Pemahaman Management Resiko Dalam Trading

136713

Management resiko adalah proses mengenali dan mengendalikan kemungkinan untuk merugi. Dengan probabilitas profit dan loss masing-masing 50%, cara yang paling tepat untuk memperoleh profit yang lebih besar adalah dengan menaikkan risk/reward ratio.

Xm

iklan

Advertisement

iklan

Artikel ini disarikan dari tulisan trader Ed Seykota mengenai dasar-dasar teori management resiko dalam trading. Seykota yang juga mentor trading itu menulis artikel ini guna menjawab berbagai hal yang sering ditanyakan (frequently asked questions)  mengenai penerapan management resiko dalam trading. Tulisan ini tidak mengulas rinci seluruh penjelasan Ed Seykota yang cenderung teoritis, tetapi lebih ke pemahaman management resiko dalam trading secara singkat dan umum.

        Pemahaman Management Resiko Dalam

Resiko
Resiko adalah kemungkinan untuk bisa merugi. Artinya, bila kita membeli sebuah saham dengan harga tertentu dan ada kemungkinan harga saham tersebut akan turun, maka kita telah berhadapan dengan resiko. Saham itu sendiri bukanlah resiko, tetapi kemungkinan untuk menderita kerugian akibat membeli saham tersebut adalah sebuah resiko. Selama kita memiliki saham, atau mempunyai posisi trading tertentu, mau tidak mau kita akan berhadapan dengan resiko.

Satu-satunya cara untuk mengendalikan resiko adalah dengan membeli atau menjual saham, membuka atau menutup posisi trading. Selama kita memiliki saham atau mempunyai posisi trading dengan tujuan memperoleh keuntungan, resiko adalah sesuatu yang mutlak harus kita hadapi dan tidak bisa dihindari. Cara yang paling tepat yang bisa kita lakukan adalah dengan me-manage resiko tersebut.

Management resiko
Me-manage berarti mengenali dan mengendalikan. Management resiko adalah proses mengenali dan mengendalikan kemungkinan untuk merugi. Seorang fund manager akan mengukur resiko dan menaikkan atau menurunkan besarnya resiko dengan membeli atau menjual saham, membuka atau menutup posisi trading.

Contoh dengan lemparan koin
Hasil lemparan koin akan membantu dalam memahami konsep management resiko. Probabilitas dari sebuah kejadian adalah hal yang mungkin terjadi akibat kejadian tersebut, yang ditunjukkan oleh perbandingan antara jumlah kejadian yang sebenarnya dengan jumlah kejadian yang mungkin. Jika sebuah koin terdiri atas dua sisi, masing-masing A dan B (Atas dan Bawah), dan koin tersebut dilempar 100 kali, maka perkiraan secara umum 50 kali akan jatuh pada bagian A dan 50 kali pada bagian B. Probabilitas bagian A dan bagian B sama besar, yaitu 50%.. Perlu diketahui bahwa probabilitas selalu berada pada angka 0.0 atau 0% yang artinya tidak mungkin, hingga angka 1.0 atau 100% yang berarti pasti terjadi.

Misalnya kita bertaruh dengan aturan sebagai berikut:

1. Modal taruhan $1,000.00
2. Kita bertaruh koin bagian A akan selalu muncul setiap kali dilempar.
3. Jika yang muncul koin bagian B maka kita kalah dan harus membayar $5.00.
4. Jika benar dan bagian A yang muncul maka kita akan memperoleh dua kalinya atau $10.00.

Dalam hal ini probabilitas profit kita adalah 50% setiap kali kita melempar koin, profit yang akan kita peroleh adalah dua kali dari yang mesti kita bayar jika kalah, atau 2:1, dan resiko kita adalah jumlah total modal taruhan atau $1,000.00.

Risk/reward ratio
Dalam jangka panjang, atau setelah sekian kali lemparan, maka kemungkinan untuk menghasilkan profit cukup besar mengingat probabilitas profit 50% dengan perbandingan perolehan 2:1. Dalam trading, koin bagian A dan B adalah benar dan salah, atau profit dan loss, sedang perbandingan perolehan adalah risk/reward ratio.
Dengan perbandingan perolehan yang semakin tinggi (misal 3:1), maka profit yang kita hasilkan akan semakin besar juga selama probabilitas-nya sama (50%). Jadi dengan memperbesar risk/reward ratio, maka profit yang kita peroleh dalam jangka panjang akan lebih besar.

Sumber :
www.seykota.com - The Trading Tribe : Risk Management

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Braincore
memang penting yah money management :)
Fahmi S.darman
@braincore: ya penting banget lah, trading tanpa money menagement tu hampir sama kayak judi. selama ada kesempatan n cara buat money management kenapa ga dimanfaatin aja buat memperkecil risiko?
Abie Yoga
Rasio risk/rewad mang plg efektif dipake dgn ukuran reward yg lbh gede dr risk, minimal 2x lah bsrx. tp outcome dr rasio tu sndr kn gbs ditentukan segampang tu. kalo ternyata hsl dr average pipx lbh gede riskx ya mau gmn lg...
Hari Santoso
Maka dari itu penting sekali untuk menetapkan rasio risk dan reward itu sebelum trading. Setelah itu baru trader bisa menentukan target pip yang bisa dicapai dengan penentuan stop loss dan take profit pada level tertentu sesuai rasio yang sebelumnya sudah ditetapkan (dengan menetapkan rasio reward yang lebih besar terntunya). Baru kemudian trader perlu menjaga penggunaan rasio itu untuk bisa digunakan secara konsisten agar outcome yang keluar bisa membuktikan rasio reward yang lebih besar daripada risk. Dengan begitu keseluruhan profit yang didapat akan mampu menutupi hasil loss meskipun persentase loss bisa lebih besar dari perolehan profit itu sendiri.
Abie Yoga
Apa sdh ada bukti sblmx yg pake cara rasio risk/reward sblm trading itu? trus brp kali rata2 trading tu buat ngelihat persentase profit/loss dr rasio yg udh ditentukan?
Ferri Apriliano
Untuk melihat kinerja rasio risk reward dengan strategi trading yang dipakai bisa dilihat dari hasil back test gan, coba aja lihat dari sini.

penting juga gan buat jurnal trading biar tahu hasil yang diharapkan itu tercapai setelah berapa kali trading. kalau sudah tahu hasilnya bisa diandalkan buat cara trading yang mantap.