OctaFx

iklan

Tanpa Rencana Trading, Tidak Ada Profit

65300

Setiap trader harus memiliki rencana matang untuk tradingnya. Melalui rencana itulah trader dapat mengambil langkah terbaik untuk menghasilkan profit.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Salah satu kunci sukses dalam trading tak lain dan tak bukan ialah konsistensi dalam menjalankan rencana investasi. Layaknya sebuah bisnis konvensional, seorang trader harus terlebih dahulu menyusun tujuan utama. Tujuan utama itu tercakup dalam rencana trading. Seperti business plan pada umumnya, rencana trading mencakup strategi jitu, target market yang jelas, kalkulasi biaya, dan probabilitas pencapaian keuntungan. Ketika rencana awal tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan, ada baiknya untuk merancang plan B agar tujuan bisnis tidak terhenti.

profit rencana trading
Silahkan coba anda bayangkan apabila anda memulai bisnis tanpa memiliki rencana yang tersusun rapi, bagaimanakah hasilnya? Banyak trader melakukan trading dengan hanya mengandalkan feeling, rumor atau bahkan spekulasi semata. Tipikal trader seperti ini meyakini bahwa pasar forex mengarah pada trend tertentu tanpa dilandasi oleh sistem trading yang jelas. Aksi trading dengan cara demikian tetap dapat menghasilkan keuntungan, namun pastinya tidak akan mampu bertahan lama.

Untuk meraih hasil yang optimal dipasar keuangan, ada baiknya anda mulai membuat sebuah rencana yang matang. Masterplan ini nantinya akan menjadi panduan seluruh aktivitas trading anda, sehingga segala tindakan transaksi yang anda lakukan tidak akan keluar dari jalur yang telah ditetapkan.

Salah satu anggota grup Turtle Trader, Curtis M. Faith, menekankan pentingnya perencanaan trading ke dalam sebuah buku berjudul "Way of the Turtle". Pada literatur tersebut, sang legenda pasar berjangka membagi trading plan kedalam 6 komponen utama, yakni :

Pasar
: Instrumen yang akan ditradingkan.
Keputusan pertama ialah menentukan di pasar mana anda akan memulai trading, misalnya : GBP/USD, XAU/USD, hk_hkk50 dan sebagainya. Pilihlah pasar yang karakternya sesuai dengan sistem trading anda.

Jumlah Posisi
: Besaran lot yang akan ditransaksikan
Jumlah lot sangat menentukan manajemen resiko dengan mentoleransi besaran resiko yang dapat anda terima.

Titik Entry
: Waktu yang tepat untuk membuka posisi buy atau sell
Titik masuk ditentukan oleh sinyal dari sistem trading yang anda jalankan disaat harga pasar sedang berlangsung.

Titik Stop
: Waktu yang tepat untuk keluar dari posisi rugi
Tentukan kapan anda akan keluar dari pasar ketika mengalami kerugian. Strategi yang matang bisa menyelamatkan anda dari kerugian maksimal. Ada baiknya juga untuk anda berhenti sejenak sebelum membuka posisi lagi. Hal ini penting untuk menjaga kondisi psikologis trading anda agar tetap prima untuk membuka posisi trading selanjutnya.

Titik Exit
: Waktu yang tepat untuk keluar dari posisi untung
Menentukan lebih dahulu kapan anda akan keluar dari pasar ketika telah mendapatkan keuntungan juga penting. Ini bisa mencegah anda kehilangan profit didepan mata gara-gara arah pergerakan harga berbalik melawan prediksi anda.

Dalam rencana trading, anda juga harus menentukan sistem trading yang akan dipakai. Misalnya saja dengan menggunakan sistem breakout, kombinasi antara stochastic dan MA, ataupun mengkolaborasikan Fibonacci bersama MACD dan lain sebagainya. Sistem trading tersebut akan memberi suatu gambaran dalam membuka dan menutup posisi, menambah jumlah lot dan seterusnya.

Dengan berpedoman pada sistem trading, anda dapat membuat rencana trading yang baik sekaligus handal untuk menghindarkan anda dari kerugian yang telah siap menanti setiap saat. Jangan lupa untuk selalu tetap konsisten dalam menjalankan rencana awal. Selanjutnya, lakukan evaluasi secara periodik terhadap trading yang anda lakukan hingga mencapai keuntungan secara optimal.

Bayu mengenal dunia investasi saat masih studi di perguruan tinggi, kemudian berlanjut menjadi penulis mengenai berbagai jenis investasi dan strategi-strategi trading di Seputarforex. Bayu meyakini bahwa trading bukanlah mesin jackpot, dan kita harus terus belajar agar bisa menjadi seorang trader sukses.


