Advertisement

iklan

SuperScalper, Strategi Trading Dengan Indikator Scalping Pilihan

SuperScalper merupakan strategi trading scalping yang memanfaatkan indikator-indikator pilihan, lengkap dengan aturan trading siap pakai.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Merancang strategi trading bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya adalah dengan mengatur setup indikator teknikal. Artikel ini akan membahas salah satu strategi trading dengan teknik scalping, yakni SuperScalper.

Sesuai namanya, strategi ini memasang indikator Super Scalper sebagai tool utama. Namun demikian, strategi trading SuperScalper tak hanya bekerja dengan penggunaan dasar indikator tersebut.  Pemanfaatan Super Scalper nantinya akan dikombinasikan dengan indikator-indikator lain sebagai konfirmator, sehingga Anda bisa mendapatkan sinyal entry yang lebih valid, lengkap dengan rekomendasi stop loss (SL) dan take profit (TP).

Karakteristik Strategi SuperScalper

Jenis strategi: Scalping
Indikator yang digunakan: Super Scalper, Fisher, 2 garis Exponential Moving Average (EMA)
Platform: MetaTrader 4
Pair trading: Bisa pair apapun, tapi diutamakan EUR/USD dan GBP/USD
Timeframe: M1, M5

Deskripsi Indikator Pada Strategi SuperScalper

Pencetus ide strategi SuperScalper, FXProSystems, menggunakan 3 jenis indikator utama: Super Scalper, Fisher (jenis Fisher Yur4ik), dan 2 Moving Average jenis EMA. Super Scalper mengidentifikasi perubahan arah harga, sedangkan Fisher Yur4ik berfungsi sebagai filter yang merefleksikan kondisi trend market. Sementara itu, momen persilangan garis-garis Moving Average dapat membantu Anda mengenali peluang entry dengan lebih jelas. Jika diaplikasikan di chart trading, maka kombinasi indikator untuk strategi SuperScalper akan terlihat seperti ini:

Indikator Scalping Untuk Strategi Super Scalper
Pada contoh grafik di atas, indikator Super Scalper terpasang langsung di chart sebagai garis dinamis yang senantiasa mengikuti naik turun harga, dengan garis biru sebagai penanda kenaikan harga, sementara garis kuning muncul ketika harga bergerak turun. Sekedar informasi, deskripsi indikator ini terlihat mirip dengan Instant Profit Scalper, yang menganjurkan posisi entry ditempatkan saat garis indikator berganti warna.

Bergeser ke bawah chart harga, terdapat indikator Fisher_Yur4ik yang muncul sebagai area berwarna hijau dan merah di sub-window. Sesuai deksripsi gambar, jika area Fisher berwarna merah dan berada di zona bawah, maka tren harga sedang bearish. Sementara itu, tren bullish teridentifikasi jika area indikator bergerak di zona atas dan berwarna hijau.

Cara Memasang Indikator SuperScalper Di MetaTrader 4

  1. Download file indikator SuperScalper di sini
  2. Karena masih berformat .rar, silahkan ekstrak terlebih dulu file yang baru Anda download
  3. Selanjutnya, buka aplikasi MetaTrader 4
  4. Buka menu "File", lau klik "Open Data Folder"
  5. Cari folder tempat Anda menyimpan file indikator yang sudah didownload dan diekstrak tadi
  6. Setelah ketemu, buka folder SuperScalper lalu pilih "Indicators"
  7. Copy semua file yang ada di foler "Indicators" tersebut
  8. Berikutnya, silahkan kembali ke terminal MetaQuotes yang pertama kali terbuka ketika Anda membuka menu "Open Data Folder"
  9. Buka "MQL4", kemudian pilih folder "Indicators"
  10. Paste semua file di dalam folder tersebut
  11. Tutup terminal MetaQuotes juga aplikasi MetaTrader 4 Anda
  12. Buka kembali MetaTrader 4
  13. Silahkan amati window "Navigator" yang terletak di bawah "Market Watch". Pada bagian "Indicators", akan ada indikator-indikator baru yakni Fisher_Yur4ik, scalper_mobilealert, dan superscalper05.
  14. Drag dan drop satu per satu indikator-indikator tersebut di chart. Jangan lupa untuk mencentang box "Allow DLL Imports" sebelum mengkonfirmasi install indikator dengan klik "OK". Selain itu, Anda disarankan agar memasang scalper_mobilealert terlebih dulu sebelum superscalper05, agar tampilan indikator Super Scalper tampak lebih jelas di chart.
  15. Indikator Super Scalper dan Fisher Yur4ik sudah terpasang di MetaTrader 4

