Advertisement

iklan

Semua Yang Perlu Anda Tahu Tentang SegWit Dan SegWit2x

Belakangan ini, heboh Hard Fork SegWit dan SegWit2x menggempur harga Bitcoin. Apa itu SegWit dan SegWit2x? Apa artinya bagi Bitcoin?

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Dunia Cryptocurrency kembali digegerkan dengan pengumuman pembatalan Hardfork SegWit2x yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 16 November 2017. Hard Fork SegWit2x pada Bitcoin Core dibatalkan karena dianggap belum bisa memberikan konsensus baru yang bersih. Selain itu, jika SegWit2x tetap dipaksakan, maka akan terjadi perpecahan diantara para pengguna Bitcoin di seluruh dunia karena ada perbedaan keyakinan.

Satu pihak tetap yakin bahwa Bitcoin Core dengan blocksize (ukuran blok) kurang dari 1 MB harus tetap dipertahankan demi menjaga desentralisasi yang ada. Kemudian pihak lain bersikeras bahwa blocksize pada Bitcoin Core harus ditingkatkan minimal 2 MB, agar keberlangsungan Bitcoin dapat lebih terjaga serta skalabilitas lebih besar.

Pembatalan Hard Fork tersebut ditanggapi dengan kenaikan Bitcoin ke level tertinggi baru sepanjang masa di titik $7,880. Namun, hari-hari berikutnya dipenuhi dengan penurunan tajam sampai di bawah level $5,850. Kemudian pada awal pekan ini, Bitcoin berangsur-angsur pulih sampai pada level rata-rata normal pergerakan pada level $6,440.

Penurunan tajam tersebut akibat dari kepanikan yang terjadi di kalangan pengguna Bitcoin. Mereka khawatir dengan dibatalkannya SegWit2x akan membuat Bitcoin menjadi tidak bisa diandalkan lagi, sehingga aksi jual besar-besaran terjadi selama beberapa hari lalu. Total nilai transaksi jual tersebut sampai pada angka $10 miliar hanya dalam beberapa hari saja, angka tertinggi yang pernah terjadi pada Bitcoin.

Lalu, apa sebenarnya SegWit2x ini? Dan apa bedanya dengan SegWit yang sudah di implementasikan pada Bitcoin pada Agustus lalu?

 Apa Itu Segwit

 

Apa Itu SegWit (Segregated Witness)?

Segregrated Witness atau sering disingkat menjadi SegWit merupakan suatu pembaruan (Hard Fork) yang diusulkan untuk perangkat lunak Bitcoin, yang dirancang untuk memperbaiki berbagai masalah serius.
Dari arti bahasanya:

Segregated = Pemisahan.

Witness = Saksi (dalam konteks bitcoin berarti Digital Signature/tanda bukti digital) atau Lapisan Konsensus.

Jadi, SegWit adalah update pada sistem Bitcoin Core yang dimaksudkan untuk mengatasi masalah pembatasan ukuran blok yang mengurangi kecepatan transaksi Bitcoin. Hal ini dilakukan dengan membagi transaksi menjadi dua segmen, menghapus Signature awal dari bagian aslinya dan menambahkannya sebagai struktur terpisah pada akhirnya. Bagian asli akan terus menyimpan data pengirim dan penerima, sedangkan struktur "Witness (Signature)" yang baru akan berisi skrip dan tanda tangan digital yang berguna sebagai validasi transaksi. Segmen data asli akan dihitung secara normal, sedangkan segmen "Witness" akan dihitung hanya sebesar 0.25% dari ukuran yang sebenarnya.

SegWit sendiri dimaksudkan untuk memberikan kecepatan tambahan dengan mengurangi ukuran Signature pada setiap transaksi menjadi hanya seperempatnya saja. Dengan mengurangi beban pada setiap transaksi, diharapkan proses transaksi Bitcoin akan menjadi lebih ringan dan cepat, apalagi Bitcoin saat ini sedang mengalami permasalahan skalabilitas (penskalaan) yang serius dan semakin memburuk seiring berjalannya waktu.

SegWit juga dimaksudkan untuk mengatasi kelenturan transaksi yang menjadi titik lemah Bitcoin sampai saat ini. Meskipun vektor bug ini tidak merugikan pengguna secara langsung, namun seringkali celah tersebut di eksploitasi dalam beberapa kasus kejahatan, sehingga Hard Fork SegWit harus dilakukan untuk menambal celah kekurangan tersebut.

 

Apa Manfaat SegWit Untuk Bitcoin Core?

SegWit dilakukan dengan meningkatkan batas ukuran blok Bitcoin dan memungkinkan penerapan solusi lapis kedua. Artinya, selain memisahkan Witness seperti yang dijelaskan di atas, Hard Fork ini juga akan meningkatkan ukuran blok pada Bitcoin Core yang sebelumnya hanya 1 MB.

