OctaFx

iklan

Stop Loss Menggunakan Fibonacci

Fibonacci bisa digunakan untuk banyak hal, termasuk sebagai stop loss saat bertrading forex. Berikut ini beberapa teknik memasang stop loss dengan Fibonacci.

acy

iklan

Advertisement

iklan

Stop loss menggunakan perhitungan Fibonacci sama pentingnya dengan mengetahui dimana tempat untuk memasuki pasar dalam mengambil sebuah keuntungan,  mengetahui dimana untuk menempatkan stop loss juga sangatlah penting. Mungkin anda tidak bisa memasuki pasar hanya berdasarkan level fibonacci tanpa  mengetahui dimana anda akan keluar. Account anda akan habis selamanya dan anda akan menyalahkan fibonacci jika trading forex tanpa menggunakan stop loss, serta akan mengutuk namanya.

Dalam uraian kali ini, anda akan belajar mengenai beberapa teknik dimana anda akan memasang stop loss. Metode yang pertama ialah dengan memasang stoploss pada level fibonacci berikutnya. Apabila anda berencana untuk masuk pasar pada tingkat Fibonacci dengan level 38,2%, maka anda akan menempatkan stop loss melebihi tingkatan tersebut sebesar 50,0%. Jika anda merasa tingkatan tersebut 50,0% akan tembus, maka anda harus memasang stop loss ditingkat 61,8% dan seterusnya. Untuk lebih lengkapnya, lihat pada gambar dibawah ini.

 Fibonacci Stop Level - twps2 - StarFish

Apabila anda memiliki order di 50,0% maka anda dapat memasang stop loss pada tingkat fibonacci 61,8%. Alasan utamanya ialah bahwa anda percaya bahwa pada tingkat 50,0% akan berlaku sebagai titik resistensi. Oleh karena itu, jika harga naik melewati titik ini, berarti perkiraan anda salah. Mungkin harga telah melompat, dan untuk menghentikannya, anda dan akhirnya pergi kearah order anda tadi.

Jika hal ini terjadi biasanya saya pergi kesebuah sudut, dan mulai memukul kepala saya di diinding. :D Dimana saya hanya memperingatkan bahwa hal ini mungkin akan terjadi dan terkadang beberapa kali secara berturut-turut, maka pastikan bahwa anda membatasi suatu nilai kerugian anda dengan cepat dan biarkan order anda disesuaikan dengan tren. Mungkin lebih baik jika anda menggunakan jenis metode stop loss untuk jangka pendek.

Sekarang, jika anda ingin menjadi sedikit lebih aman, cara lain untuk mengatur stop loss anda ialah pada Swing Tinggi maupun Swing Low yang terbaru. Pada jenis penempatan stop loss dimana akan memberikan usaha untuk anda agar lebih banyak ruang untuk bernafas dan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi pasar untuk bergerak dalam mendukung perdagangan.

Fibonacci Stop Swing High - twps2 - StarFish

Apabila pergerakan dari harga pasar telah melampaui Swing High atau Swing Low,itu berarti telah menunjukkan bahwa pembalikan dari suatu tren telah terjadi, dan ini berarti bahwa perdagangan anda maupun setup sudah batal dan bahwa anda sudah terlambat untuk melompat masuk kedalam pasar. Atur kembali stop loss yang lebih besar mungkin akan menjadi hal yang terbaik yang digunakan dalam jangka panjang, swing trading, dan anda juga dapat menggabungkan stop loss ini menjadi metode   “scaling in “, yang akan anda pelajari pada kemudian hari.

Tentu saja, stop loss  yang lebih besar, anda juga harus ingat bahwa untuk menyesuaikan ukuran posisi anda harus sesuai. Jika Anda cenderung untuk berdagang dalam ukuran posisi lot yang sama, maka anda mungkin akan mengalami kerugian yang besar.  Bagaimana menurut anda ?

Bayu mengenal dunia investasi saat masih studi di perguruan tinggi, kemudian berlanjut menjadi penulis mengenai berbagai jenis investasi dan strategi-strategi trading di Seputarforex. Bayu meyakini bahwa trading bukanlah mesin jackpot, dan kita harus terus belajar agar bisa menjadi seorang trader sukses.


Kikifirmansyah
apapun caranya, stop loss mesti diatur lebih kecil dari take profit, pake rasio risk reward biar kalo sudah profit hasilnya ndak ilang kena floating yang stop loss nya ndak diperhitungkan perbandingan untung ruginya.
Anam Swr
Pasang slx sdkt dibwh atau diatas garis fibo bs lbh mngurangi risiko kena, scr kl entri pun banyak disrnkn utk menunggu konfirmasi break & bounce dr garis fibox, jd stop loss kl dipasang tepat d fibox ya memang berisiko besar kena apalagi kl probabilitas fibox tinggi
Dimas Suhandi
@Anam. Betul gan, inti nya kan meamang menjadikan level2 fibonacci sebagai acuan, kalo sudah terbentuk level2 nya kenapa juga stop loss ditempatin di titik swing nya? kalo tren sih oke, kalo sideways bukannya malah sama aja jadi nya resiko order nya?
Pak Idris
Penempatan stop loss pada poin-poin swing memang terkesan terlalu jauh untuk mengamankan posisi order yang telah dipasang. Tapi ini sangat berguna untuk memungkinkan trader bergerak dengan lebih fleksibel dan memperkirakan pergerakan harga yang akan terjadi. Untuk menghindari resiko loss dalam jumlah besar, menempatkan stop loss pada titik swing terbaru akan bisa cukup bermanfaat, selain itu, lebih baik juga untuk menghindari saat-saat market volatil agar harga lebih mudah untuk diprediksikan bergerak dalam range trading yang stabil.
Dimas Suhandi
@Pak Idris. Tapi kalau begitu, kita mesti perlu menganalisa tren harga berikutnya, memang kalo lagi gag volatil kemungkinan nya kecil harge bisa break dari titik2 swing. Tapi kalo range yg ditetapkan terlalu lebar ya bisa bikin trading loss kalo gag diukur juga kekuatan tren nya, dan tetep aja resiko trading juga lebih besar daripada ketika stop loss ditempatkan sesuai level2 fibonacci.
Umar
Stop loss menjadi solusi terbaik saat harga bergerak melawan prediksi kita.