang ruginya makin tinggi mending jarang-jarang entri dan sekali masuk diperhitungkan bener-bener supaya peluang profitnya juga makin tinggi per entri.
Risky Trade
@Hafis: Saya setuju, resiko kerugian itu juga dikarenakan oleh adanya kualitas sinyal yang digunakan saat entry posisi. Karena untuk bisa entry sebelumnya dilakukan analisa agar bisa masuk disaat yang tepat, maka jika analisanya dilakukan secara sembarangan akan berdampak pada rendahnya kualitas sinyal entry, dimana hal itu akan memperbesar peluang kerugian daripada keuntungannya. Secara umum untuk bisa menganalisa dengan benar memang membutuhkan waktu yang lebih banyak dan paling baik dilakukan saat sinyal dari indikator bisa dikonfirmasi secara valid. Situasi ini tentu lebih jarang muncul, karena sinyal yang lebih sering nampak malah bersifat fake (palsu).