OctaFx

iklan

Strategi Dan Trik Agar Menang Di ZuluTrade

181635

Tahukah Anda? Ada beberapa tips dan strategi yang sekiranya bisa membantu agar Anda lebih cepat menguasai Autotrading di ZuluTrade. Pelajari caranya dan jadilah pemenang.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Tingkat kesulitan dalam trading forex tidak bisa didefinisikan secara pasti. Ada orang yang mudah sekali menang, tetapi tidak sedikit juga yang kalah. Kondisi seperti itu tidak hanya terjadi dalam trading forex manual, tapi juga di platform Autotrading seperti ZuluTrade. Meskipun bisa lebih mempermudah trader-trader yang belum bisa atau tidak memiliki waktu untuk melakukan trading sendiri, nyatanya masih ada saja risiko kekalahan yang bisa mendatangkan kerugian besar di ZuluTrade. Karena itu, kali ini kita akan belajar tentang strategi sukses di Zulutrade.

Namun sebelum masuk ke pembahasan lebih lanjut, pastikan Anda telah mengetahui lebih dulu apa itu Zulutrade.

 

Ini Dia 5 Strategi Sukses Di ZuluTrade

Seperti yang kita ketahui, trading forex memiliki risiko besar. Sekalipun kita menggunakan ZuluTrade, selalu ada risiko kerugian yang perlu diminimalisir, terutama karena sebagai Follower, Anda akan mengikuti strategi Trader (Penyedia Sinyal) lain yang rencana-rencana tradingnya berada di luar jangkauan perkiraan Anda. Maka dari itu, strategi sukses di ZuluTrade sebenarnya bertumpu pada kemampuan Anda mengenai Trader potensial yang bisa diikuti. Namun untuk bisa mengenalinya, tentu pertama-tama Anda perlu mengetahui dulu ilmu trading forex, lalu membiasakan diri dengan platform dan cara kerja Autotrading di ZuluTrade.

 

1. Berlatih Di Akun Demo Terlebih Dahulu

Untuk memfasilitasi kebutuhan klien baru yang ingin membiasakan diri dengan platformnya, ZuluTrade menyediakan pula fasilitas demo. Seperti di broker forex, dengan akun demo ini Anda bisa mencoba layanan tanpa risiko real apapun. ZuluTrade memberi kesempatan selama 1 bulan agar Anda bisa beruji coba dahulu dengan sistem Autotrading di ZuluTrade. Jadi, manfaatkan kesempatan demo ini dengan sebaik mungkin. Setelah Anda benar-benar mengerti dan terbiasa serta memperoleh profit yang stabil, barulah coba beralih ke akun real.

Strategi sukses di ZuluTrade

 

2. Ketepatan Dan Keahlian Dalam Memilih Trader

Perbedaan utama antara trading sendiri dan ZuluTrade adalah: Dengan ZuluTrade, Anda hanya tinggal menentukan Trader mana yang Anda rasa bagus. Dengan kata lain, kalau dalam trading manual Anda perlu melakukan analisa dan eksekusi sendiri, maka Autotrading di ZuluTrade mengharuskan Anda untuk menganalisa Trader analisa dan eksekusinya akan Anda follow (ikuti).

Pertanyaan selanjutnya dan yang cukup menggelitik: lebih mudah mana antara melakukan analisa forex sendiri atau menganalisa hasil pemikiran orang lain? Semuanya memiliki tingkat kesulitan masing-masing. Bagi mereka yang belum percaya diri atau tidak memiliki waktu untuk analisa sendiri, maka tentu saja menganalisa potensi Trader yang bisa di-follow akan menjadi suatu kebutuhan. Nah, salah satu strategi sukses di Zulutrade adalah mengikuti Trader yang sudah menunjukkan performa gemilang. Dengan begitu, kemungkinan Anda untuk kebagian profit saat sinyal yang diberikan terbukti akurat semakin besar.

Apa yang terjadi jika Anda salah memilih Trader di ZuluTrade? Bukannya mendapat bagian keuntungan, Anda justru akan kecipratan Loss yang diderita Trader tersebut. Karena itu, jangan ragu untuk melakukan Trial And Error sampai sedemikian rupa, hingga Anda benar-benar menemukan penyedia sinyal yang sesuai. Beberapa kriteria ini dapat membantu Anda menelusuri Trader ZuluTrade terbaik:

  • Memiliki jam terbang tinggi.
  • Terbukti dengan hasil profit positif.
  • Performa trading stabil.

Strategi Dan Trik Agar Menang Di

(Baca Juga: Cara Memilih Penyedia Sinyal Di ZuluTrade)

 

3. Tetap Update Dengan Fasilitas Baru Di ZuluTrade

Dalam perkembangannya, ZuluTrade selalu menciptakan fasilitas-fasilitas baru yang bertujuan untuk memberikan kemudahan dan keuntungan yang semakin meningkat dari waktu ke waktu. Mulai dari fasilitas seleksi Trader hingga kustomisasi Autotrading dengan pembatasan Lot, pembatasan Stop Loss, dan lain sebagainya, ZuluTrade selalu konsisten menyediakan fasilitas pelengkap untuk menunjang kebutuhan Trader maupun Follower. Dalam prakteknya, fitur-fitur tersebut memang tidak semuanya akan diperlukan.

