OctaFx

iklan

Sukses Dalam Trading Adalah Sebuah Perjalanan

Banyak sekali trader yang terperangkap dalam jebakan psikologis hingga akhirnya lebih mengutamakan hasil akhir dan tidak berfokus pada proses trading.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Ada ungkapan bijak yang mengatakan bahwa hidup adalah sebuah perjalanan, bukan sebuah tujuan. Hal yang sama bisa diberlakukan dalam trading, dan pada kenyataannya ungkapan tersebut bisa membantu kita untuk menjadi trader sukses jika kita memaknainya dengan benar. Banyak trader yang terperangkap dalam jebakan psikologis. Mereka lebih mengutamakan hasil akhir sebuah trade dan tidak terlalu fokus pada proses trading yang dilakukan.

Sukses Dalam Trading Adalah Sebuah
Sering kali trader harus kehilangan hampir seluruh hasil keuntungan trading yang diperolehnya sedikit demi sedikit. Mereka merasa kecewa dan frustasi karena beberapa kali gagal mencapai apa yang sangat diinginkannya, yaitu keuntungan yang konsisten. Alasan dari perasaan frustasi itu sulit dimengerti dan dijelaskan kecuali Anda mengalami sendiri. Tidak sedikit trader yang putus asa dan menghentikan aktivitas tradingnya.

Jika Anda kebetulan mengalami hal yang sama, satu-satunya cara yang harus Anda lakukan adalah menghilangkan emosi negatif tersebut dengan fokus pada proses dalam trading, bukan pada hasil akhir. Yang sering terjadi dalam trading adalah semakin Anda berusaha dengan keras untuk memperoleh keuntungan semakin Anda kehilangan banyak uang. Ini adalah jebakan psikologis. Jika Anda tidak tertarik pada proses dalam trading dan tidak sabar mengikuti langkah-langkahnya maka Anda akan terjebak untuk hanya fokus pada hasil akhir yang Anda harapkan, yaitu keuntungan. Sikap mental semacam ini dalam trading sangat tidak kondusif dan cepat atau lambat Anda akan gagal total.

Terlalu fokus pada hasil akhir akan menyebabkan over-trading, yang biasanya disebabkan oleh rasa ‘balas dendam’ setelah mengalami kerugian, atau euforia setelah memperoleh keuntungan. Dalam kenyataannya frekuensi trading yang berlebihan adalah salah satu penyebab hancurnya account trading disamping volume (ukuran lot) yang terlalu tinggi karena mengejar keuntungan besar. Rasa serakah dan takut (greed and fear) adalah penyebab over-trading dan volume trading yang tinggi akibat harapan yang tidak realistis dan cara trading yang tidak disiplin.

Trading bukan cara instan untuk mendapatkan keuntungan besar dalam waktu yang singkat meski anggapan ini sering ada pada trader pemula. Jika Anda bisa menghasilkan keuntungan yang konsisten itu karena Anda memang benar-benar tertarik pada tantangan dalam trading dan selalu ingin mendapatkan hasil yang terbaik. Sukses dalam trading adalah sebuah perjalanan, artinya untuk mendapatkan keuntungan yang konsisten Anda harus fokus pada proses dalam trading, bukan pada hasil akhir yang Anda harapkan.

Jika Anda telah benar-benar tertarik pada proses dan mengubah tujuan Anda dari ‘mendapatkan keuntungan besar’ ke ‘menjadi seorang trader yang mumpuni’ maka ‘keuntungan’ tersebut akan bisa terwujud sebagai hasil akhir. Sebaliknya terlalu fokus pada hasil akhir akan menyebabkan kebiasaan trading yang salah dan pada akhirnya akan menghancurkan account Anda.

