OctaFx

iklan

Tahap - Tahap Trading Forex Seperti Ilmuwan

277254

Metode ilmiah bisa dimanfaatkan untuk menyusun tahap - tahap trading forex seperti ilmuwan yang memungkinkan trader membuat strategi berisiko rendah.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Trading forex bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya adalah dengan meniru karakter para ahli di berbagai profesi, atau bahkan cara seekor hewan memburu mangsanya. Setelah ulasan mengenai trading seperti penembak jitu, kali ini inspirasi trading forex datang dari ilmuwan. Masih ingatkah Anda tentang metode ilmiah yang diajarkan di bangku sekolah? Jika ya, maka mengikuti tahap - tahap trading forex seperti ilmuwan tak akan terasa sulit.

 

Cara Trading Forex Seperti Ilmuwan

 

 

Tahap Pertama: Observasi Market Untuk Melihat Pola

Sebelum ilmuwan melakukan penelitian ilmiah, ia akan melakukan observasi awal guna mengumpulkan informasi pendukung. Sebagai trader, Anda pun sebaiknya melakukan cara serupa. Faktor-faktor penggerak pasar dari sektor fundamental dan teknikal bisa menjadi sumber informasi Anda. Misalnya, seperti apa pengumuman suku bunga dan rilis GDP terbaru, atau pola candle apa saja yang menandakan reversal.

Agar teknik observasi Anda lebih "berbobot", temukan pola-pola unik yang terjadi secara berulang, khususnya pada kondisi pasar akhir-akhir ini. Sebagai contoh, rilis CPI seringkali berdampak lebih tinggi dari biasanya, karena investor ingin mengetahui seberapa besar pengaruh kemerosotan minyak terhadap harga-harga di level konsumen. Contoh lain, Anda mencermati jika banyak investor mendadak jadi risk-taker tiap kali Bank Sentral mensinyalkan penambahan stimulus. Nah, pengamatan seperti itu bisa memberikan pertimbangan lebih terhadap analisa Anda. Istilah umumnya, observasi trading akan selalu "kekinian" dan tak ketinggalan tren.

 

 

Tahap Kedua: Membuat Hipotesis Dari Hasil Observasi

Katakanlah perubahan signifikan memang benar-benar terjadi saat pimpinan Bank Sentral berbicara. Anda kemudian bisa mencatat apa yang sebenarnya terjadi; seperti apa price action yang timbul menjelang event, bagaimana reaksi harga setelah ada statement, dan setup trading seperti apa yang sekiranya bisa dilakukan untuk menangkap momen tersebut. Pada gilirannya nanti, semua informasi di atas akan meruncing pada suatu hipotesis yang siap Anda tes.

 

 

Tahap Ketiga: Uji Hipotesis Saat Pola Kembali Terulang

Informasi sudah terkumpul, hipotesis pun telah didapat. Kini saatnya untuk menguji kebenaran teori Anda. Karena observasi sebelumnya dilakukan dengan cara mengenali pola, maka saat paling tepat untuk membuktikan hipotesis adalah ketika pola kembali terulang.

 

Menguji Hipotesis Trading

 

Anda bisa bersiap-siap menantikan pengumuman kebijakan Bank Sentral dengan setup trading yang sebelumnya telah diatur sedemikian rupa untuk mendukung hipotesis. Dalam hal ini, jangan lupa memastikan bagaimana proyeksi event tersebut. Karena yang Anda cermati di sini adalah pengumuman penambahan stimulus, maka carilah peluang hanya ketika Bank Sentrak diyakini akan bernada dovish.

Walaupun prosedur ini bertujuan untuk menguji hipotesis, bukan berarti Anda bisa berdiam diri sambil menunggu "hasil eksperimen" muncul. Sebaiknya, tetaplah aktif mencatat setiap detail trading dan kondisi pasar yang mengiringi langkah Anda. Bisa jadi, ada hasil-hasil observasi baru yang Anda peroleh dari situ. Pengamatan tersebut nantinya dapat dikembangkan untuk menjadi faktor-faktor yang mempengaruhi hipotesis Anda berikutnya.

 

 

Tahap Keempat: Rumuskan Kesimpulan Dengan Pikiran Terbuka

Hipotesis hanyalah suatu perkiraan, sehingga selalu ada 2 kemungkinan yang menyertainya; benar atau salah. Ilmuwan selalu berpikiran terbuka dalam merumuskan kesimpulan, karena hipotesis yang tak terbukti benar juga bisa menjadi hasil penemuan yang membantunya mengeliminasi sebuah kesalahan. Jadi ketika hipotesis trading Anda tak terbukti, jangan berkecil hati dulu. Setidaknya, Anda sudah mendapat pelajaran bermanfaat untuk menghindari cara trading forex dari hipotesis serupa.

Market selalu bergerak dinamis dan tak ada satupun pihak yang bisa memperkirakannya dengan akurasi sempurna. Ibarat ilmuwan yang selalu terbuka dengan ide-ide baru, Anda juga sebaiknya terbuka menyambut perubahan-perubahan dalam pola market yang senantiasa berubah.

 

Pola Market

 

Tak selamanya data berdampak tinggi mampu mendorong harga secara signifikan. CPI mungkin menjadi laporan penting saat ini, tapi bisa jadi dalam beberapa waktu ke depan efeknya tak seberapa mendominasi pergerakan harga. Bagaimanapun juga, sentimen ekonomi secara keseluruhan menjadi pemain utama dalam suatu analisa. Misalnya saja, kondisi Poundsterling yang tengah dirundung gejolak Brexit, cenderung mengesampingkan "kabar baik" dari data-data ekonomi Inggris (yang seharusnya) berdampak tinggi.

 

 

3 Alasan Mengapa Trading Forex Seperti Ilmuwan Layak Dicoba

Dengan hanya memahami tahap - tahap trading forex di atas, mungkin Anda belum benar - benar melihat manfaat dari tips trading seperti ilmuwan. Nah, 3 alasan berikut ini akan mempermudah pemahaman Anda:

  1. Tahap trading forex seperti ilmuwan bisa berdampak besar pada pembuatan rencana Anda. Jika sebelumnya Anda hanya menyusun rencana trading sekenanya, maka dengan meniru langkah-langkah metode ilmiah, Anda dapat membangun rencana trading yang lebih meyakinkan.
  2. Mengolah metode trading seperti ilmuwan dapat memberikan rekomendasi tepat untuk mengatur tingkat risiko. Anda dapat bermain lebih agresif setelah hipotesis terkonfirmasi, atau bertindak ekstra hati-hati ketika basis observasi masih dirasa kurang sempurna.
  3. Meniru langkah-langkah trading seperti ilmuwan dapat menyembuhkan penyakit overtrading. Cara pikir yang lebih terbuka membantu Anda mengenali dan mentoleransi semua kemungkinan, entah itu baik ataupun buruk. Jika bisa lebih "menerima", maka dorongan overtrading akan berkurang dengan sendirinya.

 

Inspirasi trading bisa datang dari mana saja, termasuk dari cara seekor buaya menerkam mangsanya. Ingin tahu lebih lanjut tips trading tersebut? Simak penjelasannya di artikel ini.

Alumni Sastra Inggris Universitas Negeri Surabaya yang sekarang menjadi pengisi konten artikel di seputarforex.com. Aktif menulis tentang informasi umum mengenai forex, juga terinspirasi untuk mengulas profil dan kisah sukses trader wanita.


Rahardika
Menurut saya sih, kegiatan forex itu lebih mengarah ke spekulatif sih, tapi memang benar sih, untuk berspekulasi dibutuhkan analisa dan perhitungan yang matang pula. Kalau spekulasi cuma pake kancing baju mah, alamat nguras kantong doang ujungnya.
Hendra Eka
Banyak terimakasih saya ucapkan kepada para kontributor situs ini yang membuka cakrawala pengetahuan saya tentang dunia trading. Saya menikmati setiap artikel yang dibuat dan terasa sekali manfaat point per point yang diulas karena saya sudah 2 tahun pengalaman trading. Tetap berkarya, tetap semangat dan semoga anda mendapat kebaikan atas ilmu yang sudah dibagikan :)