Advertisement

iklan

Trading Dengan Gaps

126929

Gap trading terjadi karena adanya event market yang mempunyai dampak kuat. Mengakibatkan terjadi gap harga pada pembukaan market pekan berikutnya.

acy

iklan

Advertisement

iklan

Banyak para trader yang bilang, kalau trading dihari Jum’at itu tidak aman. Benarkah ?

Trading di hari Jum’at, merupakan hari yang memiliki aura ‘misteri’. Kata orang tua, banyak pantangannya. Begitupun dengan trading, dapat dikatakan tidak luput pula dengan hal tersebut, Saking ‘misterius’nya, banyak juga para trader yang tidak mau trading di hari Jum’at.

Ditinjau dari pola kegiatan masyarakat pada umumnya, hari Jumat merupakan hari terakhir dari akitivitas bekerja, juga dalam dunia trading. Market pun libur. Semua beristirahat dan bergembira menyambut akhir pekan. Sebagai seorang trader terkadang bertrading dihari Jum'at atau di akhir pekan tidaklah terlalu membahagiakan. Mengapa?

Fakta Atau Mitos
Sebuah riset pun dimulai, berawal dengan mampir di forum yang satu ke forum trading yang lain, hingga bertanya ke rekan-rekan trader kenalan. Dimana pertanyaan yang saya ajukan adalah, apa mereka trading dihari Jum’at ?

Akhirnya saya pun memperoleh alasan, mulai dari yang masuk akal hingga yang ‘nyeleneh’. Seperti:

  • Trader dengan target. Ada trader yang memang tetap trading di hari Jumat, karena berhubung besok market akan libur, mereka tetap ingin target profit mingguannya tercapai.
  • Trader yang cuek. Biasanya trader yang sibuk bekerja, mereka bertrading secara normal, semaunya mereka mau open posisi. Bahkan ada yang memang sengaja membiarkan floating.
  • Trader tahayul. Mungkin terjadi pada para newbie yang kurang pede. Mereka dapat ‘masukan’ yang salah, kalau trading di hari Jumat itu kurang bersahabat, apalagi kalau sudah dikait-kaitkan dengan Jum’at Kliwon ataupun Friday the 13th.

Berhubung trading merupakan dunia ‘profitable’, maka harus ada penyebab yang logis dari setiap akar masalah yang ada.

Gap Trading
Alasan trader menghindari trading dihari Jum’at ternyata adalah untuk menghindari yang namanya: gap trading. Kenapa gap trading begitu ‘menakutkan’ ?

Gap

Gap trading terjadi karena adanya event market (news) yang mempunyai dampak sangat kuat, dimana efeknya tidak bisa sekaligus diserap oleh market pada hari itu. Sehingga pada pembukaan market pada pekan berikutnya, terjadi gap harga yang merupakan dampak lanjutan dari efek pekan sebelumnya. Besaran gap trading yang tidak selalu pasti pun kian menambah ketidakpastian trading dengan kondisi ini.

Gap trading di awal pekan terjadi karena nilai mata uang suatu negara yang dipengaruhi oleh banyak faktor, semacam faktor ekonomi, politik dan faktor-faktor lainnya yang terkait dengan kegiatan dan kejadian di negara tersebut.

Hal seperti ini tidaklah berpengaruh pada market yang sedang mengalami libur. Namun, terkadang kejadian atau peristiwa yang istimewa dapat membuat nilai mata uang sebuah negara melonjak atau bahkan anjlok, sehingga pada saat market buka di awal pekan, terjadilah sebuah lonjakan atau anjlokan harga pada suatu pair.


Memanfaatkan Gap

Jika dapat dimanfaatkan dengan benar, Gap trading bisa menghasilkan profit. Coba anda lebih teliti dengan yang namanya ‘gap market’, apalagi jika anda trading indeks. Trading indeks mempunyai nilai volatilitas yang sangat tinggi dan melebih trading forex, dimana keuntungan trading indeks sangatlah banyak.

Pada trading indeks keuntungan sebuah gap market akan sangat terasa, karena market indeks sering bergerak dengan trend yang cukup pendek, sehingga memaksimalkan keuntungan. Anda bisa melihat keuntungan dari sebuah gap market yang terjadi, jika dalam dua hari gap market tersebut tertutup, berarti biasanya pergerakan selanjutnya akan naik.

Namun gap pada trading forex juga dapat menguntungkan. Memang agak sulit memprediksi kemana arah gap market di akhir pekan. Jika anda melakukan trade pada hari Jumat dan gap market mendukung anda, maka anda berada dalam posisi yang menguntungkan. Tapi sebaliknya, gap market yang berlawanan dengan posisi anda justru akan memicu kerugian, target anda pun dapat sirna dengan sekejap, dan menyebabkan anda jatuh ke wilayah merah.

 

Solusi Terbaik

Dari pada bingung, mari kita ambil jalan tengahnya. Tradinglah dengan gaya masing-masing. anda dapat menghindari gap dan menutup posisi sebelum market tutup, atau membiarkan posisi terbuka di akhir pekan dan melindunginya dengan Stop Loss. Selain itu, anda juga dapat mencari gap trading, dengan memasang pending order menjelang market tutup di akhir pekan. Rekomendasi yang mudah dari saya, tradinglah pada gap market dengan menunggu saat pasar buka, dan jangan lupa terapkan money management.

Jadi, setelah membaca ulasan ini apakah masih normal jika kita menyebut Jum'at sebagai hari yang penuh 'misteri' untuk trading? Tentu saja tidak. Kita telah mendapat jawaban bahwa trader cenderung absen di hari ini karena market akan tutup atau terdapat gap yang biasanya muncul di awal pekan.

