Pengharapan Yang Realistis Dalam Forex Trading

75202

Banyak trader masuk ke dunia Forex Trading dengan harapan keuntungan tinggi atau kebebasan finansial instan. Ini menjadikan trading tidak realistis.

FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

Banyak teman trader yang "nyemplung" ke dunia Forex Trading dengan harapan yang menurut saya kurang realistis. Rata-rata mereka berharap bisa mengeruk keuntungan tinggi, jauh di atas rata-rata hasil investasi secara umum, atau malah berharap meraih kebebasan finansial secara instan, atau setidaknya dalam waktu yang singkat. Pengharapan-pengharapan ini tidak masuk akal dan menjadikan trading tidak realistis. Bukan maksud saya mematahkan semangat anda dalam belajar trading loh ya, saya cuma ingin mengingatkan bahwa setiap investasi dalam bisnis selalu mengandung resiko. 

risiko bisnis - ilustrasi

 

Setiap Bisnis Pasti Ada Risikonya

Hal inilah yang seharusnya disadari oleh setiap calon investor sebelum memutuskan untuk menanamkan modal alias berinvestasi. Sebenernya sih kalo dirunut ke belakang, pengharapan tinggi di kalangan (calon) trader bukan semata-mata "salah" si calon trader tersebut. Memang kebanyakan tawaran investasi di dunia Forex Trading hanya mengemukakan tingginya return yang bisa diperoleh, tanpa menyertakan warning tentang resikonya.

Seorang kenalan saya pernah menanyakan, bisa nggak nitip modal untuk ditradingkan di forex. Saya tanya, berapa return yang dia harapkan per bulannya? Dia jawab: 100%. Wah, saya bilang, kalau saya nggak berani jamin return sebesar itu bisa tetap setiap bulannya. Masih saya tambahi lagi dengan penjelasan mengenai resiko yang mungkin terjadi di forex trading ini.

Anda pengen tahu reaksinya? Serta merta dia kabur deh. Lah, makanya saya katakan pada setiap calon trader maupun investor: get real, deh! Mana ada investasi yang terjamin return-nya sebesar 100% sebulan tanpa resiko? Yang bener aja, guys!

Mari coba kita hitung ya. Kalau seandainya return per bulan katakan sebesar 100% dari modal dan anda melakukan compounding dari profit tersebut (keuntungan anda kembali tanamkan sebagai modal). Maka jika kita menginvestasikan sebesar US$250, di akhir tahun pertama modal anda akan menjadi sebesar US$1,024,000. Di akhir tahun ke-2 akan menjadi US$4,194,304,000. Di akhir tahun ke-3 akan menjadi US$17,179,869,184,000. Dan di akhir tahun ke-4, anda akan menjadi "penguasa alam semesta" dengan memiliki aset sebesar US$70,368,744,177,664,000. Hitung sendiri deh nilainya dalam rupiah!

Pengharapan Realistis Dalam Trading

Wew, sebentar… Apakah anda percaya hasil seperti itu bisa tercapai? Eh, kalau menurut hitungan matematis di atas kertas sih memang hasilnya seperti itu. Tapi dalam prakteknya? Waduh! Sekali lagi, bukan maksud hati merontokkan niat anda menjadi trader, tapi dari pengalaman banyak teman trader yang sudah menjadi trader setidaknya lebih dari dua tahun, hasil yang konsisten profit besar seperti itu dalam prakteknya sangat sulit untuk tercapai.

Oke, untuk beberapa bulan, Anda mungkin bisa mencapai perolehan return sebesar itu, tapi untuk konsisten sebesar itu terus menerus? yah, terus terang, susah deh! 

 

Realistis Dalam Trading

Nah, lalu, berapa persen sih sebenernya hasil yang realistis yang bisa diperoleh dalam trading? Beberapa teman trader menyebutkan angka 30% per bulan. Teman trader yang lain menyebutkan angka 10% per bulan sebagai hasil yang konsisten bisa diperoleh.

O ya, teman trader lain masih menambahkan pesan: jangan melakukan compounding profit dengan menanamkan kembali seluruh profit yang diperoleh dari trading. Setidaknya, lakukan penarikan dana (withdrawal/WD) untuk menutup biaya operasional tiap bulannya dan memberi "hadiah" pada diri sendiri.

