Pola Cup And Handle Dalam Pasar Forex

221872

Pola 'cup and handle' adalah sebuah pola yang mempunyai probablitas tinggi, namun jarang dijumpai. Jika kita bisa menemukan dan trading dengan karakteristik pola ini maka hasilnya bisa lumayan menguntungkan. Pada artikel ini dicontohkan trading dengan pola cup and handle.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Pola ‘cup and handle’ atau pola yang menyerupai cangkir dan pegangannya adalah sebuah pola yang mempunyai probablitas tinggi, namun jarang dijumpai. Tidak seperti pola-pola double top, double bottom, head and shoulders, flag, atau segitiga simetris yang sering terbentuk, pola cup and handle ini membutuhkan waktu yang relatif lama untuk terbentuk. Namun demikian jika kita bisa menemukan dan trading dengan karakteristik pola tersebut maka hasilnya bisa lumayan menguntungkan. Berikut ini contoh tampilan pola cup and handle yang pernah terbentuk pada chart daily EUR/USD:

                Pola Cup And Handle Dalam Pasar

Jika kita amati tampilan pergerakan harga pada chart diatas memang mirip sebuah cangkir kopi dan pegangannya (cup and handle). Lalu bagaimana kita meng-interpretasikan pola cangkir kopi ini?

                Pola Cup And Handle Dalam Pasar

A-B : pola ini dimulai ketika pergerakan harga turun dengan tajam. Pergerakan downtrend ini membentuk bagian sisi kiri cangkir.
B-C : pada fase ini pergerakan harga masih cenderung bearish, tetapi kecepatan penurunannya melambat dan cenderung akan bergerak sideways untuk periode yang relatif pendek dengan membentuk level resistance (4). Pergerakan sideways ini membentuk bagian bawah cangkir.
C-D : pada fase ini pergerakan harga naik dengan tajam setelah menembus garis resistance (4). Pergerakan uptrend ini hampir sama kuatnya dengan pergerakan downtrend fase A-B, dan membentuk bagian sisi kanan cangkir.
D-E : pada fase ini pergerakan harga masih cenderung bullish, tetapi kecepatan penurunannya melambat dan cenderung bergerak sideways untuk periode yang relatif pendek dengan membentuk level resistance (resistance handle), dan pergerakan sideways ini akan membentuk pegangan (handle) cangkir. Bagian ini penting diperhatikan karena akan menentukan pergerakan pasar selanjutnya.

Trading dengan pola cup and handle
Trader yang telah pernah trading dengan pola ini akan bisa memperkirakan bahwa pasar sedang membentuk pola ini yaitu ketika muncul sinyal bullish pada pergerakan sideways di bagian bawah cangkir (fase B-C).

Buy pada fase sideways di bagian bawah pola cup and handle
Pada contoh diatas tampak formasi candle bullish engulfing yang mengisyaratkan pergerakan bullish (1), dan juga bullish candle yang menembus level resistance (4). Dengan 2 sinyal tersebut trader bisa membuka posisi buy ketika harga penutupan bullish candle berada diatas level resistance (4), yaitu pada (3), dengan level stop (stop loss) pada level terendah bullish candle (2). Target profit bisa ditentukan pada level yang mendekati (A), yaitu saat pola ini dimulai, ketika pergerakan harga turun dengan tajam, atau trader bisa menutup posisi saat pergerakan harga mulai melambat dan cenderung bergerak sideways yang menandakan akan terbentuknya handle.

Buy atau sell setelah handle breakout
Handle bisa ditembus (break) keatas atau kebawah, dan pada pola ini trend pergerakan harga setelah penembusan handle akan cenderung kuat terutama jika handle ditembus ke arah atas biasanya harga akan bergerak hingga minimal sepanjang kedalaman cangkir. Pada contoh diatas handle ditembus kebawah setelah harga menembus garis uptrend (support) pada (5). Trader bisa membuka posisi sell ketika harga penutupan bearish candle berada dibawah support garis uptrend tersebut.

