Takut Terjebak Penipuan Bisnis Forex? Cek Dulu Tips-Tipsnya

284205

Ingin mencoba trading forex, tapi takut menaruh modal pada broker yang salah adalah kekhawatiran semua trader pemula. Untuk menghindarinya, baca tips-tips berikut ini.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi dan modal awal yang relatif terjangkau, banyak orang yang tertarik untuk menjalani bisnis trading forex. Apalagi setelah mendengar cerita para trader yang meraup keuntungan besar. Sesuai dengan pepatah "Ada gula ada semut", broker forex bermunculan karena melihat dunia trading adalah lahan bisnis yang semakin diminati. Namun hati-hati, tidak semua broker ini menjalankan fungsinya dengan benar. Banyak kasus penipuan bisnis forex yang siap menelan dana Anda.

Waspadai broker forex penipu

Sebenarnya, fungsi utama para broker forex adalah menghubungkan antara pembeli dan penjual di pasar forex. Hal ini dikarenakan bank-bank besar di dunia memperdagangkan mata uang mereka di pasar forex, namun karena besarnya dana yang dibutuhkan, trader-trader kecil dan pemula tentu mustahil untuk bertarung disana.

Sejak teknologi internet semakin maju, bisnis forex bisa dilakukan semua orang karena modalnya relatif kecil dan bisa dilakukan secara online. Akan tetapi, banyak pula website tidak bertanggung jawab di internet yang mengaku-ngaku sebagai broker forex terpercaya. Kita sebagai trader harus teliti dalam memilih mana yang bukan broker penipu.

 

Kerugian Memakai Broker Penipu Dan Cara Menghindarinya

Mungkin kita semua sudah tahu apa kerugiannya saat terjebak penipuan bisnis forex. Ya, yang menjadi korbannya adalah modal kita. Secara garis besar, itu benar. Tapi tahukah Anda bahwa banyak cara yang membuat kita kehilangan uang tersebut? Seperti customer service yang tidak responsif, sering requote, kesulitan withdrawal, membatasi teknik trading dan semacamnya? Berikut ini adalah cara-cara yang bisa kita pakai untuk waspada dari broker penipu.

  1. Periksa Alamat Kantor Broker

    Broker penipu biasanya tidak menyediakan informasi di mana lokasi mereka, atau lokasi yang diberikan terasa asing atau mengada-ada. Kalau kantor saja tidak ada atau fiktif, bagaimana Anda bisa memberi kepercayaan untuk menitipkan uang kepada mereka? Meskipun bisnis trading forex dilakukan secara online, informasi mengenai lokasi kantor broker forex adalah hal yang penting.

  2. Apakah Layanan Pelanggan Tersedia?

    Untuk sebuah usaha penyediaan jasa, layanan pelanggan yang responsif wajib hukumnya untuk ada. Sebelum menaruh deposit, Anda bisa melakukan sedikit percobaan dengan mengontak layanan pelanggan yang tersedia, biasanya melalui fitur chat, email, atau telepon. Tapi kita juga perlu hati-hati, banyak juga pelaku penipuan bisnis forex yang menyediakan layanan pelanggan yang responnya cepat saat kita akan deposit, tetapi mendadak hilang tanpa kabar saat ditanyai soal kesusahan withdrawal.

  3. Perhatikan Alamat Domain Websitenya

    Situs broker yang paling umum adalah .com (dot com) atau .co.id (dot co dot id) untuk yang teregulasi di Indonesia. Lebih baik segera urungkan niat Anda untuk berdeposit jika website broker yang menarik perhatian Anda memiliki domain yang asing atau tidak umum dipakai, ditambah dengan tampilan website yang terkesan tidak profesional dan banyak testimoni di forum-forum yang menjelaskan bahwa situs tersebut terganjal dalam kasus penipuan bisnis forex.

  4. Cek Regulasi Brokernya

    Broker penipu tidak akan secara gamblang menyatakan status regulasi mereka. Untuk mendapatkan regulasi dari sebuah negara, dibutuhkan proses yang panjang dan ketat. Jangankan broker penipu, broker yang jujur saja bisa mengalami peringatan hingga pencabutan regulasi apabila ketahuan melakukan tindakan yang melanggar. Guna regulasi adalah untuk melindungi hak-hak para trader dari segi hukum.
    Perlu diingat, regulasi ini mengikuti peraturan-peraturan yang berlaku di negara tempat regulator broker. Bukan mengikuti lokasi trader. Untuk broker-broker yang teregulasi di Indonesia, yang memiliki kewenangan adalah BAPPEBTI.

  5. Jangan Tergoda Penawaran Yang Terlalu Menggiurkan

    Anda melihat sebuah broker tidak teregulasi, alamat tidak jelas, namun customer servicenya responsif dan menjanjikan profit yang besar? Wah, itu artinya Anda harus makin berhati-hati. Broker forex penipu kebanyakan menarget para trader pemula yang "bernafsu" untuk segera mendapatkan keuntungan yang kadang tidak masuk akal.
    Sama seperti bisnis lainnya, kerugian dan keuntungan adalah dua sisi mata uang yang selalu ada. Jika ada broker forex yang menjanjikan kepastian profit 100% atau bebas rugi, segera tutup browser Anda karena resiko modal Anda akan lenyap semakin besar.

  6. Waspadai Requote Tidak Wajar

    Dalam trading forex, requote adalah hal yang tidak disukai oleh trader karena mengacaukan strategi mereka. Requote kadangkala muncul saat pasar bergerak terlalu cepat, namun para broker penipu sering melakukan requote untuk menyedot modal Anda sedikit demi sedikit.
    Pelajari suasana pasar saat munculnya requote. Jika sudah melampaui batas kewajaran, atau sering requote saat pasar sedang tenang, ada kemungkinan broker memainkan harga. Alih-alih menambah deposit Anda, mulai pertimbangkan untuk mencari broker baru yang jauh dari dugaan penipuan bisnis forex.

  7. Mengalami Kesusahan Dalam Withdrawal? Anda Harus Mulai Waspada

    Kasus yang satu ini sering memusingkan trader pemula. Baru mulai trading, sudah telanjur senang karena profit, tapi tidak bisa di-withdraw? Ada kalanya hal ini dikarenakan trader kurang teliti membaca persyaratan withdrawal, namun pelaku penipuan bisnis forex akan selalu mempersulit trader. Disinilah pentingnya layanan pelanggan yang responsif dan siap membantu Anda.
    Asalkan syarat-syarat withdrawal telah terpenuhi dan tidak ditemukan kecurangan, broker yang terpercaya akan memberikan hak Anda. Sebaliknya dengan broker penipu, tidak ada penyelesaikan yang melegakan karena dari awal memang mereka telah mengincar uang Anda. (Baca juga: Kenapa Saya Gagal Withdraw Di Broker Forex?)

  8. Anda Patut Curiga Jika Broker Memberikan Pembatasan Teknik Trading

    Dalam trading, ada berbagai metode seperti scalping, hedging, dan sebagainya. Broker penipu biasanya membatasi teknik-teknik yang biasa digunakan trader, dengan tujuan agar trader lebih sulit mendapatkan profit. Hal ini dilakukan karena sekalipun trader mendapatkan profit, uang itu berasal dari kantong broker sendiri untuk membangun kepercayaan pasar.

  9. Sebelum Menaruh Modal, Coba Dulu Akun Demo

    Seperti yang telah kita ketahui bersama, bisnis forex memiliki kemungkinan untuk profit serta loss. Sesuai dengan hukum ekonomi, kita semua tentu mengharapkan untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan modal yang sekecil-kecilnya. Sebelum menyetorkan uang deposit ke broker, sebaiknya Anda mencoba terlebih dahulu kemampuan trading di akun demo.
    Banyak broker terpercaya yang menyediakan akun demo untuk diunduh oleh para trader, tanpa perlu mengisi deposit. Meskipun saat mendapat profit di akun demo tidak bisa di-withdraw, namun saat loss pun kita tidak akan kehilangan uang. Akun demo sangat berguna untuk melatih kepekaan terhadap pasar serta mengenali apakah kebijakan broker tersebut sesuai dengan gaya trading Anda.


Kenali Broker Anda Sebelum Menyesal

Setelah membaca tips-tips diatas, dapat disimpulkan bahwa resiko terjebak penipuan bisnis forex dapat diminimalisir dengan melakukan pengamatan yang lebih teliti. Banyak trader baru yang masuk ke forum langsung meminta rekomendasi broker tanpa mau melakukan riset lebih jauh. Jika Anda beruntung, mungkin Anda akan mendapatkan daftar broker yang langsung sesuai dengan kemampuan Anda serta informatif. Namun banyak pula broker penipu yang mengincar kesempatan ini untuk menawarkan layanan abal-abal mereka, sehingga Anda perlu berhati-hati.

 

Perlu diingat, meskipun ada broker-broker yang terlibat penipuan bisnis forex; tidak semua broker di dunia ini adalah penipu. Banyak trader yang telah berhasil menjalani bisnis forex, tentu saja melalui proses yang panjang dan belajar dari kesalahan. Mengecek regulasi dan review broker adalah hal yang penting. Pada umumnya broker-broker yang teregulasi memiliki persyaratan yang lebih ketat dan proses pendaftaran yang lebih detail. Hal ini mungkin terasa merepotkan di awal, namun lebih baik daripada menyerahkan uang anda kepada broker-broker yang belum jelas regulasinya.

Lulusan Sastra Inggris, menyukai dunia tulis menulis sejak SMP. Berpengalaman sebagai Purchasing Staff kontraktor dan industri manufaktur selama 3 tahun sebelum bergabung menjadi penulis di Seputarforex. Masih terus belajar mengenai dunia trading.