iklan

Teknik Trading Carolyn Boroden Si Ratu Fibonacci

Menjadi trader sukses dengan satu metode analisa teknikal bukanlah hal yang mustahil. Carolyn Broroden si Ratu Fibonacci membuktikannya, bahkan dengan setup trading jangka pendek.

iklan

iklan

Carolyn Boroden adalah analis teknikal dan trader wanita sukses yang telah mengarungi pasar selama lebih dari 30 tahun. Ia dikenal sebagai "Ratu Fibonacci" karena metode tradingnya yang berfokus pada analisa harga dengan Golden Ratio dari level-level Fibonacci. Apa saja kiat trading yang bisa dipelajari darinya?

Carolyn Boroden si ratu fibonacci

 

Tak Sengaja Jadi Trader

Carolyn tak pernah bercita-cita meniti karir sebagai trader ataupun analis di pasar finansial. Pada usia 18 tahun, ia bekerja sebagai sekretaris di sebuah perusahaan di Wall Street. Karena kerja kerasnya, Carolyn mendapat kesempatan untuk pindah ke Chicago dan bekerja di Chicago Mercantile Exchange. Di sinilah ia mulai tertarik belajar menjadi trader dan telaten mengembangkan skill terutama dalam hal analisa teknikal.

Carolyn Boroden baru menemukan analisa andalannya setelah berguru pada Robert Miner, seorang trader dan analisa teknikal populer pada masa itu. Setelah crash pasar saham 1987, ia tertarik mempelajari penjelasan Miner tentang rasio Fibonacci. "Yang paling penting (dari pengalaman tersebut) adalah saya belajar jika analisa juga bisa dilakukan pada poros waktu (time axis) market, yang sering diabaikan kebanyakan analis," jelas Carolyn dalam sebuah wawancara dengan Ilan Levy Mayer dari Cannon Trading.

 

Lebih Suka Jadi Analis

Setelah sukses menjadi trader dan mengembangkan karir hingga menjadi broker komoditas berlisensi, Carolyn Boroden mengaku lebih nyaman menjadi analis. "Yang terjadi kemudian adalah, ada orang-orang yang mulai menawarkan diri untuk membayar saya karena saya memberikan setup trading... Jadi saya lanjutkan saja dan membuka bisnis di bidang ini (sebagai analis)," tuturnya.

Saat ini, Carolyn Boroden merupakan salah satu pakar analis yang tergabung di Simpler Trading dan mengelola website fibonacciqueen[dot]com. Ia memiliki ruang trading khusus dan secara rutin menerbitkan analisa chart berikut setup dan sinyal trading untuk strategi intraday. Di penghujung hari, Carolyn kembali meninjau chart dari perspektif perdagangan instrumen tertentu; biasanya indeks saham, saham, atau aset futures. "Saya trading, tapi saya secara umum adalah seorang analis. Saya cinta pekerjaan saya," demikian ujar Carolyn.

 

Teknik Fibonacci Yang Digunakan

Walaupun sudah memiliki parameter tertentu dalam level-levelnya, Fibonacci tetaplah tool analisa yang memiliki sisi subjektif. Carolyn mengakui hal ini dan menyoroti bahwa setiap orang bisa berpatokan pada angka-angka Fibonacci yang berbeda.

Bagi Carolyn sendiri, angka Fibonacci yang diandalkan termasuk 382, 50%, 618, dan 786. Level 1618 serta 2618 menjadi angka favoritnya untuk Fibonacci Extension, dan level 100% ia gunakan untuk menentukan proyeksi simetris. Secara keseluruhan, Carolyn dapat menemukan peluang-peluang di level Fibonacci Retracement standar.

Analis yang pernah menulis buku berjudul "Fibonacci Trading: How to Master the Time and Price Advantage" ini biasa menggunakan tool khusus untuk membandingkan swing-swing harga di arah yang sama, dan memanfaatkan market timing untuk mengukur High ke High atau High ke Low.

