Advertisement

iklan

Tahapan Menjadi Seorang Trader (1) Sebuah Pengalaman

98655

Untuk menjadi seorang trader tidak mudah. Anda harus memahami seluh beluk pasar valas, bagaimana cara trading, hingga mengendalikan psikologi untuk meraih sukses.

acy

iklan

FirewoodFX

iklan

Di dunia ini tak ada orang yang lebih kaya daripada orang Tionghoa demikian Ibnu Batutah mengatakan. Kata-kata itu memang terbukti, karena kenyataannya orang-orang Tiongkok menguasai perdagangan dunia dan tidak hanya di Asia Tenggara saja.

Dalam melakukan usaha dagangnya, orang-orang Tionghoa menggunakan falsafah konfusianisme sebagai dasar untuk mengubah kehidupan mereka dan keluarga. Caranya: hanya dengan kerja keras! Mereka tidak boleh ikut-ikutan dan harus siap jatuh Bangun untuk meraih sukses.

pengalaman trader untuk menjadi sukses
Mengenai konsep dagangnya, pedagang Tionghoa adalah pedagang sejati, tidak takut bersaing dan rugi. Mereka tidak seharusnya memiliki sifat-sifat dengki dan iri hati kepada pedagang lain. Untuk ini bisa dibandingkan dengan "budaya" sementara pedagang pribumi di negeri ini yang sering Antipati pada pemilik toko tetangga yang menjual barang-barang yang sama. Bahkan, tak jarang muncul kisah-kisah saling jegal, termasuk menggunakan cara-cara supranatural seperti santet, terlepas orang percaya atau tidak.

Prinsip-prinsip dagang orang Tionghoa penting untuk disimak. Para pedagang Tionghoa umumnya agresif. Mereka tidak akan melepaskan peluang yang telah diketahuinya. Mereka adalah orang-orang yang berani mengambil risiko, tahan banting, dan tidak menyerah pada nasib.

Lalu soal bakat dagang. Apakah orang-orang Tionghoa memang punya bakat dagang warisan atau bakat alamiah?

Bakat memang bisa menjadi penunjang. Tetapi siapa pun bisa meniru dan belajar berdagang seperti orang-orang Tionghoa. Tetapi memang ada hal-hal yang seolah inheren pada orang-orang Tionghoa, yakni mereka senang berdagang. Mereka cenderung menggeluti dunia perdagangan karena hal itu dipandang sebagai cara yang paling tepat untuk menjadi kaya dan sejahtera. Bagi mereka, tidak ada orang yang menjadi kaya dengan mendapat gaji, kecuali bekerja sendiri atau menang lotere.

**

Catatan diatas adalah sebuah pembukaan dari apa yang ingin penulis sampaikan. dimana pada catatan kali ini penulis mencoba membahas mengenai  bagai mana menjadi seorang Pedagang.

Untuk menjadi seorang pedagang tidak mudah. tapi juga jangan di persulit. Tinggal kita mengukur kekuatan diri kita sendiri. Mengukur potensi apa yang ada dalam diri anda. Orang yang punya bakat dagang tentu sangat mudah menyerap dan mengaplikasikan ilmu dagang dengan cepat. belajar adalah kunci untuk menjadi sukses.

Kenapa Banyak orang yang melibatkan diri terhadap dunia Dagang?. Jawabannya sangat sederhana. karena ingin mendapatkan penghasilan dari perdagangan tersebut. termasuk juga dalam perdagangan valas ini .Orang yang melibatkan dalam perdagangan valas  sudah tentu ingin mendapatkan penghasilan. Hanya saja kadang para pedagang sering dibingungkan bagaimana caranya mendapatkan keuntungan tersebut. caranya bagaimana? Sistem apa yang mesti  digunakan . dan bagaimana semua ini bermula ?