Namun dengan beragamnya pilihan tools yang bisa digunakan, tentu saja hal ini menandakan kemampuan ZuluTrade untuk mencukupi kebutuhan Trader dan Follower dari beragam kalangan; baik yang bermodal cekak ataupun berakun besar, pengguna Scalping maupun Swing Trading, hingga trader bergaya agresif maupun konservatif.

Salah satu contoh fasilitas yang diperbarui di ZuluTrade adalah sistem monitoring Trader. Dulu, halaman ranking Trader pada ZuluTrade diberi istilah ZuluTrade Alchemy. Namun, tampilan terbaru ZuluTrade kini langsung menyajikan ranking pada halaman Top Traders yang lebih canggih dan modern, disertai opsi Follow, performa trader, serta rating yang diberikan. Dengan menjelajahi pilihan Trader menggunakan konfirgurasi yang lengkap, Anda bisa lebih mudah mengetahui Trader yang handal, sehingga potensi sukses di ZuluTrade tentu akan lebih besar.

Top Traders Zulutrade

 

4. Monitoring

Salah satu alasan kenapa ZuluTrade banyak digunakan adalah efektivitasnya. Melalui layanan Autotrading yang diberikan, Anda sebagai Follower dapat menghemat waktu berjam-jam dan tidak setiap saat harus di depan komputer dalam memantau chart. Namun, akan terasa kurang realistis juga jika Anda hanya melakukan pengaturan konfigurasi, memilih eksekusi "Run Autotrading", lalu berharap seminggu lagi, sebulan lagi, atau setahun lagi, modal Anda sudah profit berlipat-lipat.

Pepatah mengatakan, untuk dapat menang dalam sebuah pertarungan, Anda harus mengetahui medan perangnya. Karena itu, salah satu strategi sukses di Zulutrade adalah melakukan Monitoring akun secara berkala. Pemantauan ini hanya memerlukan paling tidak 15 menit setiap harinya. Jika tidak mau terlalu repot, cukup baca email dari ZuluTrade yang dikirimkan secara rutin, apabila hari kemarin ada pembukaan transaksi.

Informasi ini sangat berguna untuk memonitor kondisi dana, profit dan loss, Win Rate, Drawdown akun,dan masih banyak lagi. Plus, Anda juga bisa mendapatkan peringatan dari sistem ZuluTrade, apabila Trader yang Anda follow tiba-tiba melakukan perubahan strategi dan pengaturan manajemen risiko yang bisa berdampak buruk. Dari sini, Anda bisa melakukan tindak pencegahan lebih awal, seperti menonaktifkan sementara sinyal dari Trader tersebut sampai performanya kembali lagi, atau yang lebih ekstrim, ganti ke Trader lain yang lebih stabil dan menjanjikan.

 

5. Money Management Yang Baik

Money management adalah merupakan faktor yang paling penting agar Anda bisa bertahan dalam trading forex, tidak terkecuali saat Anda menjadi Follower di ZuluTrade. Anda harus benar-benar mengetahui batas toleransi risiko dan bagaimana cara menghitung potensi Loss per posisi, agar tidak melebihi batas yang Anda tetapkan. 

Menurut formula atau riset dari para ahli, money management yang baik adalah "menetapkan risiko per posisi sebesar 3-10% dari modal awal".

Contohnya, modal kita adalah $1000. Menurut kaidah money management yang baik, maka jumlah yang dipertaruhkan apabila terjadi kekalahan adalah 3-10%, yakni sekitar $30-100. Dalam ZuluTrade, terdapat 3 jenis ukuran akun lot yaitu mikro, mini, dan standar. Apabila lot tersebut dikonversikan ke Dolar sebagai nilai real, maka hasilnya adalah sebagai berikut: 

  • Mikro: $0.1 per pips.
  • Mini: $1 per pips.
  • Standar: $10 per pips.

Seandainya Stop Loss per posisi adalah 250-500 pips, maka rekomendasi akun yang cocok untuk dipilih adalah akun dengan lot mikro. Hal ini karena jika dihitung-hitung, potensi real kekalahan Anda adalah $50 (5%), masih dalam batas toleransi risiko dalam aturan money management yang baik.

 

Waspadai Overtrading

Perlu diingat bahwa ZuluTrade menawarkan banyak kemudahan yang berpotensi membuat kita melakukan Overtrading. Contohnya: ketika mengikuti Trader yang rajin membuka beberapa transaksi sekaligus dalam satu waktu, maka secara otomatis, Anda juga akan membuka posisi dengan jumlah dan frekuensi yang sama.

