Advertisement

iklan

Perbandingan Investasi Emas dan Deposito

Investasi emas VS deposito, pilih mana? Tak sedikit masyarakat kini yang dibuat bingung dengan pilihan tersebut. Artikel ini bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan Anda untuk memutuskan.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Di era modern seperti ini, beragam jenis investasi bisa menjadi pilihan yang menjanjikan. Salah satunya adalah investasi emas dan deposito. Namun, apakah kedua jenis investasi tersebut bisa membuat Anda memperoleh keuntungan? Sebelum Anda memutuskan dan melangkah maka sebaiknya Anda ketahui perbandingan antara investasi emas dan deposito berikut sebagai pertimbangan apakah akan berinvestasi emas atau deposito:

 

1.Bentuk dan Jenisnya

Anda memiliki dua jenis pilihan dalam investasi Emas. Pertama adalah investasi dengan emas berbentuk fisik (misalnya emas batangan) dan yang kedua adalah trading emas. Kedua bentuk investasi logam mulia ini sangat berbeda.

Trading emas online

Investasi emas murni yang berbentuk emas batangan dinilai lebih menguntungkan daripada investasi emas berbentuk perhiasan emas, karena emas batangan (seperti emas yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang/Antam) memiliki sertifikat resmi. Hal tersebut membuat emas batang ini lebih mudah dijual termasuk di dunia internasional. Harga jualnya pun hampir sama dengan harga di pasar emas di tingkat global, hanya saja akan dibutuhkan biaya bagi tempat penyimpanan yang aman dan menemukan pembeli dengan harga yang cocok.

Sementara untuk trading emas, jenis investasi tersebut tentu saja memiliki karateristik yang tidak sama dengan investasi emas fisik. Sistem transaksi dalam trading emas misalnya pada pair XAU/USD, hampir serupa dengan trading forex dimana Anda bisa memperoleh profit dari adanya kenaikan atau bahkan penurunan harga jangka pendek. Tidak diperlukan biaya penyimpanan yang tinggi, dan emas juga bisa diperdagangkan sepanjang hari yakni pada sesi awal Asia, sesi London, dan sesi New York.

Pergerakan harga emas yang tinggi biasanya terjadi pada sesi overlap pada sesi London dan New York. Volatilitas harga emas saat itu terhitung sangat tinggi karena bisa bergerak lebih dari 300 pips. Jadi jika Anda tertarik pada trading emas, Anda harus merencanakan trading Anda dengan kedisiplinan yang tinggi serta melakukan analisa tertentu untuk bisa menjadi trader sukses.

Berbeda dengan investasi emas, deposito merupakan jenis penanaman dana yang ditawarkan oleh bank. Terdapat dua jenis deposito. Pertama adalah jenis deposito berjangka, yang merupakan yang paling sering digunakan dan memiliki jenis tabungan dengan jangka waktu tertentu mulai dari 1 bulan hingga 24 bulan, sesuai dengan kesepakatan antara nasabah dan pihak bank.

uang deposito

Jenis kedua dalam deposito adalah deposito on call. Deposito ini juga merupakan tabungan berjangka dengan waktu tujuh hari atau kurang dari sebulan. Karena jumlah deposito diterbitkan dalam jumlah besar, jenis deposito ini diatasnamakan nasabah atau lembaga tertentu. Sedangkan besarnya bunga tergantung pada kesepakatan nasabah dan bank.

 

2. Imbal Hasil

Investasi emas dinilai relatif stabil di tengah perubahan dan ketidakpastian pasar keuangan. Jika Anda berinvestasi emas yang berbentuk fisik seperti emas batangan, Anda baru bisa meraup keuntungan beberapa tahun kemudian karena investasi emas jenis tersebut termasuk jenis investasi jangka panjang.

Selain itu, emas juga mampu memberikan imbal hasil yang relatif tinggi, karena nantinya nilai emas cenderung naik dan bisa menjadi safe haven. Sementara itu, dalam trading emas Anda bisa memperoleh imbal hasil (return) sesuai dengan pergerakan harga pasar saat itu, dan Anda bisa take profit dari naik atau turunnya harga harian. Sayangnya, kemungkinan rugi juga cukup besar.

Sementara itu, imbal hasil deposito berasal dari sistem bunga atau bagi hasil (deposito syariah). Tingkat suku bunga atau bagi hasil tersebut diberikan oleh bank dengan jumlah lebih besar daripada jenis tabungan biasa. Karena itulah, uang yang disimpan baru bisa ditarik setelah jangka waktu tertentu. Imbal hasil deposito bisa diambil tergantung perjanjian awal, berdasarkan tenor atau jangka waktu deposito yang telah dipilih oleh nasabah.

 

3. Likuiditas

Dalam hal likuiditas, trading emas lebih unggul karena transaksi bisa dilakukan secara nyaris instan pada harga yang berlaku saat itu juga. Sedangkan apabila investasi emas berbentuk fisik, maka perlu mencari tempat yang mau membeli emasnya dulu dengan harga sesuai sebelum bisa dipindahtangankan. Likuiditas deposito juga tergolong terbatas, karena deposito tidak bisa ditarik sebelum jatuh tempo.

bullion

 

4. Risiko

Salah satu risiko utama dalam investasi emas berbentuk fisik adalah risiko kehilangan emas fisik tersebut. Karena sifat dari jenis logam mulia yang mudah sekali dipindahtangankan, sehingga muncullah risiko pencurian atau perampokan. Oleh karena itu, jika Anda akan menjalankan investasi emas fisik, perhatikan baik-baik tempat aman untuk menyimpan emas tersebut. Umumnya, emas batangan bisa disimpan di bank atau pegadaian, tapi fasilitas tersebut tentunya merupakan fasilitas layanan yang berbayar.

Sementara itu, beberapa risiko juga tak luput pada trading emas. Walaupun trading emas menawarkan fasilitas leverage yang memungkinkan para trader memperoleh profit lebih besar, tapi kondisi tersebut juga memiliki potensi untuk mendorong Anda ke jurang kerugian yang besar pula. Risiko tinggi tersebut terutama karena fluktuasi harga yang tak bisa diprediksi.

 

Sedangkan dalam investasi deposito, risiko relatif sangat rendah karena investasi tersebut terbilang aman dan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), asalkan besaran deposito dan bunga sesuai dengan jumlah yang sudah ditentukan oleh LPS. Meskipun demikian, bunga yang didapat adalah rendah sehingga cukup sulit untuk melawan inflasi, dan kurang menguntungkan dalam jangka waktu sangat panjang.

 

Kesimpulan

Pemilihan investasi yang tepat sangat diperlukan untuk menghasilkan keuntungan maksimal. Oleh karenanya, Anda harus kembali lagi pada tujuan investasi itu. Investasi dalam deposito relatif lebih aman tapi tak dapat banyak memberikan imbal hasil banyak jangka panjang. Sementara itu, investasi emas merupakan jenis
investasi anti inflasi dan cocok untuk melindungi kekayaan Anda.

Namun, alangkah lebih baik lagi jika Anda menjadikan emas dan deposito sebagai diversifikasi investasi, jadi Anda tidak hanya menanamkan dana hanya di satu instrumen investasi saja.

264463

Pernah menempuh pendidikan di Fakultas Sastra, jurusan Sastra Inggris konsentrasi Linguistik, Unversitas Negeri Malang. Menyukai bidang kepenulisan dan dunia penerjemahan ekonomi dan bisnis sejak tahun 2013 silam. Saat ini menjadi jurnalis di Seputarforex yang bertanggung jawab untuk menulis berita emas dunia, forex, dan saham.

Heri
Mantap infonya
Ommen
Sangat membantu Terima kasih atas pencerahan nya
Totok
bagus
Nando
Info Fundamental nya dunk
Utari N
Apakah yang Anda maksud info fundamental untuk emas? Jika iya, maka Anda bisa menyimak update terbaru berita emas di link ini
Delani
Good...
Haris
sangat bermanfaat infonya
Ismed Dars

Apakah jika nabung emas di Pegadaian dengan sistem titip jual (emas tidak dicetak) apakah tabungan bisa ditarik setiap saat ?

Seputarforex

menurut keterangan yang kami peroleh di website pegadian, dana tunai saldo titipan emas dapat dijual kembali (buyback) melalui outlet Pegadaian dengan minimal  1 gram atau melalui aplikasi Pegadaian Digital


Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone