Advertisement

iklan

Trading Breakouts

62097

Trading Breakouts menarik untuk dilakukan, karena saat-saat terjadi breakout ini bisa dikatakan sebagai saat panen raya bagi trader.

acy

iklan

Advertisement

iklan

Pada artikel-artikel sebelumnya, kita sudah banyak membahas tentang chart pattern, antara lain double bottom/top, head & shoulder serta triangle. Sebenarnya, pemahaman tentang chart pattern tersebut adalah salah satu alat yang bisa kita pergunakan dalam trading breakout. Apa sih trading breakouts ini?

Intinya sih, kita memanfaatkan gerakan ekstrem dari pair sehingga kita bisa masuk di saat yang tepat untuk memanen pips. Siapa sih yang gak mau dapet pips besar dalam tempo yang singkat? Kayaknya semua mau deh. Nah, untuk bisa memanfaatkan saat-saat yang mengasyikkan ini, ada beberapa hal yang perlu kita ketahui. Yang pertama tentunya bagaimana kita bisa mengindentifikasi bakal terjadinya breakout ini.

Ada beberapa alat yang bisa kita gunakan untuk mengidentifikasi breakouts. Salah satunya adalah pemahaman tentang chart pattern seperti yang telah kita bahas dalam artikel-artikel terdahulu. Breakouts bisa terjadi sebagai kelanjutan dari sebuat trend, atau bisa juga berupa reversal dari major trend.

Breakouts pada market seringkali terjadi pada tingkat harga tertentu, misalnya saat level harga menyentuh level support-resistant, level fibo atau high-low harian atau saat terlihat pattern-pattern tertentu seperti di atas. Untuk bahasan tentang chart pattern ini silahkan anda ikuti di artikel terdahulu. Untuk kali ini, saya akan mencoba membahas cara lain mengidentifikasi breakouts, yaitu dengan menggunakan trendlines dan channel. Menggunakan trendline sebagai pengindentifikasi breakout bisa dilihat dalam gambar berikut:

Trading Breakouts
Pada ilustrasi di atas, trendline kita tarik dari low ke low dan berlaku sebagai support level. Saat harga menembus support level tersebut, biasanya akan terjadi breakout. Breakout juga bisa diidentifikasi dengan menggunakan channel seperti ilustrasi berikut:

Trading Breakouts
Trend line yang kita tarik berfungsi sebagai  support-resistant level. Pada channel  yang naik, saat harga menembus level support, kemungkinan besar akan terjadi breakout. Trading Breakouts memang menarik untuk dilakukan, karena saat-saat terjadi breakout ini bisa dikatakan sebagai saat panen raya. Namun demikian, kita perlu tetap waspada, karena ada pula saat terjadi breakouts yang "menipu".

Yah, namanya juga dunia nyata, kadang tidak selalu seindah dalam dongeng kan? Bagaimanapun, trading breakout ini adalah salah satu cara yang perlu kita ketahui sebagai salah satu senjata kita dalam memahami dan mengikuti tarian market.

Awalnya, Greenpips merupakan ibu rumah tangga biasa. Namun, kemudian mengenal forex di perguruan tinggi, dan setelah itu memutuskan membuat tesis mengenai Expert Advisor. Paling suka menggunakan Fibonacci dalam trading.


Vito Riyadi
Apakah ada kemungkinan kalau breakout ini ternyata selanjutnya nggak membentuk tren yang kuat, tapi break harga cuman bergerak sideways terus kemudian lanjut balik lagi ke tren utama?
Mick.54
@vito: bisa aja gan, itu biasanya yg disebut sama fakeout / fake breakout / breakout palsu. ini lebih sering terjadi malah, entah karena memang harga lagi retrace atau level srnya yg kurang akurat. kalo pengen bisa konfirmasi, pake price action gan... coba liat apa ada pola candle di level2 penting itu yg bisa konfirmasi breakout itu. butuh banyak belajar dan latihan sih buat ngapalin, tapi klo sudah paham ini cara yg bagus banget gan, profitable dan gampang
Vito Riyadi
Sepertinya menarik trading breakout ini, hanya pemilihan indikator yang digunakan ini sebaiknya yang mana? Karena banyak pilihan mulai dari trendline sampai garis support dan resistan yang diambil dari fibonacci dan bahkan juga pivot point.

Saya masih dalam tahap belajar, tapi dari informasi yang saya dengar penggunaan support dan resistan ini gampang2 susah, karena kalau fibonacci sifatnya subjektif, sementara kalau pivot point juga akurasinya kurang bagus. Jadi menentukan breakout lebih baik dengan indikator yang mana?
Rey S Jatmiko
vito.
kl ragu cb deh dcoba satu2 dlu biar ndak penasrn... kn ada akun demo, jd bs bebas coba2 trdng pake sistem apapun sbnyk apapun.

yg jls yg plng simpel dsni ya grs tren, krn cm mnghubungkn high-high atau low-low. cm kn g smua chart hrg bs ditarik sm garis tren dgn visual yg bgus gitu. scr harga blm tentu trending dgn kuat spnjng waktu.

yg lebih bs diinstal tiap wktu y sr, soal pake fibo atau pp, balik lg ke uji coba dulu, soalnya dua2nya jg ada kelebihan dn kekurangannya, jd g bakal tau efektifitasnya sblm dicoba.

ada lg kn sbnrnya indi2 tren yg bisa dijadiin sr dgn lbh fleksibel. kyk ma sma bb, jd trading breakout sbnrnya juga bs dilakuin dgn bnyk indikator.

yg paling efektif? jls perlu dicari tahu dulu lewat uji coba. tiap trader g akan punya pengalaman yg sama soal pemakaian indi2 ini.
Hardian Priyo
Setuju. Versi gampang konfirmasi breakout ni dari price action. Kalo versi susahnya ya pake indikator lain. Itu di trading breakout pakai channel ada konfirmasi dari MACD. Kalo jenis oscilator memang ampuh buat bantu analisa breakout kalo terjadinya reversal
Begadang Terus Bos?
teorinya sih kelihatannya mudah, tapi sewaktu benar-benar dipraktekkan haduh bikin jantungan beneran, soalnya seringkali kalo breakout gini sering ragu juga mau pake SL atau tidak, soalnya kan kalo pasang SL takut kesentuh duluan... kalo ga pake SL terus tiba-tiba harga reversal langsung pucat dah.