Kaitannya dengan Perdagangan Valas, ada beberapa Point mungkin mesti di ketahui sebelum menjadi seorang trader. diantaranya :

1. Mengenal apa itu Perdagangan Valas
2. Mengenal Medan Pasar melalui Akun Demo
3. Memilih Perusahaan Pialang /Broker Forex
4. Mengenali  barang / Mata Uang yang akan diperjual belikan.
5. Mencari Informasi dan membaca situasi  Pasar
6. Mengukur kekuatan balance / modal yang di miliki. Termasuk Memperhitungkan Untung dan ruginya.
7. Mencari cara / sistem penunjang Perdagangan. Termasuk Membangun Sistem trading Sesuai Karakter
8. Menguasai Psikologi Trading / Perdagangan
9. Membuat Rencana dagang
10. Memiliki Kedisiplinan.

Point Point tersebut akan menjadi catatan selanjutnya. dan penulis berusaha untuk menguraikannya (bersambung)

Mulai terjun di dunia trading akhir tahun 2009. Pertama kali belajar konsep Money Management dari seorang trader Jepang, kemudian berlanjut otodidak. Strategi trading berpatokan pada level Support dan Resistance (Supply and Demand), dengan dasar High Low yang pernah terjadi, ditunjang range market yang sedang berlangsung dan pembatasan risiko.


Adit Ferdi
kualitas-kualitas pedagang seperti yg dicontohkan diatas itu memang yg sebaiknya dimiliki jg sama trader. daripada iri dan terus berusaha jegal2an sama pedagang lain, mendingan fokus ke cara meningkatkan hasil perdagangan sendiri aja.

kalo pedagang beneran bisa dgn memperbaiki kualitas barang, pelayanan, atau mengadakan promosi, sedangkan trader perlu meningkatkan kemampuan analisa, memperbaiki sistem dan menanamkan manajemen risiko yg sesuai. kalo trader terlalu perhatian terus sama yg lain maka kemampuan tradingnya tidak akan membaik.
Dewa Amor
Stj, bkn cm ttg prhatian k trdr lain. tp cr sistem trbaik dr sinyal org lain ato ea itu jg kdg2 bs bkn skil analisa kt jd krg brkmbng jg. mnrt ane drpd ngabisin wkt nyari ea ato sibuk nyari2 sinyal yg katany terpercaya, mending kembangin strategi aja sendiri.

yg bs dipahamn sndiri dn bs diotak atik sndr kl perlu dbnerin. kl pake sistemny org mngkn bs jd sekali g cocok lngsung buang krn kt krg paham sm sistemny itu sndr.
Poetra Cahyadi
Hanya ingin mencermati tentang urutan point-point yang perlu dipelajari trader, sepertinya akan lebih baik jika itu tidak diurutkan secara spesifik saja, karena urut-urutan pembelajaran trader itu bisa berbeda-beda. Contohnya saya, lebih suka membuka akun demo setelah belajar apa itu valas, mengenal mata uang yang diperdagangkan, mempelajari tentang cara analisa pasar, sistem dan psikologi trading, dan mengenali tipe broker forex yang baik. Meskipun tidak semuanya bisa langsung saya kuasai sebelum membuka akun demo, tapi paling tidak saya ingin mengerti dulu tentang semua hal yang berkaitan dengan forex sebelum terjun meskipun hanya di akun demo.
Ikhsan Maulanna
dalam perdagangan biasa itu lebih butuh bakat ketimbang dalam trading forex.... faktor bakat itu keliatannya berperan lebih dikit di forex karna disini yng lebih berperan itu psikologi trader. lagi pula bakat trader forex itu kayak gimana gw juga kurang ngerti.. sekalian bakatnya pedagang itu jelas butuh kerja keras sama mental pantang nyerah, makin sering dagang makin banyak profit. beda sama trader forex yang ga selalu butuh sering masuk pasar malah kadang perlu keterampilan buat nahan diri ga masuk pasar klo sinyalnya kurang jelas. padahal trader forex disisi lain sama, perlu yang mau kerja keras sama rela merugi juga...
Si Jupri
Knapa ya, koq pedagang asli indonesia itu malah kebanyakan gampang iri sama sainganya?
Apa ini artinya trader indonesia juga tandanya lebih gampang iri sama trader lain yang dah sukses? Atau, justru trader indonesia jadi tipe yang gampang asal ngikut cara tradingnya orang yang dah sukses?
Knapa sih, kita ini jadi kelompok orang yang gampang kena pengaruh sama orang lain?