Sumber : www.learntotradethemarket.com : Trading Success is a Journey, Not a Destination

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Septi
bener sekali, mengejar hasil aja nggak akan ada habisnya. fokus di tujuan akhir tanpa memperhatikan bagaimana jalannya juga tdk menjamin keberasilan. pertama2 sebelum berusaha kejar tujuan itu mesti yakin dulu kalau jalan yang dilalui udah bener. kalo tdk tahu musti lewat mana dan gimana menghadapi rintangan pasti juga susah sampe di tujuan, malah bisa2 menyerah dulu sebelum tercapai tujuannya.
Anno Firmanda
Mslhny standar trader yg mumpuni itu msh ambigu. Mumpuni dlm hal apa dulu, dn sebagus apa kemampuanny juga bisa beda2 pengartianny. Sedangkn hasil akhir kan lebih gampang dipahami standarny. Makin besar profitny berarti makin bagus. Sedangkn ngukur proses yg bener apa enggak terlalu banyak acuanny. Ada kemungkinan trader yg udah menjalani proses trdng yg benar tp hasilny masih minus. Kalo diukur dari hasilny aja maka udah jelas itu trader g sukses. Tp kalo diukur dr prosesny lebih butuh banyak pertimbangan.. Makany biar gampang banyak yg langsung ngukur dari profit pertrade. Emang lebih gampang diliatny sih.
Septi
na itu dia cara pikir trading yang merugikan. masak cuma mementingkan hasil sementara aja. kalau pengen sukses trading sebagai investasi ya mestinya bisa berpikir dalam jangka panjang. makanya tdk heran trader2 yang masih suka pusingin menang kalah tiap trading karir tradingnya tdk lama. kalau mau sukses selama ini tdk ada yang ambil cara gampang. kalau cuman liat segala sesuatu dari luarnya aja maka pemahamanya juga bakalan kurang. daripada buang2 waktu, tenaga, modal, mending mulai sekarang diubah dulu cara pikirnya sejak awal. toh nanti yang menentukan ya psikologi. kalau cara pikirnya aja udah sependek itu nantinya juga sulit bisa konsisten profit
Tiar Trader
Meskipun udah sering disebutin begini tapi knapa ya masih ada aja trader yng lebih mentingin menang kalah dlm trading Ane masih sering liat di forum2 media sosial kayaknya masih banyak yng nganggap trader yg profit gede itu udah beneran sukses. Walopun di postingan history trading apa itu udah cukup jadi bukti kesuksesan trading?
Ane pikir2 yng sering posting bukti history masih belum tentu kedepanya bakal dapet hasil yng sama Dari pada dipamerin di media sosial kalo ane profit mending disimpen sendiri sebagai bahan evaluasi aja Tekanan punya pengikut di media sosial itu juga bisa bikin stres
Apalagi kalo yng tadinya bisa profit terus tiba2 dapet loss
Sugeng Rachmadi
setuju sekali, karena trading adalah sebuah perjalanan, maka ketika kita sudah menceritakan perjalanan itu seolah-olah perjalanan kita akan berakhir. jika menganggap trading adalah perjalanan maka selayaknya trader tidak akan mengisahkan perjalanan itu sebelum sampai di tujuan. karena pastinya akan sadar tentang kemungkinan-kemungkinan yang terjadi yang bisa menggagalkan perjalanan. maka trader yang sadar tentu akan lebih memilih untuk fokus melanjutkan perjalanannya daripada buru-buru bercerita kepada orang lain sebelum perjalanannya berakhir.
Rahmad Hidayat
Bagian paling penting dalam trading menurut saya ada pada pengetahuan Trader tentang psikologi si Trader itu sendiri jadi anda tau kapan harus memulai dan berhenti. ibaratnya seperti motor anda harus tau batasan atau limitnya brp dan dimana,jika tidak maka Apapun yg akan dilakukan tetap akan mengalami over And over loss again, Hasil akhir ataupun prosesnya bagi saya sama saja. Toh tujuan trading memang hasil akhirnya,Tp semua ada caranya,asalkan mau mengakui kesalahan dan memperbaikinya,Karena sehebat Apapun seorang Trader yg dinilai adalah hasil akhir nya.