Saat ditanya mengenai pentingnya back-testing untuk menguji keampuhan strategi trading, Carolyn Boroden menjawab bahwa ia lebih suka melakukan forward-testing. "Menguji (strategi) pada market yang masih running itu realistis. Saya telah berpengalaman di pasar ini sejak 1978. Saya punya waktu bertahun-tahun untuk menguji hasil kerja saya. Tentu saja tidak ada yang 100% berhasil, tapi ketika setup saya sukses, banyak di antaranya yang bekerja dengan baik. Ketika ada yang gagal, risikonya (sudah diatur) sesuai batas toleransi," katanya.

Menariknya, ia mengkonfirmasi bahwa trading dengan Fibonacci di time frame Daily cenderung sulit dilakukan karena pemicu entry-nya seringkali terlambat. Itulah mengapa ia lebih senang menggunakan time frame lebih rendah dan menawarkan analisanya sebagai setup untuk intraday trading. Carolyn berpendapat jika pemicu entry di time frame rendah bisa muncul pada saat yang ideal untuk meraih profit. Dalam hal ini, ia menggunakan crossing MA (Moving Average) untuk mendapatkan sinyal entry.

Berikut adalah video yang mencontohkan cara Carolyn Boroden mencari peluang entry:

Carolyn biasanya tidak masuk pasar dengan volume (lot) besar karena ia membuka sekitar 20 posisi dalam sehari. Target risiko ia tentukan berdasarkan parameter waktu dan harga, sehingga ia tahu kapan saat harus keluar dari pasar untuk menghindari kerugian lebih banyak. Mengenai target keuntungan, Carolyn mengacu pada rasio Fibonacci. Ia juga menyarankan penggunaan trailing stop pada pasar trending, untuk memperoleh keuntungan dari pergerakan besar dengan risiko yang tetap terjaga.

Tips terpenting dalam menggunakan analisa Fibonacci menurutnya adalah trading-kan apa yang dilihat, bukan yang diperkirakan. "Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya. Tunggu saja. Yang penting di sini adalah apa yang terlihat di chart, bukan opini atau ide," ungkap Carolyn.

 

Petuah Carolyn Boroden Bagi Trader Pemula

Fibonacci terkadang menjadi level-level yang seru untuk dipelajari. Namun, banyak "area abu-abu" yang perlu diwaspadai pemula. Karena itu, Carolyn Boroden menegaskan pentingnya pemahaman chart dan prinsip analisa teknikal sebelum memanfaatkan Fibonacci. Indikator teknikal bisa digunakan sepanjang trader tahu apa yang ingin dicari.

Tak lupa, Carolyn juga berpesan bahwa Money Management dan rencana trading memiliki andil yang besar untuk membentuk kebiasaan trader sukses. Berikut adalah kiat-kiat sang analis yang dirangkum dari berbagai sumber:

  • Memiliki strategi yang terencana bisa mengeliminasi mayoritas emosi trading Anda.
  • Trader sebaiknya mencatat aturan-aturan trading, termasuk yang berkaitan dengan risiko karena kerugian juga adalah bagian dari hal yang direncanakan.
  • Uji rencana trading di akun demo, lalu lanjutkan di akun real dengan dana kecil. Ingatlah bahwa mempunyai rencana trading saja tidak akan membantu kecuali Anda disiplin mengikutinya.
  • Dalam manajemen trading, mengatur risiko adalah yang paling krusial.

 

Disamping Carolyn Boroden, Fibonacci juga menarik perhatian trader sukses lain untuk menggunakannya sebagai tool andalan. Siapakah ia? Simak kisah lengkapnya di David Katz: Trading Trend Mudah Itu Pakai Fibonacci Retracement.

Download Seputarforex App

293109

Alumni Sastra Inggris Universitas Negeri Surabaya yang sekarang menjadi pengisi konten artikel di seputarforex.com. Aktif menulis tentang informasi umum mengenai forex, juga terinspirasi untuk mengulas profil dan kisah sukses trader wanita.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone