Trading Dengan Bollinger Band

100415

Bollinger Band memiliki ciri khas yang unik dan tidak dimiliki oleh indikator lain, bisa memperlihatkan volatilitas pasar sekaligus sinyal beli dan jual.

FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

Bollinger Band (BB) memiliki ciri khas yang unik dan tidak dimiliki oleh indikator lain. Pada saat volatilitas tinggi, indikator akan melebar. Dan saat volatelitas rendah, indikator akan menyempit. Jadi pada dasarnya, indikator akan menyesuaikan diri dengan gerakan dan khususnya volatilitas pasar.

Ada dua kondisi saat terjadi pembukaan trading dimana ketika terjadi tren, indikator akan mengembang dan ketika terjadi sideway, indikator akan mengecil. Jadi, Anda dapat dengan bebas memilih ingin open ketika terjadi sideway atau tren.

Pada saat harga cenderung lebih tinggi atau lebih rendah, pengamatan difokuskan pada garis tengah band. Dan ketika garis tengah band dilintasi atau diseberangi harga yang mengarah ke atas, maka secara otomatis dapat diketahui bahwa tren beli sedang terbentuk. Di sisi lain, saat garis tengah band dilintasi atau diseberangi harga yang mengarah ke bawah, maka secara otomatis indikator menunjukkan sinyal jual.

Trader yang mengandalkan sinyal yang ditunjukkan oleh indikator akan membeli ketika harga bergerak naik dan menjual ketika harga bergerak turun. Dan salah satu pendekatan yang paling sering diterapkan adalah aksi beli ketika harga melewati garis tengah Bollinger band.

Indikator BB yang di berada tengah sama dengan garis MA dengan tipe SMA yang diberi periode 20. Indikator BB dapat mengkonfirmasi apakah harga akan berbalik atau justru akan melanjutkan tren. Setelah itu, trader disarankan untuk menerapkan risk management dengan take profit yang lebih besar daripada stop loss. Anda dapat menerapkan perbandingan SL : TP dengan rasio 1 : 2.

Trading Dengan Bollinger

Dari gambar di atas disebutkan bahwa harga USDCHF telah bergerak turun hingga menyentuh Bollinger Band bagian bawah sebanyak empat kali dalam beberapa hari terakhir. Meskipun demikian, trader tetap harus waspada karena ada peluang terjadi kenaikan harga.

Yang paling penting adalah Anda diharapkan tidak melakukan aksi beli atau jual secara sembarang. Anda diharap untuk meneliti apakah terjadi sideway atau justru tren dan memprediksi pergerakan harga pada daerah dimana harga mendekati garis upper dan lower pada Bollinger band. Dengan mengidentifikasi suatu tren, Anda dapat mengetahui dengan persis kapan terjadinya. Saat garis tengah ditembus oleh pergerakan harga, itulah saat munculnya suatu tren.

Bagaimana kalau ternyata tidak terjadi tren? Jika demikian, biasanya harga akan cenderung kembali dan membentuk sideway. Anda diharapkan untuk berhati-hati dalam bertransaksi. Kesalahan sedikit saja dapat merugikan akun Anda. Agar terhindar dari kerugian, gunakanlah selalu stop loss atau cutt loss sesuai kemampuan yang Anda miliki.

SFTeam merupakan hasil kerjasama beberapa personel tim Seputarforex untuk menghadirkan liputan akurat dan bermanfaat bagi pembaca. Cakupan bahasan menyeluruh hingga menjangkau fundamental, teknikal, dan berbagai aspek trading forex lainnya.


Ismailsuryadi
(Pada saat harga cenderung lebih tinggi atau lebih rendah, pengamatan difokuskan pada garis tengah band.) Labih tinggi / rendah dr apa maksudnya ? ?
Budi Kharisma
ismail: mungkin mksudny adalah saat hrga bergerak naik atau turun & membentuk tren tertentu. sebenarny saat hrga sudah gagal breakout dr upper / lower band, trdr sdah bs menentukan posisi order, crossing pd middle band itu sbg konfirmator terakhir utk memastikan hrga yg brgerak naik/turun.
Ismailsuryadi
Kalau seperti itu berarti ini strategi bounce yang berlaku untuk kondisi sideways, Kalau range bollinger bands menyempit di saat kondisi seperti ini, bukankah trader akan terlalu terlambat kalau memasuki pasar dengan menunggu perpotongan pada garis tengah? Konfirmasi seperti apa yang diperlukan pada tahap pertama harga yang gagal break dari garis bawah / atas bollinger bands?
Hari Santoso
Pada kondisi pasar ranging, upper band dan lower band dari bollinger bands bisa bertindak sebagai level resistan dan support yang bisa menghasilkan sinyal entry dari terpantulnya harga pada kedua garis tersebut. Untuk memastikan bahwa harga benar-benar akan bergerak naik atau turun setelah mencapai batas bawah atau atas bollinger bands, trader bisa menentukan dengan price action, yang dilihat dari terbentuknya candlestick di area tersebut. Ini sekaligus dapat disebut sebagai sinyal fakeout, jadi dapat dilihat harga seakan-akan bergerak menembus bands dan membentuk tren baru, namun kemudian justru berbalik. Amati candle yang terbentuk di atas atau di bawah upper atau lower bands, tapi kemudian ditutup di dalam area bollinger bands. Selain itu bisa menambah konfirmasi dengan pola-pola double atau triple candlestick, sehingga tidak perlu menunggu harga crossing ke middle band untuk bisa melakukan entri posisi.
Fajar_sukriya
Mantap, bb emang salah satu indikator serbaguna, bisa sebagai sinyal breakout, volatilitas, n dipake trading untuk sideways maupun trending...