Pola Bearish Engulfing, Reversal Di Puncak Uptrend

Salah satu pola candlestick paling terkenal untuk menandakan reversal (pembalikan harga) adalah formasi dua candle bernama pola bearish engulfing.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Salah satu teknik yang digunakan oleh trader teknikal di pasar forex adalah dengan mengidentifikasi perubahan harga dengan memanfaatkan pola-pola candlestick. Candlestick memberikan wawasan visual yang lebih luas dan menunjukkan perubahan-perubahan sentimen di pasar, termasuk juga menandakan reversal harga. Salah satu pola candlestick paling terkenal untuk menandakan reversal (pembalikan harga) adalah formasi dua candle bernama pola bearish engulfing.

Pola Bearish Engulfing

 

Apa Artinya Pola Bearish Engulfing?

Pola bearish engulfing adalah pola candlestick yang terbentuk di puncak uptrend (lihat gambar diatas). Nampak pada gambar bahwa pola bearish engulfing terdiri dari dua candle. Candle pertama menandakan akhir kekuatan uptrend. Perlu dicatat bahwa ukuran candle pertama ini bisa bervariasi, dan besarnya candle tidak begitu berpengaruh pada pola itu sendiri. Namun demikian, candle tunggal berbentuk doji dan candle-candle kecil sejenis dinilai lebih bagus dalam posisi ini, karena bisa merefleksikan ketidakpastian yang sedang berlangsung di pasar.

Candle kedua dalam pola bearish engulfing merupakan sinyal reversal, dibentuk oleh candle bertubuh merah panjang yang menampilkan momentum harga turun baru. Idealnya, level tinggi (high) pada candle kedua ini harus lebih tinggi dari candle pertama, sekaligus diikuti dengan sampainya harga di level rendah baru (low).

Pergerakan harga yang digambarkan oleh candle kedua adalah saat ketika seller mengambil alih tren dari buyer, dimana seringkali setelahnya harga jatuh. Semakin rendah penurunan harga di candle kedua, maka sinyal reversal dari uptrend menjadi downtrend bisa dianggap makin kuat. Dan penting untuk dicatat bahwa body dari candle kedua harus sepenuhnya penutupi body candle pertama. Bila shadow dari candle pertama juga 'ditelan' oleh shadow candle kedua, maka sinyalnya bisa dinilai lebih berkualitas.

 

Bertrading Dengan Pola Bearish Engulfing

Apabila menemukan pola bearish engulfing pada chart Daily, maka Anda bisa langsung membuka posisi sell pada pembukaan candle baru setelah candle kedua terbentuk sempurna. Pasang stop loss diatas ujung upper shadow candle kedua, dan targetkan profit sejauh rasio risk/reward Anda mengizinkan. Atau alternatif lain, Anda bisa menunggu konfirmasi dari indikator teknikal lain sebelum mengeksekusi.

Kenapa stop loss diatas ujung upper shadow candle kedua?

Ini karena pola bearish engulfing juga kerap kali digunakan sebagai penanda area resisten. Trader bisa memasang stop order diatas level itu sebagai jaga-jaga jikalau reversal batal terjadi dan harga malah naik lagi.

Tidak terlalu rumit, 'kan!? ingat-ingat saja pola ini, dan kelak jika Anda berjumpa dengan formasi serupa, maka bisa langsung mengaplikasikannya. Gambar dibawah ini adalah salah satu contoh bagus penggunaan pola bearish engulfing pada chart daily EUR/USD. Mulai dari tanggal 13 Januari hingga 24 Januari, EUR/USD reli hingga 863 pip. Reli ini diakhiri dengan pola bearish engulfing, dimana setelahnya harga merosot hingga 1444 pip.

Pola Bearish Engulfing

Sinyal yang dihasilkan oleh kedua candle berformasi bearish engulfing cukup substansial, sehingga trader bisa langsung membuka posisi trading berdasarkan itu saja. Namun demikian, ada baiknya juga mengkombinasikan dengan indikator teknikal jenis oscillator atau dengan strategi breakout agar bisa mendapatkan konfirmasi lebih lanjut. 

Aisha telah melanglang buana di dunia perbrokeran selama nyaris 10 tahun sebagai Copywriter. Saat ini aktif sebagai trader sekaligus penulis paruh waktu di Seputarforex, secara khusus membahas topik-topik seputar broker dan layanan trading terkini.


Mira Mizdi
kdg jg biasanya aku cari dua bar macem gini, tp dngan catatan kalo bar ketiga memperkuat prediksi, soalnya aku pernah ngalami dua bar eh tapi pasar malah tetep naik harganya...