OctaFx

iklan

Tahapan menjadi Seorang Trader (9) Mengenai Psikologi Trading

105049

Ada banyak sekali hal penting yang wajib diketahui saat dalam melakukan transaksi trading valas. Salah satunya adalah memiliki jiwa yang kuat.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Artikel kali ini akan membahas tentang beberapa hal penting yang harus anda ketahui dalam melakukan transaksi trading valuta asing (valas). Semoga artikel ini dapat membantu anda dalam bertransaksi valas khususnya untuk jiwa kita, karena saat kita melakukan trading jiwa kita harus benar-benar kuat. Tulisan ini berkaitan dengan apa yang disebut sebagai psikologi trading untuk melanjutkan tahapan-tahapan menjadi seorang trader.

mengenai psikologi trading

Psikologi Trading

Psikologi trading adalah perubahan persepsi yang dirasakan setelah secara aktif masuk dalam forex market dimana anda mulai merasakan keraguan untuk menentukan kapan harus take profit, atau kapan saatnya mengurangi loss. Jika anda pernah mengalami hal seperti ini, berarti anda telah mengalami efek dari psikologi trading.

Bagaimana psikologi trading mempengaruhi perdagangan anda
Psikologi trading bisa mempengaruhi penilaian saat anda trading. Ada dua emosi yang secara khusus telah menjadi sumber kehancuran bagi para trader forex selama bertahun-tahun. Kedua emosi ini adalah ketakutan dan keserakahan. Takut menyebabkan anda ragu, atau bahkan tidak melakukan trading walaupun mendapatkan kesempatan yang bagus untuk masuk market forex, atau bisa juga melakukan close posisi sebelum waktunya tanpa memberi kesempatan harga bergerak menjadi profitable untuk anda. Emosi lainnya adalah serakah. Keserakahan menyebabkan anda trading di luar batas kemampuan margin karena ingin mendapat profit yang besar. Sifat serakah juga menyebabkan anda untuk selalu menunggu hingga “pip terakhir” dari pergerakan harga walaupun saat itu anda sudah mendapatkan profit yang cukup. Ingat, kesempatan akan selalu ada dalam forex trading.

Bagaimana cara mengalahkan emosi anda
Cara terbaik untuk memerangi masalah dalam psikologi trading adalah dengan membuat trading plan dan berpegang teguh serta disiplin kepada trading plan tersebut. Gunakan manajemen resiko agar trading jangan sampai membebani pikiran anda. Ingat bahwa mengendalikan emosi akan mengantarkan anda untuk mendapatkan profit yang nyata. Jika anda dapat mengendalikan emosi dan melaksanakan manajemen resiko dengan baik, bukan tidak mungkin anda bisa menjadi trader yang sukses.

Dalam sub bagian psikologi trading ini, kita juga akan membahas tuntas tentang bagaimana cara menghadapi pasar tanpa emosi, melainkan dengan perhitungan yang matang, serta bagaimana cara menyikapi loss.

Inti dari pembelajaran ini adalah “trading with heart”, yang diartikan bahwa sebelum memulai tradin seorang psikolog trading biasanya memeriksa kejiwaan serta sifat dari seorang trader, dan memberikan solusi yang tepat untuk menciptakan suatu sistem trading yang cocok dengan penggambaran jiwa dari trader tersebut.

Sistem merupakan suatu sarana pendukung untuk mengambil sebuah keputusan akhir untuk masuk pasar.  Sistem tersebut merangkum semua yang ada seperti Melihat Waktu, Melihat Bentuk Harga, Melihat Power Harga, Melihat Entry, Melihat Resiko dan Melihat Exit. Sistem yang bagus dapat diartikan sebagai sistem yang sebangun dengan hati dan sifat Anda.

Cool and calm dalam menghadapi musuh, itulah Bond, James Bond. Ketika dia menghadapi baku tembak dengan teroris, dia tau dia akan menang. Bond dikenal selalu bisa meloloskan diri dari keadaan terjepit dan itu membuatnya ditakuti musuh. Sebaik apapun strategy anda dalam trading forex, namun apabila anda tidak se “cool and calm” James Bond, maka trading anda akan banyak mengalami loss.