Berikut contoh untuk penembusan handle kearah atas, masih pada pasangan EUR/USD:

 Pola Cup And Handle Dalam Pasar

Seperti tampak pada gambar diatas, pada handle terbentuk pola segitiga (triangle) yang mengisyaratkan penerusan arah trend (trend continuation) ketika break. Setelah harga menembus resistance handle, trader bisa membuka posisi buy ketika harga penutupan bullish candle berada diatas level resistance handle, yaitu pada (F). Target profit bisa ditentukan minimal sepanjang kedalaman cangkir, atau dalam hal ini jarak antara level entry (level resistance handle) dan level terendah bagian bawah cangkir, yaitu sebesar 914 pip.

Pola inverted cup and handle
Kebalikan pola cup and handle adalah pola inverted cup and handle. Prinsipnya sama hanya arah pergerakan harganya berlawanan dengan pola cup and handle. Jika pada pola cup and handle terdapat banyak peluang untuk buy maka pada pola ini banyak peluang untuk sell. Berikut contoh pola inverted cup and handle pada pasangan GBP/USD daily:

                Pola Cup And Handle Dalam Pasar

Kesimpulan:
Pergerakan pola cup and handle: downtrend - sideways - uptrend - sideways - break.
Pergerakan pola inverted cup and handle: uptrend - sideways -downtrend - sideways - break.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Kruwil
wathaw..ruwet jg yaa..kog ada aj yg nglihat pola kayak gini? jangan2 ntar ada yg bikin pola mangkuk sup ato cone es krim..hehehehe. Sebenernya teori pola itu gmn sih..master?Tolong donk..bagi tips ny..sapa tau ntar bisa bikin pola sendiri...terimaksih
Trisnoyo
Hahahaha.. emang kayaknya makin lama chart harga ni bakalan berubah jadi tempat berkreasi buat gambar2, lha banyak kali yg bisa digambar disini mulai dari chart pattern, gelombang2, sekarang ada bentuk cangkir juga..
Martin S
@ Kruwil:
Pola pergerakan harga terjadi karena sentimen pelaku pasar yang berulang, dan oleh para analis diamati dan disimpulkan sebagai sebuah pola tertentu, jadi tidak ada teori yang baku seperti misalnya head and shoulders, triangle dan lainnya. Kalau Anda bisa mengamati sebuah pola pergerakan harga yang selalu berulang maka bisa juga menyimpulkannya sebagai sebuah pola.
Joy
Berdasar pengalaman membaca petuah para master di berbagai forum (kayakny seneng jalan2 nih anak..hihihi). Pola/patern/bentuk/gambaran ato apapun namanya itu terbentuk sejalannya pergerakan pasar.

Nah karena pasar ini terbentuk sudah berpuluh ato bakan mungkin ratusan tahun dan sudah diamati oleh orang2 yang "titen"(kata orang jawa) maka muncullah berbagai macam nama. Di asia-eropa-amerika punya karakteristik sendiri..itu menurut pengalaman saya membaca petuah para master lho..
Devina
ohhh begitu ya kak @joy..jadi itu gak ada hubnya sama rahasia di dunia forex ya?
Joy
@devina..mksdny rahasia gmn dev?
Devina
yaa..mksdny supaya bisa profit hrs tau rahasia2ny dl yaa kak @joy?
Joy
kayaknya kamu masih pemula bngt ya @dev.. gni aj deh..kamu baca-baca dl deh di sini ..biar jelas dulu ya.
Handri Akbar
pola cup ini apakah pola pembalikan atau penerusan? sy kira karna tdk semua trader bisa cepat mengenali pola ini waktu masih dlm proses pembentukan, jadi mungkin ada cara lain buat mengartikan pola ini ketika sudah selesai terbentuk..
Martin S
@ Handri Akbar:
Untuk pola cup and handle, pola pembalikan (reversal) atau pola penerusan (continuation) bisa dilihat dari perilaku harga terhadap resistance handle. Jika harga tidak menembus resistance handle maka akan terjadi pembalikan trend ke arah downtrend (gambar 2 diatas), tetapi jika menembus resistance handle (gambar 3) maka akan meneruskan trend (uptrend). Demikian sebaliknya untuk pola inverted cup and handle. Jika harga tidak menembus support handle maka akan terjadi pembalikan trend ke arah uptrend, tetapi jika menembus support handle (gambar 4) maka akan meneruskan trend (downtrend). Jadi setelah fase sideways, untuk cup and handle selalu uptrend dan untuk inverted cup and handle selalu downtrend.