OctaFx

iklan

Perbedaan Kartu Kredit Visa Dan MasterCard

Visa dan MasterCard adalah dua perusahaan pengelola jaringan pembayaran nontunai bermedium kartu yang paling populer di Dunia. Tetapi, tahukah Anda apa perbedaan kartu kredit Visa dan MasterCard?

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Visa dan MasterCard adalah dua perusahaan pengelola jaringan pembayaran nontunai bermedium kartu yang paling populer di Dunia. Bahkan di Indonesia pun, saat kita akan membuat kartu kredit kadang kita akan ditanya, apakah ingin kartu kredit Visa atau MasterCard? Menjawab pertanyaan ini, mungkin ada yang akan memilih memiliki dua-duanya, atau karena rekomendasi rekan lantas memilih salah satunya. Tetapi, tahukah Anda apa perbedaan kartu kredit Visa dan MasterCard?


Visa dan MasterCard 

Kata "Visa" dan "MasterCard" diambil dari nama-nama perusahaan global yang mengelola jaringan pembayaran dimana suatu kartu kredit dapat digunakan. Kedua perusahaan tersebut tidak menerbitkan sendiri kartu kredit, melainkan dengan bekerjasama dengan bank-bank lokal di seluruh dunia. Namun demikian, karena diciptakan dalam jaringan perusahaan yang berbeda, maka mereka pun memiliki peraturan dan standar berbeda dalam penggunaannya.

 

Kartu Kredit Visa

Kartu kredit Visa pertama kali diluncurkan sebagai BankAmericard pada tahun 1958 sebelum kemudian berubah nama menjadi Visa pada 1976 dan dikelola oleh korporasi Visa Inc asal Amerika Serikat. Kini perusahaan tersebut bekerjasama dengan berbagai bank di seluruh dunia untuk menyediakan sistem pembayaran non-tunai dalam bentuk kartu debit dan kartu kredit.

Karena lahir lebih awal, maka dulu Visa dikatakan memiliki pangsa pasar lebih besar daripada MasterCard; namun dalam beberapa tahun terakhir, sulit ditemukan data yang jelas tentang perusahaan mana yang punya pangsa pasar lebih besar. Selain karena kedua perusahaan tutup mulut, juga karena keduanya bisa dibilang merupakan dua perusahaan dominan di tingkat global dalam bidang ini. Bahkan, saat ini akan sulit melihat ATM yang tidak menunjukkan kedua logo bagi Visa maupun MasterCard.

Kekhasan Visa ada pada logo-nya dan jaminan keamanan yang dimilikinya. Ketika nasabah akan berbelanja menggunakan kartu kredit Visa maka akan ada tawaran keamanan ekstra dari fitur "Verified By Visa". Cara kerja fitur ini adalah, nasabah akan diminta meng-klik "Verified by Visa", dimana kemudian akan muncul jendela dimana nasabah bisa memasukkan one-time-password yang telah dikirim terlebih dahulu ke nomor kontak nasabah. Selain kedua fitur itu, kartu kredit Visa biasanya diterbitkan dengan fasilitas berbeda tergantung pada masing-masing bank yang menerbitkan kartu kredit terkait, baik itu tentang abonemen, biaya transaksi, maupun reward (keuntungan) tambahan yang diberikan.

 

Kartu Kredit MasterCard

Kartu Kredit MasterCard dilahirkan tahun 1966 dengan nama MasterCharge dan diposisikan sebagai pesaing BankAmericard saat itu. Pada tahun 1979, ia berganti nama menjadi MasterCard yang kini dikelola oleh perusahaan MasterCard International yang berbasis di New York, Amerika Serikat. Sebagaimana Visa, MasterCard juga mengelola sistem pembayaran non-tunai via kartu debit dan kartu kredit. Selain kartu kredit bertitel MasterCard, kartu debit Maestro yang digawangi perusahaan yang sama juga sangat terkenal.

Dari segi fitur keamanan transaksi online, bila Visa memiliki "Verified by Visa", maka kartu kredit MasterCard memiliki "Secure Code" yang prinsip kerjanya juga pada dasarnya merupakan password ganda. Sebagaimana Visa juga, kartu kredit MasterCard akan membutuhkan biaya pemeliharaan yang berbeda-beda tergantung bank penerbitnya, serta memberikan manfaat reward dan promo tersendiri pula.


Dengan melihat pemaparan diatas, bisa disimpulkan bahwa nasabah kemungkinan hanya akan sedikit terpengaruh oleh perbedaan apakah kartu kredit yang dipilih itu merupakan kartu kredit Visa atau MasterCard. Perlu diingat bahwa yang menetapkan fee per transaksi maupun biaya-biaya lainnya yang harus Anda bayar bukanlah Visa maupun MasterCard, melainkan pihak bank yang menerbitkan kartu kredit. Fasilitas ekstra yang diberikan oleh tiap kartu kredit pun akan berbeda tergantung bank penerbitnya. Oleh karena itu, sebaiknya saat memilih kartu kredit, Anda lebih memperhatikan mengenai penawaran apa saja yang dipromosikan oleh pihak bank, dan pilihlah yang paling cocok dengan kebutuhan Anda.


Artikel Terkait:

230187

Alumnus Fakultas Ekonomi, mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental untuk trading forex dan investasi saham. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.

Moh. Idris
Ass. suku bunga kredit bank di Indonesia, untuk diasia tenggara Indonesia sangat tinggi, untuk bisa menggerakan sektor riil dalam membantu pengusaha kecil dalam mendapatkan modal dalam upaya menggerakan usaha dalam pengembangannya. Dengan harapan semoga pemerintah bisa secepatnya menurunkan suku bunga bank menjadi single digit, seperti yang mampu diterapkan oleh bank2 di asia tenggara, sekaligus untuk lebih menggerakan usaha sektor riil dimasyarakat. Terima Kasih