Advertisement

iklan

Trading Di Akhir Pekan: Amankah?

Banyak trader menganggap bahwa trading akhir pekan, yaitu di hari Jumat, itu berbahaya. Kenapa demikian? Dan benarkan begitu?

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Dulu, saat awal-awal belajar trading forex, ada teman trader yang memberi saran, sebaiknya jangan trading akhir pekan, atau tepatnya di hari Jumat.  Dia begitu serius dalam memberikan saran tersebut, sampai-sampai kesan yang saya tangkap saat itu adalah: trading forex di hari Jumat adalah suatu hal yang "tabu"

Alhasil, selama beberapa minggu setiap hari Jumat, saya cuma buka platform dan asyik mengamati chart, kadang sampai berjam-jam, tanpa berani melakukan open position. Untunglah, kemudian saya coba mencari second opinion, bertanya kepada teman-teman trader yang lain, apakah trading akhir pekan itu benar berbahaya? Kenapa? Apa mereka juga tidak melakukan open position di hari Jumat?

 

Amankah Trading Di Akhir Pekan

 

3 Pandangan Trader Tentang Trading Akhir Pekan

Ada banyak jawaban yang saya terima saat itu. Mulai dari yang serius, seperti: iya, sebaiknya memang berhati-hati kalau trading di hari Jumat, apalagi di jam-jam akhir menjelang market tutup. Alasannya? Katanya sih karena hari Jumat untuk sebagian besar trader adalah hari terakhir untuk mengejar target mingguan, jadinya banyak yang agak nekat take profit.

Ada juga sih yang jawabannya lebih lugas. Katanya, baginya nggak ada bedanya antara hari Jumat dengan hari-hari yang lain, asal sistem trading yang dia anut mendukung untuk open position, ya open position-lah dia. Yah, bahkan katanya, seringkali satu posisi ada yang dia biarkan ter-floating selama berminggu-minggu!

Atau yang lebih konyol lagi malahan menjawab: owh… iya, bener… hari Jumat itu bukan "hari yang baik" untuk trading, terutama Jumat Kliwon. Kalau yang ini mah pakai indikator klenik mungkin. Hehehe!

Karena begitu beraneka jawaban yang muncul, akhirnya saya memutuskan: untuk tahu apa dan bagaimana efek trading di akhir pekan, saya harus mencobanya sendiri. Memang kurang mantap rasanya, kalau segala sesuatu tidak dialami sendiri. Termasuk juga mengalami sendiri loss atau profit, karena adanya gap yang kadang terjadi di akhir-awal pekan.

 

Fenomena Akhir Pekan: Gap

Jadilah akhirnya saya justru sering mencoba trading di hari Jumat. Hasilnya, terkadang nggak ada hal istimewa yang terjadi. Dalam artian, gerakan suatu pair tidak banyak melenceng dari sifat aslinya, dan di awal pekan kemudian juga tak ada gap yang terjadi. Yah, kalau gap cuma sekitar 5 pips mah masih wajarlah.

Tapi, terkadang juga terjadi gap yang lumayan besar di awal pekan. Saya bilang lumayan, karena bisa langsung melampaui TP (Target Profit) atau menyabet SL (Stop Loss) kita, hehehe…

Apa dan bagaimana sih sebenernya "gap" itu?

Secara umum, gap merupakan selisih yang besar antara harga penutupan akhir pekan dengan harga pembukaan di awal pekan berikutnya. Jadi, harga pembukaan di awal pekan berikutnya tidak sama persis dengan harga penutupan. Gap bisa sekecil beberapa pips saja, hingga tak terbatas jumlahnya.

Sebab mengapa terjadi gap, bisa dijelaskan karena nilai matauang suatu negara dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk tentunya faktor ekonomi, politik dan faktor-faktor lainnya yang terkait dengan kegiatan  dan kejadian yang dialami oleh negara bersangkutan. Berbagai macam kejadian tersebut tentunya tidak kenal yang namanya "libur", sehingga mau tidak mau tetap berjalan dan terjadi, meskipun di akhir pekan, saat market tutup. Nah, terkadang kejadian atau peristiwa yang istimewa dapat membuat nilai mata uang sebuah negara melonjak ataupun anjlok, sehingga pada saat market buka di awal pekan, terjadi lonjakan atau anjlokan harga pada satu pair. Itulah yang sering kita sebut sebagai gap.

Lalu, bagaimana kita menyikapi kemungkinan adanya gap tersebut? Yah, itu kembali kepada gaya trading masing-masing trader sih. Ada yang memang lebih memilih menghindari gap tersebut sehingga cenderung menutup posisi sebelum market tutup.

Ada juga yang membiarkan sebuah posisi terbuka di akhir pekan, hanya saja dilindungi dengan Stop Loss atau hedging/locking. Ada bahkan yang justru mencari keuntungan dari gap yang diharapkan terjadi dengan memasang pending order sesaat menjelang market tutup.

Semuanya kembali ke selera masing-masing trader sih. Anda bebas memlih, apakah akan menghindari, menghadapi atau justru mencari gap ini. Jadi, trading akhir pekan? Yah, kenapa tidak. Asal kita tahu dan sadar segala resiko yang mungkin terjadi, semuanya tergantung kepada kita sendiri. Tak ada hari yang tabu kok untuk trading. Lah, kalau semua trader libur di hari Jumat, wah, bakalan nggak seru tuh. Ntar pair nggak ada yang gerak dong?

