OctaFx

iklan

Tips Bebas Jeratan Overtrade

Overtrade (berlebihan buka posisi)? Apakah kita semua pernah melakukannya? Saya pikir..ya. Padahal, terlalu banyak buka posisi justru bisa menghancurkan akun trading kita.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Overtrade (berlebihan buka posisi)? Apakah kita semua pernah melakukannya? Saya pikir..ya. Berlebihan dalam membuka posisi sangat berpotensi untuk menghancurkan akun kita. Dalam keadaan sadar kita akan sangat menyukai aktifitas "membuka posisi", apalagi yang terus menerus menghasilkan profit.

Tanpa terasa, keasyikan terjerembab dalam keadaan sadar ini berubah menjadi tak sadar.. tahu-tahu..akun yang kita kelola telah berdarah-darah. Yang kita sadari hanya kenyataan bahwa kita telah berlebihan dalam membuka posisi. Selanjutnya, bagaimana seorang trader harus bersikap? Bagaimana gangguan "hantu gentayangan" overtrade ini, dapat diusir dari benak anda? Apakah ada cara yang bisa digunakan untuk menghindar dari jebakan overtrade?

menghindari jebakan overtrade

Sangat mudah.. segeralah membuat trading plan (rencana bertransaksi). Kenapa harus membuat trading plan sebagai solusinya? Dengan trading plan, kondisi overtrade dapat dihindari. Di dalam trading plan terkandung, paling tidak, gambaran tentang kapan harus open posisi dan kapan harus tutup posisi (baik dalam keadaan profit ataupun loss). Trading plan juga digunakan untuk “rem” agar laju open posisi anda terbatasi.

Jika anda masih bertanya-tanya, dibawah ini saya sajikan konsep trading plan yang akan mencegah anda terperosok dalam lubang overtrade.


1. Tetapkan jumlah transaksi (dalam suatu periode)

Banyak trader mempunyai kebiasaan untuk melakukan sebanyak-banyaknya open posisi dengan anggapan kebiasaan itu akan menghasilkan lebih banyak profit. Ketahuilah bahwa itu hanya sebuah mitos. Coba bayangkan anda hanya open posisi terhadap suatu trade dengan 2 kali sehari dan masing masing trade dengan 50 lot + akun standar + hanya 5 pip? Hitung totalnya dalam setahun..apakah jumlah tersebut masih kurang memuaskan? Atau malah anda berpikir itu terlalu besar untuk selevel anda? Silakan saja kecilkan lotnya. Jadi berapa kali anda harus open posisi dalam sehari? Kebanyakan trader menggunakan kebiasaan 2-4 kali sebagai jumlah yang wajar dan layak untuk membuka posisi. Pikirkan saja kualitas sinyal yang akan anda manfaatkan untuk open posisi dan bukannya memanfaatkan sebanyak-banyaknya sinyal yang muncul dalam sehari.


2. Selalu dalam ending yang positif (profit)

Jika dalam sekali periode (katakanlah sehari) anda telah merencanakan untuk membuka posisi 3 kali. Anda sudah menjalankan 2 kali open posisi dan mendapatkan untung $10 untuk masing-masing posisi. Jadi total anda mendapatkan $20. Karena trading plan anda sudah menggambarkan untuk 3 kali open posisi maka anda segera mencari kesempatan lagi di sinyal yang lain, namun ternyata kali ini anda mengalami loss $30. Anda mendapatkan 1 kali peluang untuk open posisi dan anda mendapatkan keuntungan $20. Maka total profit yang telah anda dapatkan dari ke-4 open posisi ini “hanya” $10. Mungkin anda hanya menganggap ini sebuah gurauan saja, masak sih dengan open 4 posisi hanya dapatkan sekian saja. Coba anda kembali ke logika di no 1. Anda tinggal tambahkan saja nilai lot per posisinya saja maka anda segera melihat hasil yang anda idam-idamkan bukan?


3. Siapkan rencana keluar dari keadaan buruk

Pergerakan pasar adalah hal yang mustahil untuk dipastikan arahnya. Ada kalanya hari anda benar-benar jauh dari harapan yang telah anda rencanakan. Hampir keseluruhan posisi anda berada dalam kondisi loss. Disini saya memcoba memberikan tips agar kondisi akun anda tetap dalam keadaan positif. Salah satu nya dengan menggunakan % dari nilai akun anda. Entah 2% atau 5%. Tetaplah jaga akun tersebut dalam keadaan positif. Atau anda bisa juga menggunakan akumulasi sinyal paling valid dari system anda yang “terpatahkan” oleh pergerakan pasar. Misal anda mendapatkan maksimal 3 kali sinyal paling valid dari system yang gagal maka anda akan berhenti open posisi hari itu.

Kata kunci yang ingin dicapai disini adalah keuntungan yang konsisten. Hal itu bukanlah sesulit yang hampir sebagian besar trader bayangkan. Anda hanya perlu tetapkan kedisiplinan yang kuat dalam mengikuti trading plan sehingga kondisi overtrade yang akan mengarahkan anda pada ketidak konsistenan profit bisa dihindari. (ditulis oleh: Dadang)

Kukuh Raharjo aktif sebagai penulis berita dan artikel di Seputarforex.com sejak tahun 2014 serta aktif juga sebagai freelance di dunia social media promotion. Sambil masih bertrading forex online, Kukuh Raharjo juga menggeluti dunia blogging dengan posisinya sebagai pengisi konten lepas.


Budi Pamulang
poin kedua sama ketiga saya rasa masih kurang praktis yah, soalnya kan tiap trader beda-beda sistem trading dengan kekuatan modalnya (managemen risk pula). Hanya segelintir trader ritel mampu membuka posisi sebesar 50 lot sekaligus meskipun target pip hanya sebesar 5-10 poin.

Toh tidak membatasi pula trader ritel dngn modal terbatas menggunakan leverage untuk membuka lot sebesar itu di kala dia mendapat kesempatan sinyal trading baik. Bagi saya sih itu situasional.

Terus poin kedua juga, kita sama sekali ga bisa memastikan untuk selalu mengakhiri trading untuk selalu profit terus. Trader intitusional yg bisa seperti itu, bukan trader ritel seperti kami
Hans
ya soal praktisnya kembali ke trader masing-masing, artikel ini kan hanya memberikan gambaran besarnya saja.
terus, masalah mengenai exit trading setelah profit itu juga otomatis kembali ke sistem trading trader masing2, kalo kena SL duluan ya apa mau dikata. Mending rehat dulu, terus evaluasi lagi sambil menyikapi sinyal trading yg lbih baik
Bank2tutfx
wkwkwk gile, 50 lot sekaligus, meskipun cuma 5 pip kalo salah arah langsung gulung tikar tuh yg bener aja dong.... resiko sama besar sama pake setengah lot tapi target 500 pip...
itulah gunanya position sizing, sesuaikan lot dengn mnjamen risk, terngantung pula pairnya.
Fxtokcer
biar greget pasang 50 lot di XAUUSD, bro, target pip 100 (cepet loh itu kalo di XAUUSD).... monggo, kalo profit bisa bw pulang 50k USD, langsung nyicil rmah mwah, ato beli mobil fresh dari showroom.... kalo profit.... kalo ga.... hiahahahahahaaha
Hariza
Kalo gak ya MC gan.