Advertisement

iklan

Pengenalan Awal Pola Data Candle Ala V3 Trader

276669

Secara garis besarnya, semua pola cata candle memiliki sebuah persamaan, untuk bisa membuahkan sebuah profit dan menjadi salah satu sumber penghasilan Anda

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Sampurasun, Salam Sejahtera, semoga Anda semua berada dalam limpahan karunia Yang Maha Esa. Perkenalkan, saya adalah v3 trader yang menjadi salah satu analis di Seputarforex.com. Mungkin banyak orang belum kenal saya. Hal tersebut sangatlah wajar, karena saya bukanlah seorang trader professional yang sudah lama berkecimpung di dunia Forex dan telah memberikan banyak ilmu Forex untuk para tradernya. Namun, sedikit saya ingin mencoba melakukan sebuah "sharing", atau mungkin disebut sebagai diskusi sederhana yang berkaitan dengan bagaimana cara menganalisa pergerakan harga dengan menggunakan informasi pola data candle yang bisa dijadikan sebuah indikator/indikasi/prediksi agar mendapatkan sebuah profit dalam berbisnis forex.

Hal ini berkaitan dengan pengalaman saya berkecimpung di dunia Forex dengan mengenal metode "pola data candle" dari berbagai macam pair/mata uang, termasuk pola data candle Gold, Silver, Crude Oil, dan lain sebagainya. Secara garis besarnya, semua pola cata candle memiliki sebuah persamaan, untuk bisa menghasilkan sebuah profit dan menjadi salah satu penghasilan sampingan Anda atau bahkan menjadi penghasilan utama.

Cara untuk membaca sebuah pergerakan dengan menggunakan pola data candle ini tentunya sangat banyak sekali materi-materinya yang tersedia dan sudah ada di luar. Namun, yang membedakan pembahasan disini adalah pemaparan yang mungkin sedikit akan membantu Anda untuk menambah sebuah pemahaman dari sudut pandang sederhana. Semoga pembahasan ini mampu membantu mempermudah Anda dalam memahami setiap pergerakan yang terjadi. 

 

Pola Data Candle Ala V3 Trader 

Judul yang saya pergunakan yaitu "Pola Data Candle Ala V3 Trader", basic-nya adalah hampir keseluruhan materi yang akan saya sajikan tentunya dengan bahasa saya sendiri. Mungkin ketika nanti Anda membaca materi yang saya paparkan, istilah forex seperti "korektif bullish", "bearish", "ask/bid price", "volatile", "spot", "retrace", atau istilah lainnya tersebut sangatlah jarang, bahkan mungkin bahasa tersebut tentunya memang diusahakan untuk tidak akan dihadirkan pada materi ala v3 trader ini.

Alasan saya membuat materi tentang Forex ini adalah untuk lebih tertuju kepada para trader pemula, para trader yang memang sama sekali tidak mengerti istilah ekonomi, berbagai macam istilah forex, atau bingung dengan informasi forex fundamental, dan lain sebagainya. Namun, mereka sangat kuat sekali keinginannya untuk mendapatkan penghasilan dari dunia forex. Oleh karena itu, semoga materi yang saya sampaikan ini bisa bermanfaat khususnya untuk saya pribadi dan umumnya untuk para trader yang membaca artikel saya ini.

Sebelum kepada materi khusus tentang “pola data candle ala v3 trader”, saya ingin mengajak Anda untuk melihat dunia forex dari sudut pandang yang berbeda.

 

Mengenal Dunia Perdagangan Forex Dengan Persamaan Perdagangan Telur

Pernahkah Anda memperhatikan dunia perdagangan di sekitar kita? Yang paling mudahnya untuk saya gambarkan adalah perdagangan jual beli sembako yang ada di sekeliling kita untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk mempermudah dan mengerucutkan pembahasan ini, salah satunya adalah perdagangan jual beli telur ayam.

Pastinya, hampir semua orang dan semua kalangan mengenal bahan makanan hewani (telur) ini. Baik itu dipergunakan untuk konsumsi dengan cara digoreng, direbus, atau disajikan dengan berbagai menu masakan, bahkan sebagai bahan tambahan untuk adonan kue, dan lain sebagainya.

Faktanya, di dunia perdagangan telur, tentunya Anda tahu bahwa pergerakan harga yang diberikan kepada konsumen setiap bulan, setiap minggu, atau bahkan setiap harinya bisa kita rasakan selalu berubah tidak ada hentinya. Jika kita coba bandingkan dengan harga umumnya saat ini dari tahun ke tahun atau bulan ke bulan, garis besarnya penjualan telur dari mulai harga 14rb/kg hingga kepada harga 25rb/kg, semuanya secara bertahap naik ataupun turun dilakukan secara berulang.

