OctaFx

iklan

Seluk-Beluk EUR/GBP Yang Perlu Anda Ketahui

290548

Pasangan mata uang EUR/GBP merupakan salah satu pair paling populer di dunia trading. Sejak diperdagangkan di tahun 1999, nilai tukarnya tak lepas dari gejolak.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Sudah menjadi rahasia umum bahwa EUR/GBP merupakan salah satu pasangan mata uang yang paling populer diperdagangkan di pasar forex. Euro dan Pound sama-sama termasuk dalam kategori mata uang mayor, sehingga tak heran jika pair ini sering menjadi destinasi favorit para trader yang ingin mencari alternatif profit dari pair USD. 

Jika menilik data volume trading harian yang disajikan oleh FXCM, Euro rata-rata berada di urutan kedua setelah Dolar Amerika Serikat (USD) dengan pangsa pasar sebesar 39.1%. Sementara itu, Poundsterling diperdagangkan pada kapasitas yang agak lebih rendah, yakni di kisaran 12.9% dan menempati ranking keempat. Sedikit flashback, Euro resmi menjadi mata uang dari negara Uni Eropa (UE) tepat pada 1 Januari 1999. Ketika pertama kali diperkenalkan, Euro telah dipakai oleh 11 negara yang tergabung dalam kawasan Uni Eropa. Saat ini, Euro telah digunakan oleh 19 negara.

Hubungan Euro Dan Pound Dari Jaman Ke

 

Latar Belakang Hubungan EUR/GBP

Selama bergabung menjadi anggota di wilayah Uni Eropa (UE), Inggris cukup getol mempertahankan Pound untuk tetap menjadi mata uang nasional. Faktanya, EUR/GBP dianggap sebagai salah satu pasangan mata uang yang unik, karena Euro merupakan mata uang termuda pada kala itu, sementara Poundsterling telah menjadi representasi mata uang fungsional tertua di dunia.

Namun sifat dasar dan unik dari hubungan keduanya justru memunculkan tantangan baru, hal ini terbukti dari rentetan peristiwa yang menyebabkan gejolak pasar (volatile), sehingga menimbulkan fluktuasi EUR/GBP yang berkepanjangan.

Euro pada mulanya dianggap layak menjadi mata uang cadangan dunia berikutnya, mengikuti Dolar AS yang telah menyandang status ini lebih dulu. Tetapi di penghujung tahun 2000, Euro justru kehilangan momentum tersebut. Pada saat itu, Pound mencapai nilai tertinggi sepanjang masa terhadap Euro. Selama kemunculan Euro dari periode tahun 1999 sampai dengan tahun 2016, agregat fluktuasi EUR/GBP mencapai 71.34%.

 

Faktor Penyebab Fluktuasi EUR/GBP

Seperti halnya mayoritas negara dengan perekonomian terbesar, Inggris bisa memiliki ketergantungan pada sektor ekspor dan impor. Pada akhir tahun 2014, ekspor Inggris berada di peringkat ke-9 secara global, dan menempati peringkat ke-5 untuk sektor impornya.

Tingginya aktivitas perdagangan bersama negara-negara Zona Euro, merepresentasikan bahwa sebagian besar pendapatan Inggris dihasilkan dari hubungan perdagangan dengan kawasan tersebut. Dalam hal ini, Jerman, Belanda, dan Prancis menjadi tiga mitra dagang terbesar Inggris dari Zona Euro.

Dari segi politik, hubungan antara Inggris dengan Uni Eropa (UE) terbilang rumit. Pada tanggal 23 Juni 2016, Inggris memutuskan untuk meninggalkan Uni Eropa, setelah hasil referendum "Brexit" yang mereka gelar menunjukkan bahwa mayoritas partisipan lebih memilih "leave".

Selama 23 hingga 24 Juni 2016, EUR/GBP mengalami volatilitas tajam dengan mencatatkan level terendah di area 0.75, sementara level tertingginya menyentuh 0.83. Fluktuasi EUR/GBP sebesar 800 pips itu terjadi hanya dalam kurun waktu 2 hari. Hingga artikel ini ditulis di tahun 2019, nilai tukar Euro terhadap Pound masih bertahan di atas area 0.80.

EURGBP pasca brexit

Gambaran dampak Brexit terhadap fluktuasi EUR/GBP di time frame Weekly

Setelah hasil Brexit usai diumumkan, berbagai spekulasi yang muncul terkait masa depan Inggris memang berakibat pada tingginya fluktuasi EUR/GBP. Mulai dari kekhawatiran yang berlebihan atas neraca perdagangan Inggris, potensi menurunnya arus modal, hingga memanasnya hubungan politik Inggris dengan negara-negara Zona Euro, menjadi faktor pemicu terjadinya devaluasi Poundsterling secara masif terhadap Euro. Sampai saat ini, kabar-kabar terkait Brexit masih kencang mempengaruhi fluktuasi EUR/GBP.

 

Fakta Euro (EUR)

  1. Euro adalah mata uang resmi Uni Eropa.
  2. Bank Sentral: European Central Bank (ECB).
  3. Kode Mata Uang: EUR
  4. Sejarah EUR: Mata uang Euro pertama kali diperkenalkan pada tahun 1999 sebagai mata uang resmi negara-negara Uni Eropa. Euro juga menggantikan mata uang tradisional yang telah digunakan oleh lebih dari 19 negara di wilayah tersebut.
  5. Ekonomi: Ekonomi Zona Euro merupakan yang terbesar dari suatu kawasan ekonomi di dunia, dengan rata-rata PDB sebesar 15 triliun Euro.
  6. Pecahan: Uang kertas terdiri dari €5, €10, €20, €50, €100, €200 dan €500. Untuk koin terdiri dari 1c, 2c, 5c, 10c, 20c, 50c, €1, dan €2.
  7. Negara Pengguna Euro: Austria, Belgia, Siprus, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Irlandia, Italia, Latvia, Lithuania, Luksemburg, Malta, Belanda, Portugal, Slowakia, Slovenia, dan Spanyol. Sementara itu, Andorra, Monako, San Marino, dan dan Vatikan menggunakan Euro berdasarkan perjanjian khusus dengan Uni Eropa. Dua negara lainnya, yaitu Kosovo dan Montenegro, menggunakan mata uang ini secara unilateral tanpa perjanjian khusus.

Hubungan EUR/GBP Dari Jaman Ke Jaman

 

Fakta Poundsterling (GBP)

  1. Poundsterling atau banyak juga yang menjuluki dengan "Pound" adalah mata uang keempat yang paling sering diperdagangkan di pasar forex. Selain diperdagangkan dalam volume tinggi, pound juga merupakan mata uang cadangan terbesar ketiga di dunia setelah Dolar Amerika Serikat dan Euro.
  2. Bank Sentral: Bank of England (BoE).
  3. Kode mata uang: GBP
  4. Sejarah GBP: Poundsterling adalah salah satu mata uang tertua yang masih dipakai oleh masyarakat hingga saat ini. Mata uang Pound pertama diperkenalkan pada akhir abad ke-15, dengan nilai Poundsterling awalnya di turunkan dari satu pon perak. Selama era Perang Dunia II, Pound dipatok terhadap Dolar AS sesuai sistem Bretton Woods. Dengan pembubaran Bretton Woods pada tahun 1971, Pound akhirnya menggunakan sistem floating rate hingga saat ini.
  5. Ekonomi: Inggris berada di peringkat nomor 10 secara global dalam hal GDP Purchasing Power Parity, dengan total output USD2.66 triliun per tahun. Inggris juga menempati peringkat ketiga di Eropa sebagai ekonomi terbesar setelah Jerman dan Prancis. Industri produksi utama yang mendorong perekonomian Inggris adalah pertanian dan produksi energi (batubara, minyak, dan gas alam). Begitu juga dengan industri jasa seperti perbankan, asuransi, dan layanan bisnis lainnya.
  6. Pecahan: Uang kertas terdiri dari £5, £10, £20, £50. Koin terdiri dari 1p (pence), 2p, 5p, 10p, 20p, 50p, £1, £2, £5.
  7. Negara yang menggunakan GBP antara lain: Inggris, Isle of Man, Channel Islands, South Georgia, South Sandwich Islands, British Antarctic Territory, dan Tristan da Cunha.
  8. GBP/USD dianggap sebagai pasangan mata uang "utama". Pasangan mata uang lain yang biasa diperdagangkan adalah Pound dengan Yen Jepang (GBP/JPY), Euro (EUR/GBP), Franc Swiss (GBP/CHF) dan Dolar Australia (GBP/AUD).

 

Jika Anda tertarik trading dengan fluktuasi EUR/GBP tapi masih belum menemukan sistem yang cocok, tips trading EUR/GBP dengan RSI berikut ini bisa menjadi salah satu patokan yang bisa dicoba.

Lulusan Sosiologi Brawijaya Malang. Menyukai aktivitas menulis dan sempat aktif di Organisasi Pers Fakultas dan Jurusan. Saat ini bergabung sebagai Online Journalist di Seputarforex.com.