Awalnya, Greenpips merupakan ibu rumah tangga biasa. Namun, kemudian mengenal forex di perguruan tinggi, dan setelah itu memutuskan membuat tesis mengenai Expert Advisor. Paling suka menggunakan Fibonacci dalam trading.


arrow up arrow down
Yahyazaenal
sedikitny trader yang milih waktu trading ni aja harusny sudah bisa jadi bukti cara trading ini bukan hal yang baik untuk dilakukan, kecuali trader sukanya yang out of the box yah baru lain lagi ceritanya...
Tomo19
@yahya: setuju gan, peluang yg ditawarin kl lagi ada emang menarik bgt. apalagi kalo prediksi soal gapx bener. wah bisa untung banyak tuh. tapi ane rasa itu jarang banget kl weekend, hampir langka malah. mungkin bisa jadi solusi buat yg lagi desperate kali
Nur Salim
Ini bisa juga loh dimanfaatkan buat trader yang sibuk baru punya waktu trading diakhir pekan..
Mr Chandra
Buat open posisi hari Jumat kayaknya masih lumayan wajar, tapi floating sampe pembukaan pasar berikutnya itu yang menurut sy rada aneh.
Darman
Ini memang terlihat berisiko, tapi yg namanya trading juga pasti semuanya berisiko. Tinggal diuji aja apa ini bisa dilakukan apa tdk. Toh akses akun demo skrg udah gampang bs didapetin scr gratis pula. Klo ternyata sesuai knp ini gag dimanfaatkn sbg alternatif dpetin peluang tambahan? Sp tau justru mlh bs mngandalkn dr cr trading ini. Buktinya sdh ada juga kn trader2 yg malah sengaja ingin ambil peluang dgn manfaatkan gap. Berarti cr trading weekend sprti ini jg bisa menguntungkan toh?
Hari Santoso
Daripada melihat ini sebagai kewajaran dalam trading, lebih baik dianggap sebagai peluang saja. Dengan informasi ini, mungkin bisa dilihat peluang trading dari situasi di akhir pekan ini. Tapi kalau merasa tidak cocok ya sudah abaikan saja. Mungkin cara ini tidak umum, tapi memang ada yang menggunakannya, dan malah ada yang sengaja mencari gap itu karena sebelumnya pasti juga berhasil mendapat profit dari cara ini. Lagipula tidak banyk pergerakan harga di akhir pekan. Jadi posisi yang terfloating tidak akan menghadapi resiko yang tinggi. Malah kalau ada gap yang lebar di pembukaan market bisa sangat berpeluang untuk mendapat profit dengan cara yang tidak biasa.
Mr Chandra
@Hari: gapnya akan menguntungkan kalau posisi tradingnya tepat. kalau nggak ya malah merugikan banget. lagian kalau ternyata nggak ada gap yang berarti juga hasilnya bakal sama saja. mending waktu weekend itu dibuat liburan aja. biar bisa fokus buat trading utama di hari-hari biasa.
Rian Wijayanto
teknis nya kalau mau masang pending order di waktu weekend musti di pasang atas bawah. jadi ketika market bergerak di awal pekan akan ada salah satu order yang tereksekusi dan disaat kita pantau tinggal batalkan salah satu pending yang ndak terkena. hanya saja perlu telaten pasang pending di penutupan pasar hari jumat dan cek pagi pagi sekali di opening hari senin. karna ada meleset sedikit kalau dua2 nya kesabet malah sama aja jadi nya..
Andikaa
Koq bisa kena 2 2nya bos?
Rian Wijayanto
bisa kalau pas dibuka volatilitas harga cukup kenceng atau pending order yang dipasang terlalu sempit. kalau seperti ini bukan cuma gagal persiapan entrinya tapi juga rugi dispread. buka 2 posisi berarti juga kena charge spread dobel.
Jarot Ok
dibanding resiko trading gap yang banyak dikawatirkan kawan - kawan di atas, malah lebih bahaya weekend trading karena motivasi ngejar target mingguan. seperti yang disebutkan diatas tadi, hari Jumat untuk sebagian besar trader adalah hari terakhir ngejar target mingguan, jadinya banyak yang rada nekad take profit
inilah knp kurang baik target profit ditentukan scr mingguan apalagi harian, bisa bikin trader nekad melanggar rule tradingnya sendiri
Nadir
Setuju, Malah mending jangan ada target yg bener" pasti. Sebagai awal mungkin cukup breakeven, terus kedepan tentuin dalam range aja. Yg penting lihat perkembangan trading gg cuma di besar profit tapi juga apa uda bisa disiplin menjalankan sistem atau blm..
Syamsul
Iya saya pemula, tapi saya mulai paham....

kemarin hari pertama main, saya langsung ambles 1juta-an, gara2 lambang sepersekian detik deposit saya masuk, margin call lewat deh, namun Alhamdulillah hari kedua langsung bayar lunas utang sebelumnya, malah profit sampai 500rb, Alhamdulillah...

Kesabaran emang dibutuhkan, dan strategi tentunya....


Sumali J.
Trading di akhir pekan biasanya sih memang volatilitasnya kadang2 luar biasa, soalnya dibarengi sama rilis berita besar seperti NFP AS, jadi harga bisa bergerak hingga ratusan pip di pair-pair major. Bagi saya justru itu tantangan sih, soalnya dengan volatilitas tinggi potensi untungnya juga paling tinggi.
Haris
Akhir pekan, bukannya pasar sudah tutup ya kak?