Nah, sebelum masuk kepada dunia forex, saya ingin mengajak Anda untuk mencoba sedikit masuk ke dunia bisnis perdagangan telur. Bayangkan jika Anda menjadi seorang bandar telur. Hal tersebut, setidaknya akan membuka sudut pandang yang baru untuk bisa melihat dunia forex tanpa adanya rasa bingung, rasa tidak mengerti, atau lain sebagainya.

 

Mengenal Dunia Perdagangan Forex Dengan Persamaan Perdagangan Telur

 

Pertanyaan pertama adalah jika Anda sebagai bandar telur yang ingin menjual telur kepada konsumen, kira-kira kapankah waktunya yang tepat untuk membeli telur? Jawaban sederhana tentunya yang paling aman dan mampu menghasilkan pendapatan besar untuk diri Anda adalah ketika telur tersebut berada dalam area harga yang paling rendah. Kalau bahasa ibu-ibu rumah tangga adalah “eh telor murah nih, selagi harga rendah beli donk”.

Kemudian, pertanyaan kedua adalah jika Anda ingin mendapatkan untung yang besar sebagai seorang bandar telur, kapan waktunya Anda menjual? Jawaban sederhana tentunya yang paling aman dan mampu menghasilkan pendapatan besar adalah ketika harga telur tersebut berada dalam area harga yang paling tinggi, sehingga dari modal yang telah Anda keluarkan pada saat membeli telur ketika harga murah kemudian menjualnya ketika harga tinggi terdapat sebuah range profit yang memuaskan, betul 'kan!? 

Nah, berbicara mengenai metode perdagangan telur dengan perbandingan perdagangan dunia forex ternyata tidak jauh berbeda, lho. Persamaannya adalah ketika harga sebuah mata uang berada dalam area yang paling rendah, maka itu waktunya kita melakukan eksekusi (open position) "buy". Kemudian ketika harga sebuah mata uang berada dalam area yang paling tinggi maka waktunya kita melakukan eksekusi (Open Position) "sell".

Dari pemahaman tersebut, coba kita cerna terlebih dahulu secara mendalam. Kesimpulan awal adalah jika kita ingin mendapatkan keuntungan dari perdagangan forex yang paling sederhananya, yaitu ketika harga sudah berada di posisi rendah maka waktunya kita "buy", ketika harga sudah berada di posisi tinggi maka waktunya kita "sell". Sesederhana itulah materi awal untuk masuk ke perdagangan di dunia forex.

Dari materi awal ini, pasti ada yang bertanya "Lho, kenapa kita nggak ikut-ikutan saja jual (sell) ketika harga sedang turun atau beli (buy) ketika harga sedang naik?"

Jawaban dari pertanyaan tersebut saya akan jawab dengan balik bertanya, "Memangnya kita bisa tahu harga akan turun sejauh mana, atau harga akan naik sejauh mana?" Bayangkan deh, kita coba masuk lagi ke dunia perdagangan telur. Jika harga masih berada di tengah-tengah, misalkan harga telur dari 14rb/kg naik menjadi 17rb-18rb/kg, kemudian kita beli (buy) ketika harga di tengah-tengah yakni 17rb-18rb/kg, dengan tujuan, agar ketika esok hari jika harga telur naik ke 24rb, pastinya akan untung, dong. Tapi ternyata eh ternyata, pada kenyataannya esok hari harga tidak sesuai prediksi. Harga kembali lagi ke 14rb/kg. Jadi dipastikan kita akan mengalami kerugian dong, alias minus alias rugi bandar deh. 

Nah, kembali kepada dunia forex. Oleh sebab itu, lebih baik biasakan diri kita untuk memperhatikan dulu, mencermati, dan sabar untuk melihat pergerakan harga pada chart; sampai sejauh mana harga akan turun dan sampai sejauh mana pula harga akan naik. Karena, dari situlah kita bisa mendapatkan sebuah kesempatan yang aman dan lebih meyakinkan. Ketika harga naik sampai pada batasnya, maka disitulah kesempatan kita lakukan sell. Dan ketika harga turun pada batasnya maka disitulah kita akan lakukan buy. Bukan ketika harga naik ikut buy, ataupun ketika harga turun ikut sell.

Untuk bisa mengikuti alur ketika harga turun akan ikut eksekusi sell, ataupun ketika harga naik akan ikut buy, ada beberapa syarat dan metode tersebut akan di bahas pada sesi selanjutnya setelah dasar (basic) dari pengenalan metode "pola data candle" bisa kita pahami.

