Advertisement

Bagaimana Cara Menjadi Investor Saham?

  By: A Muttaqiena   View: 13391

Berinvestasi saham kini kian populer. Seiring dengan meningkatnya wawasan masyarakat tentang investasi, peminat investasi saham pun berkembang. Tetapi walaupun berminat, tidak banyak yang mengetahui bagaimana cara agar masyarakat umum berinvestasi saham. Artikel ini bermaksud untuk memberikan petunjuk bagi Anda yang masih awam, namun berminat untuk memasuki dunia investasi saham.

Mendaftar Ke Broker Saham

Agar bisa memperjualbelikan saham, Anda perlu terdaftar pada broker saham, atau yang disebut juga pialang atau perusahaan sekuritas. Berikut ini langkah-langkah yang harus Anda ambil:

1. Menyiapkan Dana
Investasi saham masa kini tidak membutuhkan dana sebesar dulu. Kini, Anda sudah bisa berinvestasi saham hanya dengan modal satu atau lima juta Rupiah. Beberapa broker bahkan menyediakan rekening khusus yang bisa dibuka dengan modal awal 100,000 Rupiah. Sejak Pemerintah menetapkan bahwa besar jual beli saham minimum per lot adalah 100 lembar, saham-saham pun bisa dibeli dengan dana yang relatif rendah.

Namun demikian, perlu Anda sadari bahwa saham-saham dengan potensi untung terbaik tidaklah murah. Saham PT Telkom (kode saham: TLKM), misalnya, terakhir diperdagangkan pada harga 2,710. Itu berarti, pembelian 1 lot saham TLKM akan membutuhkan dana 271,000. Dengan modal 100,000, Anda tidak akan dapat membeli saham itu. Dengan modal rendah, Anda paling-paling hanya bisa membeli saham-saham murah yang kurang likuid, sehingga potensi return juga terbatas.

dana investasi saham - ilustrasi
2. Memilih Broker Saham
Terdapat 116 broker saham yang diakui oleh Bursa Efek Indonesia, dan Anda bebas memilih diantara mereka semua. Setiap broker memiliki reputasi berbeda-beda. Ada broker yang terkenal dengan online trading-nya, ada broker yang terkenal karena modal awal yang ditetapkannya tergolong rendah, ada broker yang terkenal karena analisa-nya yang tajam, dan lain sebagainya. Carilah informasi mengenai reputasi sebuah broker sebelum Anda bergabung dengan broker tersebut. Beberapa cara yang bisa ditempuh adalah dengan menanyakan kepada orang yang Anda kenal bisa dipercaya, atau dengan berdiskusi di forum-forum online.

Pemilihan broker saham ini sebaiknya dilakukan sesuai dengan kebutuhan Anda. Apabila Anda memiliki modal rendah dan ingin belajar dulu, maka pilihlah broker saham yang menerima modal awal rendah dan menyediakan banyak training bagi klien-nya. Apabila Anda ingin trading saham secara online, maka ada baiknya memilih broker saham yang menyediakan teknologi tinggi dalam platform dan webtrading-nya. Sedangkan apabila Anda ingin memperkaya portofolio investasi, ada baiknya memilih broker saham yang juga memiliki produk reksadana berkualitas.

Daftar broker saham dapat diakses di halaman berikut ini.

3. Mendaftar Ke Broker Saham
Untuk mendaftar ke broker saham, siapkanlah KTP dan NPWP Anda, juga sejumlah dana untuk biaya meterai. Anda bisa mendaftar secara online via situs broker saham yang Anda inginkan, atau secara manual dengan datang ke kantor broker saham tersebut. Setelah mendaftar, akan dibutuhkan sedikit waktu sebelum rekening Anda siap untuk digunakan.

Sebelum mendaftar, hubungi dahulu broker saham yang Anda inginkan, baik secara langsung, via telepon, maupun email, untuk memastikan bahwa Anda telah menyiapkan semua persyaratan yang dibutuhkan. Perhatikan bahwa pembukaan rekening biasanya gratis, tetapi tetap saja Anda harus menyiapkan modal awal untuk berjual-beli saham seperti yang tercantum di poin 1. Modal awal pembukaan rekening ini jumlahnya berbeda-beda di tiap broker.