Maka dari itu, meski Anda dibebaskan untuk mengikuti lebih dari satu Trader, selalu pahami bahwa semakin banyak Trader yang Anda follow, semakin banyak pula kemungkinan posisi trading yang Anda buka; terlebih lagi jika salah satu Trader yang Anda ikuti punya kebiasaan Scalping seperti contoh di atas. Untuk menghindarinya, jadilah Follower yang bijak dan selektif dalam memilih Trader. Apabila ingin mengikuti lebih dari satu Trader, maka sebaiknya sesuaikan agar bisa follow Trader dengan strategi-strategi yang saling melengkapi, bukannya berlawanan satu sama lain.

Setelah membaca poin-poin di atas, maka dapat disimpulkan bahwa strategi sukses di Zulutrade adalah sebagai berikut: 

Trading via zulutrade

 

Strategi Sukses Di Zulutrade Kombinasi Kedisiplinan Dan Keberuntungan 

Meraih keberhasilan melalui Autotrading di ZuluTrade bukan hal instan yang bisa langsung didapat. Mempelajari ilmu-ilmu dasar dalam dunia trading forex, tetap wajib untuk dilakukan. Apabila Anda memutuskan untuk bermain Autotrading di ZuluTrade, maka hal yang paling utama dan harus benar-benar ikuti adalah: menerapkan Money Management serta memilih Trader yang baik.

Yang perlu diperhatikan, ada faktor keberuntungan yang bermain dalam memilih Trader ZuluTrade, karena tidak selamanya satu Trader akan selalu meraih profit. Namun setidaknya, Anda tidak langsung kehilangan seluruh modal dalam waktu cepat jika disiplin dengan money management. Dengan mengacu pada dua hal tersebut, Anda dapat memaksimalkan hasil dari konfigurasi ZuluTrade Anda.

 

Apakah Anda memiliki strategi sukses di Zulutrade yang lain? Bagikan ide Anda pada kolom komentar di bawah, atau bergabunglah di forum tanya jawab SeputarForex untuk lebih mengenal mengenai Autotrading di Zulutrade maupun platform lainnya.

Lulusan Sastra Inggris, menyukai dunia tulis menulis sejak SMP. Berpengalaman sebagai Purchasing Staff kontraktor dan industri manufaktur selama 3 tahun sebelum bergabung menjadi penulis di Seputarforex. Masih terus belajar mengenai dunia trading.


Restu Apriana
maaf sy masih belum paham money management yang dianjurkan disini apa untuk provider atau follower? karena setahu sy kalau hanya sebagai follower kita tinggal menyalin trading dari provider, jadi bukankah nanti money management kita juga mengikuti provider? tentang ukuran trading juga begitu, menentukan jumlah lot biasanya sudah dimasukkan dalam perencanaan trading, jadi seharusnya juga sudah mengikuti strateginya provider saja. kalau sebagai follower kita menentukan sendiri lotnya, apa nanti profitnya bisa sama dengan yang direncanakan provider?
Eki Mirza
Eh tapi walopun kt cmn sebagai pengikut batas resiko bisa kita tentuin sendiri gan. Lagian buat apa pas waktu gabung kita ditawarin pilihan akun kalo ga bisa batasin resiko seukuran kita sendiri. Ane jg g seberapa paham sih perhitunganya tapi yang jelas soal resiko kita bisa batasin sendiri sesuai kemampuan kita. Kal semuanya mesti ngikut provider berarti pas milih kita juga mesti pilih yg modal sm managementnya cocok sama kt dong? Mm emang penting juga tapi kita juga perlu lihat performa tradingnya kan ?
Restu Apriana
cukup masuk akal. namun itu pula sy juga ragu dengan pemilihan akun itu. setau sy saat register sebagai follower langsung diarahkan ke salah satu broker, lalu tinggal melengkapi form registrasinya saja.

tepatnya memilih jenis akun dan ide untuk mengambil ukuran lot itu bukankah lebih tepat untuk providernya/trader yang menyediakan sinyal? sebagai follower mestinya kita cukup mengusahakan untuk jeli dalam memilih provider saja.
Sarif Udin
makasih banyak atas tip-nya. ane juga tertarik gabung di zulutrade tapi jadi yang langganan sinyal aja. belum pede kalau mau jadi traderyang nyediain sinyal. sementara ini baru di akun demo. ternyata asik juga ya palagi kalo trader yang kita ikutin performanya apik. sayang sih ya profitnya gabisa ditarik. cuman bisa diliatin aja sambil ngarep2 ntar di live bisa banyak profit juga kaya gitu hehehe
M Awal
Setuju. Walaupun tujuan trading otomatis adalah untuk meminimalkan waktu belajar dan monitoring, namun bukan berarti kita bisa begitu saja melepas semua tanggung jawab untuk memonitor akun kita. Karena provider yang kita ikuti pun tidak selamanya akan stabil, ada saat-saat dimana performa provider mengalami penurunan, dan untuk meminimalisir resiko sebaiknya kita juga memantau terus agar bisa melakukan antisipasi bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Namun kurang sependapat juga apabila ketika sudah mendaftar zulutrade pengetahuan trading bisa diminimalkan. Tidak ada ruginya untuk terus belajar tentang forex, karena hal ini juga bisa menambah pengetahuan kita untuk bisa memilih provider yang baik dan potensial.