Menjaga kestabilan psikologi dalam trading menjadi tes dari waktu ke waktu. Trader dituntut untuk bisa tetap tenang dalam menghadapi fluktuasi harga yang terjadi di market.

Mulai terjun di dunia trading akhir tahun 2009. Pertama kali belajar konsep Money Management dari seorang trader Jepang, kemudian berlanjut otodidak. Strategi trading berpatokan pada level Support dan Resistance (Supply and Demand), dengan dasar High Low yang pernah terjadi, ditunjang range market yang sedang berlangsung dan pembatasan risiko.


Andri Utami
psikologi trading memang sebenarnya itu tentang pengaturan ketakutan & keserakahan aja. asal 2 emosi itu bisa maksimal diseimbangkan kemungkinan besar trading itu udah disupport sama psikologi trading yg bagus. tdk perlu dihilangkan, cuma perlu diatur supaya tdk berlebihan sja. tetap tenang waktu sdh masuk pasar itu bagaimanapun masih agak susah dilakukan, kecuali jika untk trader yg sudah punya pengalaman bertahun2 atau yg sudah punya sistem dgn konsistensi profit/loss yg tepat. yg terbaik yg bisa dilakukan maka dari itu adalah mengatur kedua emosi itu tadi..
Hanif S
@Andri. Benar. Kebanyakan yang sering gagal itu ternyata dlm proses nya ada pengaruh emosi yang terlibat disitu. Emosi yang kasih pengaruh ke keputusan trding itu yg berbahaya. Karna hasil trading dr tindakan macam gitu kalau profit adlh karna semata keberuntungan aja sedangkan kalau loss adlh memang krn risiko yg membesar dan tidak semesti nya terjadi (kalau trader mengikuti sistem nya).
Reno Mahmud
memahami psikologi trading yang baik dan mempersiapkan diri untuk punya sikap mental yang dianjurkan mungkin mudah dilakukan. tapi dalam prosesnya, ketika sudah berhadapan langsung dengan floating minus atau trending harga yang sangat menjanjikan, psikologi pasti akan terpengaruh juga.

tidak apa-apa karena sebetulnya yang paling ampuh adalah belajar dari pengalaman. trader yang pernah jatuh karena terlalu menuruti emosinya pasti akan lebih percaya untuk tidak mengulanginya lain kali karena tidak ingin merugi lagi. jadi wajar kalau disini masalah kestabilan psikologi adalah sesuatu yang diuji dari waktu ke waktu.
Robby Tulen
Wdh kl kyk gt berati nanti kt bklan rugi trus dong smpe psikologix bnr2 tertata, apa forex mst emg gitu..... prlu pngorbanan duit yg bnyk dl br bs brhsl? trus kl udh rugi bnyk tp blm brhsl jg gmn gan?? Mlh brntkn ntar psikologi kita aka jd stresss
Reno Mahmud
meskipun loss dalam trading itu adalah hal yang wajar, namun bukan berarti seorang trader pemula harus kehilangan uang yang banyak untuk bisa sukses. Banyak tidaknya dana yang hilang itu tergantung dari pengaturan resiko dan money management yang dimilikinya.

di sini angka kerugian tidak mewakili persentase loss, karena dengan posisi loss yang sedikitpun, jumlah rugi bisa lebih banyak jika tidak diterapkan money management yang benar.

jika dalam periode waktu tertentu terus mengalami loss, bisa jadi perlu dilakukan perbaikan pada sistem. maka dari itu perlu menulis jurnal trading dan melakukan evaluasi.

agar trader tetap tahu keseluruhan tingkat profit dan lossnya, apa saja yang menyebabkan loss, dan apa saja yang perlu dibenahi dan dipertahankan. pastikan juga apakah selama ini sudah konsisten dengan sistemnya. karena disiplin adalah kunci keberhasilan trading dengan psikologi yang sesuai.