Blok 1 MB dulu masih cukup untuk memproses seluruh transaksi yang terjadi setiap menitnya, namun saat ini peminat dan pemegang Bitcoin sudah sangat banyak, bahkan koin yang sudah tersebar sekitar 16 juta. Sehingga timbul masalah baru-baru ini, yaitu batas kode dalam blok 1 MB ini tidak cukup untuk memperhitungkan ratusan transaksi yang terjadi setiap menitnya.

Akibatnya, banyak pengguna yang harus mengantri sampai transaksi mereka bisa dikonfirmasi, terkadang berjam-jam atau bahkan berhari-hari. Ukuran jaringan setiap detik bertambah, begitu pula intensitas transaksi, sedangkan batas ukuran blok tetap sama, sehingga masalah skalabilitas bisa saja terus memburuk.

 

Apakah SegWit Sudah Diaktifkan Pada Bitcoin?

Sebenarnya SegWit sudah diaktifkan secara resmi di jaringan Bitcoin pada tanggal 23 Agustus 2017 di blok 481,822. Namun, update yang dilakukan tersebut ternyata hanya pemisahan digital signature saja, tidak diikuti dengan panambahan ukuran blok seperti yang diperkirakan. Meskipun kecepatan transaksi dengan pemisahan digital signature sudah dilakukan, tetap saja kejenuhan yang terjadi pada blok kembali lagi karena semakin banyaknya transaksi yang terjadi pada jaringan Bitcoin.

Setelah penerapan SegWit dinilai kurang maksimal atau bisa dikatakan "gagal" untuk memperbarui jaringan dengan blok yang lebih besar, akhirnya para pengembang sepakat untuk merencanakan SegWit2x atau SegWit2MB.

Apa Itu SegWit2x

 

Apa Itu SegWit2x?

Setelah SegWit dinilai "gagal" sebagai solusi masalah dari skalabilitas yang semakin memburuk, akhirnya para pengembang sepakat untuk merencakan update kembali dengan melakukan Hard Fork SegWit2x (SegWit2MB).
SegWit2x merupakan langkah selanjutnya yang akan dilakukan untuk memecahkan masalah skalabilitas yang ada. Ini adalah bagian kedua dari kesepakatan NYA (New York Agreement) yang dibuat pada tanggal 23 Mei 2017 lalu. Pembaruan SegWit2x akan meningkatkan blok Bitcoin hingga 2 MB.

 

Kenapa Hardfork SegWit2x Kembali Gagal?

Hardfork SegWit2x yang rencanya akan dilakukan pada 16 November 2017 ternyata kembali dibatalkan setelah terjadi perdebatan dan munculnya kritikan-kritikan dari para pakar kriptografis di dunia.

Segwit2x dinilai tidak mampu untuk menciptakan blok baru yang bersih serta konsensus yang sempurna. Apalagi, dukungan yang didapatkan untuk update tersebut tidak mencapai 95%, yaitu minimal agreement (persetujuan) dari para pengembang dan miner untuk mengizinkan Hard Fork dilakukan.

Mike Belshe sebagai ketua dari rencana SegWit2x membatalkan Hard Fork tersebut karena belum mampu menciptakan konsensus sempurna, serta masih adanya perpecahan antar pengguna Bitcoin di seluruh dunia. Selain itu, kritikan pedas datang dari Nick Szabo, salah satu pakar kriptografis dunia. Ia mengatakan bahwa SegWit2x belum mampu melindungi jaringan Bitcoin dari Replay Attack, yaitu serangan pada jaringan yang memungkinkan penghapusan seluruh koin yang ada pada saat Hard Fork dilakukan.

 

Apakah SegWit2x Masih Mungkin Dilakukan?

SegWit2x memang dibatalkan, namun masih ada kemungkinan implementasinya di waktu dekat.

Spesialis kriptografis menunjukkan bahwa update ini memiliki beberapa kelemahan. Masalah utamanya adalah perlindungan dari Replay Attack. Kemungkinan serangkaian serangan yang memungkinkan penipu untuk mendapatkan akses ke informasi rahasia pengguna yang pada akhirnya bisa meruntuhkan kredibilitas Bitcoin, apalagi ada kemungkinan penghapusan seluruh koin yang ada saat ini. Masalah ini tidak bisa dianggap remeh, karena bisa saja jaringan Bitcoin runtuh akibat serangan-serangan tersebut.

Masalah penskalaan Bitcoin saat ini masih relevan, namun tetap harus dipecahkan. SegWit2x merupakan solusi satu-satunya yang bisa dilakukan saat ini, walaupun pada kenyataannya masih menghadapi beberapa masalah teknis. Kemungkinan besar penskalaan tetap akan segera dilakukan, namun membutuhkan waktu untuk mempertimbangkan dan mengubah skema pelaksanaan Hard Fork tersebut.

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.


Ranu
ijin copas link gan,... menarik sekali artikelnya.
Seputarforex
Terima kasih. Silahkan gunakan Terms of Use sebagai acuan untuk mengutip artikel dari Seputarforex :)