Bayu mengenal dunia investasi saat masih studi di perguruan tinggi, kemudian berlanjut menjadi penulis mengenai berbagai jenis investasi dan strategi-strategi trading di Seputarforex. Bayu meyakini bahwa trading bukanlah mesin jackpot, dan kita harus terus belajar agar bisa menjadi seorang trader sukses.


Dian Arfian
floating pas hari jumat sampe ke pembukaan market berikutnya bukan cuma berisiko loss besar kalo ada lonjakan harga, tapi juga kena biaya swap. mending pake saran master di atas aja.. peace
Rudi Mulyadi
Saran yang mana bos ? Ada banyak gitu macem nya ..
Dwee
ane mendingan tutup aja pas pasar udah tutup daripada nekat masih op karena buat ngejar profit mingguan ato iseng 2 manfaatin gap.

emang ane netapin target bukan di timeline mingguan sih, jadi gg ada effort seperti itu. lagian juga gg menjamin bisa terpenuhi seumpama dipaksain op cuma buat ngejar target mingguan kalo sinyalnya kurang bagus. yang ada kalo profit hasilnya gg seberapa, atau juga malah bisa rugi.
Fadlan Rizki
Setuju bung. Jempol deh. Gue lihat pake gaps juga analisanya susah. Terlalu banyak faktor yang diluar kendali kita. Pasang pending orderpun nggak akan selalu ampuh. Palagi kalo lonjakan bisa tiba-tiba besar. Mending trading tetep ngikutin harga yang berjalan lancar aja karna setelah gue pelajari trading gap ni ada teorinya tapi masih kurang meyakinkan juga. Salut aja deh sama mereka yang udah bisa berhasil n setia sama cara trading gap, tapi kalo buat gue sendiri daripada ngambil cara yang masih agak aneh ini mending milih yang lebih umum aja. Toh cara trading normal jumlahnya masih banyak banget yang layak dicoba.
Muchtar M
Ini bisa jadi saran yang baik kalau pemanfaatannya tepat, tapi rasanya resiko dan peluang tradingnya belum terlalu menjanjikan. Mungkin kalau suatu saat ada strategi khusus dan indikator buat gap trading ini akan bisa jadi alternatif yang banyak dipakai trader.
Amad.muniff
masih jarang liat trdr yg enjoy pake cara ini. malah biasanya kalo udah hr jumat pada krg berminat. cm kalo dr contoh gmbr itu kita ada posisi buy mang profitnya bisa lumayan bgt...
Yama
Klo d forex gap ini ndak mesti terjadi, cenderung jarang mlh terutama d pair 2 yg likuiditasny bagus. Klo d cek mlh d weekend tetep ada pergerakan mskipun pelan bgt n cenderung mendatar. D pasar manapun weekend emg waktu ndak tepat utk entri. Hr libur lbh banyak dimanfaatin bwt evaluasi atau bkn rncana baru. Mngkin krn d forex marketny bs jalan terus maka ada tips 2 trading gaps.
Dedy Heriawan
Kalau trading di hari Jumat mungkin banyak yg menghindar, tapi bukanx ngga ada sama sekali. mungkn pengaruhx ke volatilitas aja. tp kondisi pasar yg lg ngga rame kan juga masih bisa dimanfaatin. lagipula kalau ada news di hari itu juga bisa dipake momentum buat op. cuman kalau untuk floating sampe hari seninnya sih ya emang berisiko banget.
Amad.muniff
@dedy: tapi kalo trdng hr jumat liat peluang proftnya kayaknya ndak sebesar trading di hari2 lain, soalnya pasar forex udh mau tutup. drpd gitu mnding liat prospek smpe k pembukaan pasar selanjutnya. kalo arahnya yakin kan lumayan itu bs dapet profit dr lonjakan hrg. asal lmyn lebar sih kyknya bisa nutupin biaya swap jg.
Suyadi Rte
Ini mereka yng masih pada menghubungkan trading2 sm hal2 berbau mistis pasti banyakn dari indo aja deh. Hm gimana mau pada maju kalo mentalny masih seperti ini. Sy juga pernah jumpa ada trader yg udah bukan pemula tpi masih percaya barang beginian. Bolehlah percaya tp jangan diterapin bwt trading juga dong. Tiap pergerakan dimarket jelas ada penjelasannya. Bahkan ketika harga brgerak diluar prediksi, kalau ditelusuri psti ada hal rasional yg bisa menjelaskan itu... Jngn keburu mengartikan hal2 yg sdikit sulit djelaskan dgn hal mistis dululah.
Suparman
wkwkwkwkwk setiap pergerakan market ada alasannya. Ada indikatornya, dan biasanya ada pengaruhnya dari sisi fundamental. Misal saat rilis berita dan lain sebagainya. Gak ada hubungannya tuh sama hal2 berbau mistis.
Toni Riadi
lebarnya lonjakan harga saya rasa tidak ada hubungannya dengan besar biaya swap. swap bisa negatif dan positif. kalau positif tentu malah akan menambah keuntungan, sedangkan jika negatif akan mendapat komisi sesuai dengan selisih bunga dari pair yang ditradingkan. sementara lonjakan harga yang besar juga perlu dilihat dulu kemana arahnya, jika sesuai dengan posisi maka jelas lebih menguntungkan, namun bila sebaliknya maka akan semakin merugikan
Keliling2
gap di hari Jumat? serius luh? kalo di pair  major mah udah jarang banget sekarang, ya kalo trading saham atau pair eksotis....
Kalongmalam
ya karena di pair major itu likuiditasnya relatif lebih tinggi daripada pair-pair cross atau eksotis, jadi jelas aja jrang banget terjadi gap kecuali jelas2 hari libur..