Sebagai sentuhan akhir, tambahkan pula indikator EMA dengan membuka menu Insert -> Indicators -> Trend -> Moving Average. Pilih "Exponential" pada tab "MA Method". Karena parameter EMA yang direkomendasikan untuk strategi ini adalah EMA 100 dan EMA 49, maka Anda bisa memasukkan angka 100 di kolom Period untuk EMA pertama. Lalu saat memasang EMA kedua, tambahkan angka 49 di kolom Period.

Aturan Trading Strategi SuperScalper

Selesai memasang indikator-indikator yang diperlukan, strategi SuperScalper bisa Anda terapkan dengan aturan trading sebagai berikut:

Entry buy jika:

  • Warna garis indikator Super Scalper berwarna biru
  • EMA 49 memotong (cross) EMA 100 dari bawah ke atas


Entry sell jika:

  • Garis indikator Super Scalper berwarna kuning
  • EMA 49 memotong EMA 100 dari arah atas ke bawah


Jangan entry bila
: Harga berada di dalam 2 garis EMA


Indikasi tren bullish atau bearish dari Fisher_Yur4ik memang tidak digunakan sebagai pemicu sinyal entry, namun dapat menjadi filter agar Anda bisa memperkirakan posisi trading dengan lebih cermat. Contohnya, ketika entry buy di saat area Fisher masih berwarna merah dan bergerak di zona bawah, aturlah level stop loss dan take profit dengan lebih hati-hati, karena itu artinya kondisi harga masih cenderung bearish.

Rekomendasi Stop Loss Dan Take Profit
Berbicara mengenai stop loss dan take profit, terdapat rekomendasi ideal untuk mengatur stop loss dengan jarak 15 poin dari level entry, serta take profit dengan selisih 10 poin dari harga entry. Selain itu, ada pula fitur alarm otomatis untuk menunjukkan peluang terbaru dari sinyal indikator-indikator SuperScalper, yang muncul bersamaan dengan  saran Stop Loss serta Take Profit. Namun sayangnya, sistem alert ini tampak hanya berfungsi di timeframe H1 ke atas.

Rekomendasi Stop Loss dan Take Profit



Kesimpulan Dan Saran

Strategi SuperScalper dibuat untuk memberikan alternatif bagi para scalper. Anda bisa mencoba penggunaan indikator-indikator yang direkomendasikan, beserta aturan entry juga saran SL dan TP dari strategi ini.

Tapi sebelum mengandalkannya untuk trading riil, sebaiknya Anda lakukan uji strategi terlebih dulu untuk melihat peluang keberhasilannya. Selain itu, rekomendasi stop loss dan take profit di atas tidak wajib untuk digunakan. Anda bisa menggunakan aturan stop loss dan take profit sendiri jika saran di atas kurang sesuai dengan konsep manajemen risiko Anda.

Alumni Sastra Inggris Universitas Negeri Surabaya yang sekarang menjadi pengisi konten artikel di seputarforex.com. Aktif menulis tentang informasi umum mengenai forex, juga terinspirasi untuk mengulas profil dan kisah sukses trader wanita.


Wis
Akurat?
Hari S
dicoba aja gan di akun demo
Ade
Bisa di pake di MT4 android ngga nih?Klo bs gmn caranya?
Seputar Forex
Custom indicator MT4 tidak kompatibel dengan MT4 android, karena MetaTrader mobile memang tidak support atau tidak bisa dipasangi indikator dari luar. Jadi indikator ini hanya bisa digunakan di MT4 versi dekstop.