OctaFx

iklan

This Is Why I Love Fibonacci

Trading dengan menggunakan dasar Fibonacci sangat populer dilakukan oleh trader hampir di seluruh dunia. Walaupun ketika pertama kali menggunakannya tampak rumit.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Trading dengan menggunakan dasar Fibonacci sangat populer dilakukan oleh trader hampir di seluruh dunia. Memang sih, pertama kali saya diperkenalkan dengan Fibonacci, terus terang yang terbayang di benak saya adalah: ruwed abiss! Setelah hampir putus asa melihat chart yang dipenuhi coretan yang menurut saya bikin pusing, akhirnya saya jadi tertantang juga untuk mengetahui apa dan bagaimana Fibonacci ini, gara-gara ngeliat banyak temen trader yang ngaku in love dengan Fibonacci.

Fibonacci adalah seorang matematikawan Italia yang dikenal karena deret Fibonaccinya yang fenumenal: 1, 1, 2, 3 , 5, 8, 13. Deret ini dibentuk dari serangkaian angka dimana setiap angka adalah jumlah dari dua angka sebelumnya. Tapi dalam forex trading, acuan Fibonacci yang digunakan adalah rasio Fibonacci, yaitu: 0,236, .50, 0,382, 0,618, dll .

Kalo anda penggemar novel ataupun film science fiction, anda tentunya sudah mengenal keistimewaan deret maupun rasio Fibonacci lewat film The Da Vinci Code. Rasio Fibonacci ternyata bisa ditemukan di seluruh alam semesta serta menggambarkan keseimbangan di banyak struktur alam maupun adi karya ilmuwan dan seniman terkenal dunia.

Dalam forex trading, penggunaan rasio ini sangat berguna untuk menjelaskan gerakan "acak" dari harga pairs yang selalu ber-oscilasi mengikuti rasio ini. Rasio-rasio fibonacci secara umum menggambarkan level-level support-resistant, mungkin tidak akurat per pips, tapi tetap saja menurut saya cukup untuk menjadi patokan yang terkadang sangat mempesona.


Jika anda ingin menggunakan rasio Fibonacci dalam bertrading, anda cukup menentukan wave untuk menentukan high-low, kemudian anda tinggal munculkan indicator Fibonacci retracement yang tersedia di semua trading platform dan anda bisa lihat, bagaimana pergerakan harga cenderung mengikuti rasio-rasio Fibonacci sebagai support-resistant-nya.

Nah, kalau anda sudah mengetahui titik-titik support resistant, anda akan bisa menentukan kapan anda masuk dan keluar market. Memang, banyak trader yang menganggap Fibonacci terlalu rumit untuk diterapkan. Akan tetapi menurut saya, janganlah dulu memandang dari kerumitannya.

Kebanyakan bingung bagaimana patokan dasar menyesuaikan Fibonacci retracement ini. Yah, menurut saya, gak usah ragu untuk menarik-narik Fibonacci. Coba-cobalah saja dulu, nantinya anda akan menemukan bagaimana menggunakan Fibonacci ini secara lebih mudah dan menyenangkan. Toh, seperti kata mentor saya, gak ada "cara" yang salah kok, semuanya suka-suka kita ajah.

Awalnya, Greenpips merupakan ibu rumah tangga biasa. Namun, kemudian mengenal forex di perguruan tinggi, dan setelah itu memutuskan membuat tesis mengenai Expert Advisor. Paling suka menggunakan Fibonacci dalam trading.


Papapa
menurut ane sih ngg rumit2 amat, cuman tinggal narik dari swing high sama swing low apa susahnya? kan entar juga garis2nya langsung otomatis muncul2 sndri. tinggal diamatin bounce breaknya akja dari garis2nya beres.
Aji Fatona
@papapa, ya nyari swing2x itu yg lmyn susah gan, scr tu subjektif bgt. kl slh kn ntar analisax jg jd brntkn. pdhl fibo sbg sr srng d jdkn patokan bwt entri/exit & jg nyari sl tp. kl bnr si oke, kl meleset y bs rugi jg
Papapa
banyak2 latian dulu lah sama fibonacci, entar juga pasti terbiasa tau mana titik swing yang sesuai. lagian itu ngg ada yg bener atau salah. semuanya bisa dijadiin bahan analisa kalo kita ngamatinya bener. nih kata salah satu mastah disini kalo nentuin swing paling baik konsisten, ditarik dari harga penutupan atau harga tertinggi-terendah. kalo titik2 swing bisa konsisten kaya gitu bisa memperbesar peluang trading yang bagus dari fibonacii retracement.
S Ananda
Pergerakan harga cenderung mengikuti rasio-rasio fibonacci. Kok bisa?
Hari Santoso
Dengan fibonacci, trader biasanya tinggal melihat apakah harga akan sanggup menembus atau hanya bounce dari garis-garis fibonacci itu. Semakin sering garis-garis itu diuji, semakin valid posisinya sebagai level support/resistan. Maka dari itu, indikator ini juga bisa disebut sebagai leading

Dan karena banyak sekali yang menggunakan, fibonacci bisa juga disebut sebagai self-fulfilling indikator, yang dengan pengamatan yang sama dari indikator ini, pergerakan harga dapat mengikuti posisi order dari trader-trader dengan ukuran trading yang besar.

Tapi ini sendiri masi belum bisa diandalkan sebagai hal yang mematenkan efetivitas fibonacci, karena penarikan garisnya sendiri masih bersifat subyektif.