arrow up arrow down
Arif.noor
bnyak trader yg ndak memperhitungkan rencana trading krn blm menganggap forex trading sbg peluang bisnis, tapi cuman sebagai area coba2 aja yg kalau lagi untung bs dapet profit
Rayhan Nugraha
tul gan, emang nubi2 masi pada nganggep forex bukan sebagai bisnis tapi ga lebih dari arena main aja. makanya mereka cepet masuk juga cepet keluar dibisnis ini. emang diliat dari gampangnya trading forex ini gampang mancing para nubi buat main prediksi aja. di akun demo sih boleh2 aja seperti itu, tapi di real jelas kaya bunuh akun sendiri kalo diterusin seperti itu cara tradingnya. emang belajar rencana trading agak banyak ditelnya tapi kalo udah nemu sisrem yang pas tinggal dipastiin aja konsistensinya.
Much Abidin
Disini waktu yang tepat untuk keluar dari posisi untung mungkin akan lebih mudah dilakukan dengan take profit. Tetapi untuk menentukan waktu yang tepat saat posisi rugi akan lebih sulit karena meskipun sudah ditentukan dengan stop loss, biasanya masih akan tergoda untuk menahan posisi trading dengan mengganti level stop loss dengan harapan harga akan segera berbalik arah.
Dani Nurhidayat
@much abidin: ane pikir kesulitanx nggak hanya di posisi rugi aja, pas lagi untung pun posisi tp juga rawan kena geser cuz justru trader bakal lebih dipengaruhi emosi trading buat memperbanyak profit pas dia lagi dalam keadaan untung. bakal lebih baik kalo dalam rencana tradingx juga disisipin soal emosi trading, yang biasax bisa dikontrol setelah ada hasil evaluasi trading
Bagus Ramadhan
@dani, betul gan, fktor psikologis mang srngkli jd urusan blkngn yg diperhatiin stlh ngurusin sgl mcm soal sstm trading. pdhl klo g dijaga bener2 efeknya bs bikin sstm trding kacau. tpi mksudnya bisa dikontrol stlh ada hsl evaluasi trdng itu gmn ya?
Dani Nurhidayat
@bagus: kalo dari segi emosi kan nggak bisa diatur gitu aja pas trading pertama kali. mesti dievaluasi dulu baru tau reaksi psikologisx gimana waktu posisi trading masih berlangsung. kalo pas trading emosi tradingx terbukti ngasih pengaruh buruk dalam pengambilan keputusan ya itu perlu dicermati supaya trading berikutnya nggak kayak gitu. penting juga diperhatiin soal kapan emosi trading berpengaruh ke posisi trading, misal pas waktu entry position atau pas lagi profit, exit positionx jadi nggak sesuai target dst.
Baskoro_ad
emosi trading diurusin belakangan. karena ini sesuai sama pengalaman. jadi makin banyak pengalamanny makin terlatih emosi tradingny. walopun udah paham bener gimana emosi trading yg baik tapi kalo belum terlatih pengalaman psikologiny g akan maksimal. yg namany teori sama praktek pastiny beda. apalagi kenyataan pasar forex yg aktif selalu ini fluktuasiny mmg bisa bikin yg belum pengalaman terpancing emosiny.
Erni
sip,
bisa jd panduan awal nyusun trading plan ni
thx seputar forex
Wahyup
kl sy pikir posisi stop loss dn tk profit bs sm2 dmasukan sbg titik exit. krn wlpn posisinya beda tp itu prinsipnya sm2 keluar posisi trdng. lgpula hsl trdng kl ga loss y profit, ga bs dua2nya. jd rncanakan titik exit yg trdiri dr stop loss dn tk profit lalu tunggu mn yg kena dluan.
Prisila
Hmm memang trader yang cuma make feeling rata - rata gag akan bertahan lama . Tapi sebenarnya ada juga loh trader besar yang sering make feeling , intuisi , spekulasi , kayak para spekulan itu , mereka biasanya udah pake feeling dan intuisinya juga kebanyakan bisa dipercaya. tapi yang begini justru mereka yang udah benar- benar pro , bukan lagi trader baru yang masih belom paham pasar forex . Intinya kalau mau main feeling bisa aja , ini bukan cara terlarang , asal udah master aja sama mekanisme pasar dan seluk beluk harga . Kalau belom terlalu paham tapi udah banyak main feeling , ya sama kayak judi dong namanya .
Adi Syahiri
para trader ahli yang sudah trading dengan intuisi itu pun pada awal karirnya juga menerapkan rencana trading. kalau di awal tidak menjalankan rencana, mana mungkin mereka bisa bertahan selama ini.

tapi sayangnya kadang ada trader yang baru profit sebentar sudah berani coba-coba meninggalkan sistemnya, mungkin sudah merasa bisa disejajarkan dengan mereka para ahli. padahal untuk sampai di tahap itu memerlukan waktu yang tidak sebentar. bisa lama sampai bertahun-tahun.

disiplin menjalankan sistem pun juga perlu dipertahankan sampai bisa mengembangkan akun dengan profit yang angkanya menjanjikan dan dalam kurun waktu yang tidak sebentar. dan kalaupun sudah berhasil dengan disiplin menjalankan sistem, apa perlunya kita menyimpang kalau tidak benar-benar diperlukan?
Agus Murti
hahahahah bener kalau emosi yang di dulukan, gak usah trading sama sekali aja bro, rugi waktu sama modal...
Rama Ilham
Tepat sekali, kalau mau trading hal yang pertama kali dilakukan ya merencanakan bagaimana dan langkah apa yang tepat buat trading kita nanti. Selain itu juga kita harus paham betul tentang manajemen keuangan kalau kita pas dapat profit. Jadi kalau anger management trader buruk ya, mohon maaf, trading forex tidak tepat sebagai alternatif investasi mu.  
Okha R
@Rama iya juga ya kalau trading forex dianggap enteng pasti banyak yang gak mau belajar apalagi cuma mengandalkan feeling dan gosip tertentu untuk ngambil start posisi, bahaya tuh. Bisa- bisa kena apes, akanya harus ada perencanaan trading yang tepat.