Advertisement

iklan

Strategi CCI

Trend forex adalah kawan bagi seorang trader. Ungkapan ini telah membuktikan kebenarannya bahwa, sebab pedagang merasa tertolong dengan mengikuti trend. Untuk bisa mendapatkannya perlu strategi sederhana yang digunakan oleh banyak pedagang dari semua level trading.

Xm

iklan

Advertisement

iklan

Trend forex adalah kawan bagi seorang trader. Ungkapan ini telah membuktikan kebenarannya bahwa, sebab pedagang merasa tertolong dengan mengikuti trend. Untuk bisa mendapatkannya perlu strategi sederhana yang digunakan oleh banyak pedagang dari semua level trading. Mengikuti trend secara luas sangat dianjurkan karena kemudahannya untuk mengidentifikasi pergerakan dan arah trend dan bisa digunakan berkali-kali. Trend yang kuat dapat menyelamatkan Anda dari serangkaian jual beli yang merugikan.

Artikel ini akan mengidentifikasi 2 manfaat trend sederhana, berikut strategi yang ditambah dengan analisis teknis forex. Namun dimulai, ada baiknya bila terlebih dahulu Anda mengetahui mengapa trading trend adalah strategi populer di antara trader baru dan trader yang telah berpengalaman.


Trend Yang Kuat dan Strategi Imperfect
Apakah Anda memiliki strategi trading Forex yang sempurna? Strategi yang sempurna merupakan strategi yang dapat menang sepanjang waktu. Tetapi strategi yang menang 100% tidak ada.
Oleh karena itu, sangat penting untuk belajar dari ketidaksempurnaan. Trend trading merupakan cara sederhana untuk menutupi beberapa ketidaksempurnaan strategi dengan mengidentifikasi trend terkuat di pasar.

Misalnya, jika pasar bergerak naik dalam trend yang kuat. Pada kondisi trend semacam ini tidak penting strategi apa yang digunakan untuk entri waktu, Anda hanya perlu melakukan aksi beli. Namun ini tidak berarti bahwa semua trader akan menjadi pemenang. Perlu diketahui bahwa Anda harus menguasai cara identifikasi trend pergerakan harga. Cara paling sederhana bisa menggunakan indikator CCI.


Strategi

Ketika Anda melihat trend yang kuat di pasar, kemungkinan besar trading pasti dalam arah trend. Sebagai contoh, lihat saja trend naik yang baru-baru ini terjadi pada pasangan Yen Jepang (USD/JPY, GBP/JPY, EUR/JPY, AUD/JPY, dan NZD/JPY).

Mari asumsikan Anda tengah menggunakan Commodity Channel Index (CCI) sebagai alat untuk entri waktu. Perhatikan bagaimana setiap kali CCI berada di bawah -100, harga menanggapi dengan pembalikan. Tentu saja, tidak semua trading akan bekerja dengan cara ini. Tetapi karena Anda mengikuti trend yang kuat, masing-masing trading dipengaruhi oleh jumlah pembeli yang terjun ke pasar. Semakin banyak pembeli yang terlibat di sana, maka harga akan terdorong dan menjadi lebih tinggi. Oleh karena itu, trader yang berpengalaman akan mencari trend yang lebih kuat.

Jika Anda akan memancing dan memiliki pilihan kolam ikan, mana yang akan Anda pilih?

Lalu, bagaimana Anda mengetahui kolam mana lebih banyak ikannya?

Mengidentifikasi trend yang kuat memungkinkan Anda untuk melihat "ikan" yang lebih potensial untuk ditangkap. Asumsikan sejenak bahwa Anda adalah trader sempurna, yang dapat menangkap bagian atas dan bawah setiap gelombang dengan tepat.


Strategi

Perhatikan bagaimana pips lebih banyak tersedia pada trading yang panjang. Dan ketika harga sudah jenuh Anda akan mencoba membuka posisi berlawanan dengan arah trend. Singkatnya, ini adalah kecenderungan kuat untuk harga bergerak berbalik (reverse). Dengan menyelaraskan trading sesuai arah trend, Anda secara otomatis menyesuaikan strategi pada momentum pasar dan membuka diri untuk lebih banyak mendapatkan kesempatan memperoleh pips.

