Advertisement

iklan

Periksa Korelasi Harga Dengan Correlation Matrix Dari MT5 Booster

279921

Correlation Matrix dari MT5 Booster menunjukkan peta korelasi harga antar aset, baik itu antara pasangan mata uang (forex), komoditas, ataupun saham.

acy

iklan

Advertisement

iklan

Korelasi harga merupakan salah satu hal yang sulit dipantau oleh trader pada umumnya. Bagaimana kita bisa mengetahui apakah suatu currency pair itu bergerak berlawanan dengan pair lainnya, atau apakah indeks saham Dow Jones itu searah dengan Dolar, jika korelasi itu sendiri bisa berubah-ubah sejalan dengan perubahan harga dari waktu ke waktu? Untungnya, saat ini ada Correlation Matrix dari MT5 Booster.

Correlation Matrix dari MT5 Booster menunjukkan peta korelasi harga antar aset, baik itu antara pasangan mata uang (forex), komoditas, ataupun saham. Pemeriksaan korelasi juga bisa dikonfigurasi berdasarkan timeframe dan bar, misalnya pada Daily (D1) di 200 bar terakhir, seperti nampak pada gambar berikut ini:

Correlation Matrix dari GKInvest

Korelasi pada Correlation Matrix tersebut diukur antara skala -100 sampai +100, dengan uraian:

  • Angka +100 menunjukkan bahwa pergerakan harga pada simbol A dan B identik atau searah (positive correlation).
  • Angka - 100 menunjukkan bahwa pergerakan harga pada simbol A dan B sangat berlawanan. Ketika A naik, maka B akan turun, begitu pula sebaliknya (negative correlation).

Selain ditampilkan dalam bentuk angka, korelasi dapat pula diperiksa sekali pandang dengan menilik warna apa yang tampil pada tools tersebut. Terdapat empat warna identifikasi, masing-masing hijau (tidak ada korelasi), biru (korelasi lemah), oranye (korelasi menengah), dan merah (korelasi kuat).

 

Bagaimana memaknai korelasi yang ditampilkan pada Correlation Matrix dari MT5 Booster?

Mari ambil satu contoh. Jika kita periksa lebih dekat, pada gambar di atas nampak bahwa korelasi antara USDCHF dengan EURUSD adalah (-95) dengan kode warna merah. Ini artinya, pergerakan harga pada kedua pasangan mata uang tersebut berkorelasi kuat, tetapi negatif. Ketika USDCHF naik, EURUSD akan menurun; demikian pula sebaliknya ketika USDCHF menurun, maka EURUSD akan naik.

Ini artinya, jika Anda buka buy pada USDCHF dan EURUSD di saat bersamaan ketika korelasi (-95), maka posisi trading Anda "saling membatalkan". Kalau yang satu profit, maka satunya boleh jadi loss.

Sedangkan jika kita lihat korelasi antara EURUSD dan GBPUSD adalah +84 dengan kode warna merah. Ini artinya, pergerakan harga pada kedua pasangan mata uang tersebut berkorelasi kuat dan positif. Ketika EURUSD naik, GBPUSD juga naik; walaupun pergerakan yang satu tidak mempengaruhi yang lainnya. Apabila Anda buka buy pada EURUSD dan GBPUSD di saat bersamaan, kemungkinannya adalah profit ganda atau loss ganda.

Pengetahuan mengenai korelasi harga seperti ini dapat difungsikan untuk:

  1. Mengatur money management dan risk management dalam aktivitas trading harian.
  2. Mengatur strategi hedging antara dua aset atau lebih, baik itu aset berjenis forex, saham, maupun komoditas.

Singkat kata, Correlation Matrix akan sangat bermanfaat untuk menata rencana trading yang bisa mengoptimalkan profit sekaligus membatasi risiko.

 

Di mana dapat memperoleh Correlation Matrix?

Correlation Matrix merupakan bagian dari MT5 Booster, fasilitas trading tools yang disediakan oleh GKInvest bagi nasabahnya. Selain Correlation Matrix, dalam MT5 Booster terdapat pula Market Manager, Trade Terminal, Mini Terminal, Sentiment Trader, dan Correlation Trader yang semuanya ditujukan untuk melancarkan aktivitas trading Anda. Dengan menggunakan MT5 Booster, aktivitas trading akan menjadi lebih mudah.

Untuk mendapatkan paket MT5 Booster, buka akun sekarang di GKInvest.

Aisha telah melanglang buana di dunia perbrokeran selama nyaris 10 tahun sebagai Copywriter. Saat ini aktif sebagai trader sekaligus penulis paruh waktu di Seputarforex, secara khusus membahas topik-topik seputar broker dan layanan trading terkini.


Luthfan
Keren ka Infonya Thanks