Broker Saham Indonesia

Beberapa broker saham populer di Indonesia: Trimegah Securities, Mandiri Sekuritas, Bahana Securities, dan CIMB Securities.


Menambah Pengetahuan Tentang Saham

Sebelum menginvestasikan uang Anda dalam saham, Anda perlu memahami basis fundamental dan teknikal dari saham yang Anda beli. Basis fundamental saham ini termasuk kondisi keuangan perusahaan, performa perusahaan di masa lalu, dan prospek perkembangannya di masa depan. Ini termasuk konsep-konsep seperti Price to Earning Ratio (PER), Return on Equity (ROE), dll. Penting juga untuk diketahui adalah kondisi perekonomian Indonesia secara makro, seperti nilai tukar Rupiah dan tingkat suku bunga, serta kondisi sektor industri tempat saham tersebut berada. Sedangkan analisa teknikal pada umumnya mirip dengan analisa teknikal forex, dimana Anda akan mengenal support dan resisten, moving average, elliott wave, dan lain sebagainya.

Perlu dipahami bahwa broker saham hanyalah "perantara", sedangkan pembuat keputusan dalam investasi saham adalah Anda. Broker saham mungkin akan memberikan sejumlah rekomendasi, tetapi Anda lah yang memutuskan apakah akan membeli atau menjual suatu saham. Inilah pentingnya bagi Anda untuk belajar dulu sebelum melakukan transaksi.

Pengetahuan mengenai saham saat ini bisa diperoleh dengan mudah di internet, koran ekonomi, maupun dari pojok bursa yang banyak berada di universitas-universitas terkemuka. Oleh karena itu, Anda pun bisa belajar tentang investasi saham secara mandiri. Alternatifnya, Anda bisa mengikuti kegiatan pengenalan saham. Sejumlah broker saham secara rutin menggelar diskusi atau pelatihan untuk memperluas pengetahuan saham bagi klien dan atau orang-orang yang tertarik untuk menjadi klien.  

Memperjualbelikan Saham

Banyak orang bertanya-tanya, bagaimana cara memperjualbelikan saham? Apakah kita harus datang langsung ke Bursa Efek Indonesia? Apakah kita membelinya di kantor broker saham? Dulu, jual-beli saham dilakukan dengan menghubungi broker bila kita ingin menjual atau membeli suatu saham. Kini, semua transaksi itu bisa dilakukan secara online melalui platform dalam bentuk webtrading (trading saham dengan log-in ke website tertentu) maupun platform trading serupa software yang bisa diunduh dan diinstall di komputer/laptop. Bahkan ada beberapa broker saham yang sudah menyediakan aplikasi di Android.


platform trading

Contoh penampakan salah satu platform trading saham Indonesia, eSmart dari BNI Securities.

Dalam platform tersebut, nantinya akan terdaftar bermacam saham, berikut harga bid dan offer serta jumlah lot yang ditawarkan untuk dijual atau dibeli. Dalam platform juga biasanya tersedia grafik, indeks saham, data-data penting saham seperti kapitalisasi pasar, dan indikator teknikal yang bisa diaplikasikan untuk analisa, dan lain sebagainya. Anda bisa langsung melakukan order beli dan jual dalam platform semacam ini.

Setiap broker saham menyediakan platform-nya sendiri yang penampilan antara satu sama lain bisa berbeda. Oleh karena itu, perhatikan petunjuk penggunaan yang diberikan. Ada baiknya juga untuk mencoba platform trading dalam model demo terlebih dahulu, apabila broker tersebut menyediakan demo.


Demikianlah uraian singkat mengenai bagaimana cara menjadi investor saham. Semoga Anda mendapatkan banyak manfaat dari artikel ini, dan sukses memasuki dunia investasi saham. Selanjutnya, silakan memberikan komentar Anda dibawah artikel ini, menyimak artikel-artikel lain dalam bagian artikel saham di seputarforex, ataupun langsung mencari broker saham untuk mendaftar.




SHARE:

SHARE:

 
Komentar: 4