SFTeam merupakan hasil kerjasama beberapa personel tim Seputarforex untuk menghadirkan liputan akurat dan bermanfaat bagi pembaca. Cakupan bahasan menyeluruh hingga menjangkau fundamental, teknikal, dan berbagai aspek trading forex lainnya.


Syafii
Strategi sempurna dan strategi yang menang sepanjang waktu apa bedanya dengan strategi yang menang 100%? Jika tidak ada strategi yang menang 100% maka tidak ada pula strategi sempurna dan strategi yang menang sepanjang waktu. Karena saya rasa ketiga istilah itu artinya sama saja, maka lebih baik mengarahkan trader untuk tidak berasumsi bahwa strategi yang sempurna dan menang sepanjang waktu itu tidak sama dengan strategi menang 100%. Pencarian untuk strategi sempuna itu tiada akhir, sama dengan strategi menang 100%. Kalau tidak ada yang 100% berarti tidak ada yang sempurna. Yang perlu dicari adalah strategi imperfect namun dengan probabilitas menang yang lebih tinggi, strategi yang tidak menang sepanjang waktu namun memungkinkan untuk menang lebih sering daripada kalah, serta strategi yang tidak 100% menang, tapi bisa membawa persentasi keberhasilan di atas 50%.
Jenal Abidin
ini yg salah fokus judul apa isi artikelnya yah?
kan bahasnya bukan cuma strategi cci aja, tapi strategi tren trading secara keseluruhan
hehe.. hehehe
Andhy Susilo
Iy, mmng lbh bnyk pips yg diraih kl yg diambil trdng yg lbh pnjng. Tp bgmn cr kt bs tau trdng itu nantiny bs lbh pnjng atau pndk? Perkiraan pips sprt yg digmbr itukn baru ketahuan kl hrg udh trbntuk, Nah cr antisipasiny gimana itu kok ndak disebutin?
Syafii
Hal itu sudah dijelaskan dalam penggunaan indikator CCI di grafik atasnya. Pada chart dengan timeframe dan pergerakan harga yang sama, menggunakan CCI bisa menghasilkan sinyal open buy sebanyak 6 kali sedangkan tanpa CCI sinyal open buy bisa muncul 8 kali.

Namun sinyal yang lebih sedikit dari CCI akan lebih menghasilkan pips yang banyak karena trendingnya lebih panjang, sedangkan yang tidak menggunakan CCI cenderung memperoleh pips yang lebih sedikit karena tidak ada filter untuk menyaring sinyal buy yang benar-benar membawa profit yang banyak.

Mengapa sinyal dari CCI bisa menghasilkan indikasi open buy di posisi yang tepat dengan peluang pips yang lebih banyak? Itu dikarenakan sinyal diambil ketika harga telah melampaui batas jenuh jual, dimana harga kemungkinan besar akan berbalik dan bergerak naik secara meyakinkan sebelum harga turun kembali setelah mencapai batas jenuh beli.

Indikasi jenuh jual dan beli dari CCI ini bukan hanya sebagai sinyal untuk masuk, tetapi bisa juga dimanfaatkan untuk indikasi exit. Dan karena sifatnya leading, akan lebih mudah untuk entry buy di awal pergerakan dengan indikator CCI ini.
Hasan Soetomo
Bukan cuma cci sebener nya, semua oscillator juga ada fungsi seperti ini. cuma milih oscillator mana yang paling baik itu ane masih kurang paham. Soal nya tiap kali ada bahasan soal pemakaian oscillator selalu dipilih gitu aja tanpa disebutin alasan kenapa oscillator itu yang dipilih. Kalo seperti itu kan nubai jadi gag tau mana yang paling cocok, padahal oscillator kan jenis nya banyak juga.. Solusi nya ya cuma dicobain satu2 baru tau mana yang paling pas antara rsi, stochastic, macd, cci, dll. Habis di tiap bahasan fungsi nya hampir sama semua, ada level overbought oversold, divergensi, dll.