Bahkan, ada yang menyarankan untuk melakukan hit and run. Maksudnya di sini, siklus atau aliran modal dalam bertrading itu sebaiknya singkat saja: deposit, trading, lalu jika profit langsung di WD dan… nikmati hasil trading kita. Toh menurutnya, proses WD dan deposit relatif singkat. Ntar kalau ingin trading lagi, ya tinggal deposit lagi.

Saya tidak bisa mengatakan mana cara mengelola modal trading terbaik secara umum, semuanya tergantung pada anda. Silahkan pilih yang cocok untuk anda. Apakah anda akan melakukan cara hit and run tadi, ataukah akan menanamkan kembali sekian persen profit sebagai modal, atau akan melakukan WD secara rutin dalam jumlah tertentu untuk menutup biaya operasional setiap bulannya.

Yang jelas, tetaplah memasang pengharapan yang realistis dalam trading dan ingatlah resiko yang harus anda tanggung. Terus terang, saya sedih melihat teman-teman trader yang berguguran di market gara-gara (tadinya) mempunyai harapan yang terlalu tinggi, dan akhirnya patah semangat dalam proses pencapaiannya.

So, keep the spirit alive, but… be realistic! Trading itu asyik kok, apapun hasil akhir yang kita peroleh. Eh, tapi asal nggak terlalu sering kena Margin Call sih.

Awalnya, Greenpips merupakan ibu rumah tangga biasa. Namun, kemudian mengenal forex di perguruan tinggi, dan setelah itu memutuskan membuat tesis mengenai Expert Advisor. Paling suka menggunakan Fibonacci dalam trading.

Suhendi
jelas nggak realistis itu kalo tanam modal terus ekspektasinya dapet profit 100% perbulan. realitanya emang ada model bisnis yg potensi profitnya sejelas dan sekonsisten itu? bahkan orang jualan pun pasti realitanya juga jarang ada yang seperti itu, terutama buat yang masih pemula. dimana breakeven aja udah bagus...
Bang Idrus
metode hit & run mungkin bisa dianggap sebagai cara mengamankan modal. tapi mesti hati-hati nih sama kebijakan broker. keseringan wd bukannya nanti akan rugi di komisi? selain itu nunggu proses penarikan dana ini juga kadang suka bikin gregetan. terutama kalau prosesnya lama dan ketika tanya dibroker alasannya ada-ada saja. ini sih dari kesimpulan selama ini kalau di aturan-aturan broker yang paling gampang jelas di dp sedangkan di wd pasti akan berbelit-belit terutama diprakteknya. menurut ane tetep mending pake sebagian profit buat tambahan modal. kalau seumpama bisa benar-benar trading dari modal yang bukan dari kas sendiri apa ga lebih bagus itu jadinya?
Zainul M
Haha iya ngena banget itu contohx.
Kalo return diminta konsisten 100% segitu bisa bisa bangkrut dah itu brokerx. xD
Masur Hermanto
di saat gw masih berusaha dapet profit yng konsisten perbulannya, masih ada aja nubi yng mikir kayak gitu? untung deh kalo ada yg buru2 kasi peringatan. kalo dia nerusin trading pake mindset kaya gitu bisa2 akunnya langsung amblas dalam sekejap tuh.

iya bener profit di sini itu g terbatas, bisa lebih dari 100 %. tapi buat apa dapet profit besar2 kalo g bisa konsisten? bisa2 trading selanjutnya dapet loss yg lbh besar dari profitnya itu tadi to?

nih dosanya promotor2 yg g kasih warning nih. promosi ya promosi, tapi kalo sampe jerumusin gitu ya g benar juga itu namanya
Bang Idrus
hal ini juga bisa tergantung dari keinginan tradernya untuk mempelajari lebih lanjut atau langsung percaya dengan promosi seperti itu saja. tentunya untuk memulai bisnis baru yang melibatkan dana real seseorang harus punya pemahaman yang baik dan menyeluruh tentang lahan bisnisnya itu.

jadi bisa juga membantu trader pemula untuk menekankan penggunaan trading demo, supaya benar-benar mengerti resiko dan cara trading yang sesungguhnya. tidak langsung belajar dengan trading real.
Suryana
semakin besar profit,pasti semakin besar juga resiko loss nya. Perhitungkan dulu kemungkinan loss-nya, jangan profit-nya dulu, bisa profit KONSISTEN 5%-10% per bulan itu sudah bagus, dalam forex itu pasti ada loss dan profitnya, ngak mungkin kita profit terus. yang penting kalau di akumulasikan, profit kita lebih besar dari pada loss nya