Next…

Pertanyaan berikutnya adalah kapan sih waktu yang tepat untuk eksekusi (Open Position) buy ataupun sell agar kita mendapatkan profit yang optimal? Berbicara mengenai hal kapan waktu untuk buy dan waktu untuk sell, maka akan mengarah kepada "data informasi". Jika di dunia perdagangan telur, data informasi yang kita dapatkan bisa melalui kebiasaan harga tahunan, maka kenyataannya sama juga dengan dunia forex.

Ada beberapa point yang bisa disebut sebagai "data informasi", yakni yang disebut sebagai “pola data candle” ini. Hal tersebut akan dipaparkan secara bertahap melalui artikel berikutnya. Sehingga Anda bisa memahami perlahan secara sederhana. Dikarenakan artikel pertama ini saya anggap sebagai pengenalan materi pertama yang akan bersambung pada artikel selanjutnya, maka beberapa point yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu adalah:

  1. Selalu disiplin untuk mengikuti rule pada setiap eksekusi yang akan kita lakukan. Jika kita mampu berbuat disiplin, maka kalaupun ternyata rule dari analisa yang telah kita buat memang ada kesalahan, maka kita akan mampu belajar dari sebuah kesalahan tersebut dan memperbaikinya pada saat itu juga.
  2. Persiapkan psikologi yang tenang, waspada, cermati, teliti untuk membaca dengan seksama setiap pergerakan, dan yang utama adalah sabar untuk tidak melakukan eksekusi (Open Position) jika tidak ada dasar analisanya.
  3. Materi yang akan saya sharing adalah materi yang dipergunakan untuk pengambilan profit 5-15pips saja. Jika memang ingin mendapatkan profit lebih sebaiknya dipergunakan trailing stop, baik secara otomatis ataupun manual, untuk mengantisipasi hilangnya profit yang sudah didapatkan.
  4. Selalu bermain cantik, cermat, cerdas, dan sabar dalam mengaplikasikan money management. Walaupun secara bertahap materi yang diberikan hanya menghasilkan 5-15pips saja, tetapi jika kita mampu mengendalikan emosional dengan baik, maka akan mampu mendapatkan profit yang optimal sesuai keinginan Anda sendiri.
  5. Materi ini diberikan untuk trader baru yang memang ingin mendapatkan profit yang konsisten, berstrategi, dan tidak menghabiskan waktu yang banyak. Sehingga, selain mampu menghasilkan profit, waktu yang Anda jalani untuk kehidupan sehari-hari tidak dihabiskan oleh kegiatan mencari uang semata. Anda pun bisa menjalani kehidupan lebih bermanfaat dan berkarya sesuai keahliannya masing-masing.
  6. Bermain forex memang harus punya prinsip selalu siap dengan konsekwensi. Namun, Anda pun harus siap dengan solusi kedua, yakni selalu punya antisipasi dari kesalahan analisa yang telah dilakukan dengan minimal melakukan 2 strategi sebelum memulai eksekusi (Open Position).

Demikian ulasan mengenai topik yang berjudul Pengenalan Awal "Pola Data Candle" Ala V3 Trader. semoga dengan artikel bagian pertama ini, mampu memberikan sebuah pemahaman yang baru dan sederhana untuk bisa melaju kepada artikel pembelajaran forex ala v3 trader yang selanjutnya. Salam sukses, salam profit, dan jaya selalu.

Ibu rumah tangga sekaligus trader forex full-time yang biasa scalping pada berbagai pair. Strategi trading terutama mengandalkan analisa teknikal melalui pendekatan indikator zigzag dan pola data candle.


V4
Ditunggu untuk artkel selanjutnya
Bagas
Iya, artikelnya jadi mudah dipahami nih, soalnya ada contoh di praktik kesehariannya. Jadi ringkasnya, kalau mau untung harus pake prinsip beli murah, terus jual mahal kan? wah, praktik kulak sehari-hari saya juga tuh.
Atoura Boy
Smart.... Bgus gan... 
Taufiq
pemaparannya asik, ditunggu artikel lanjutannya
Dede
contoh bentuk pola data candlenya mana kang..??
V3 Trader
pengenalan dasar dulu, teh... nanti artikel selanjutnya akan di bahas secara bertahap ya teh, maaf belum sempat membuatnya, kemungkinan bulan februari baru start lagi untuk pembelajaran ala v3 tradernya
Yosep M
Penjelasan FX sederhana yg mudah dimengerti.. Sukses sll v3trader.. :-) Ditunggu artikel selanjut nya..!!