iklan

Trading EUR/USD Di Binary Options

Seperti apa cara trading EUR/USD terbaik di binary options? Artikel ini akan membahas tuntas bagaimana cara memanfaatkan fitur trading binary options untuk memaksimalkan peluang dari pair EUR/USD.

iklan

iklan

Forex adalah salah satu instrumen trading di binary options yang menarik banyak minat trader karena tingkat likuiditasnya yang tinggi. Binary options sendiri banyak dikenal sebagai salah satu alternatif oleh banyak trader forex yang ingin bertrading dengan lebih mudah. Salah satu pair yang paling populer untuk diperdagangkan di pasar forex, EUR/USD, adalah jenis instrumen yang memiliki kondisi trading terbaik di binary options. Ini terbukti dari terbukanya akses untuk jenis trading yang umumnya tidak dapat digunakan jika menggunakan pair-pair lain selain EUR/USD.

Situasi tersebut tidak mengherankan, sebab EUR/USD memang terbukti sebagai pair yang mengambil porsi perdagangan paling besar dalam trading forex. Bukan hanya karena likuidatasnya yang tinggi, tetapi juga pergerakannya yang tidak terlalu pasif namun tidak pula terlalu fluktuatif. Setiap saat, banyak trader yang melakukan transaksi dengan EUR/USD di pasar forex dan berharap untuk memperoleh keuntungan dari pergerakan harga di pair ini. Lalu, bagaimana dengan trading EUR/USD di binary options?

Trading EUR/USD Binary Options
Tak jauh berbeda dengan cara trading di spot forex, trading EUR/USD di binary options juga dilakukan dengan memperkirakan apakah harga akan bergerak ke level yang lebih tinggi atau rendah dari harga saat ini. Namun, karena adanya beberapa perbedaan seperti penetapan expiry time sebelum option ditempatkan, ataupun absennya fitur stop order yang berfungsi untuk mengantisipasi kerugian, trader binary options perlu memperhitungkan pergerakan harga EUR/USD dengan lebih seksama jika ingin memperoleh profit dari kegiatan trading mereka.

Hal tersebut tidak lantas membuat trading dengan EUR/USD menjadi lebih rumit di binary options. Ada banyak fitur khusus yang dapat mempermudah trading jika bisa dimanfaatkan dengan baik, seperti variasi jenis trading dan pilihan waktu bertrading dengan variasi expiry time yang fleksibel.

 

Trading EUR/USD Dengan Berbagai Jenis Trading Di Binary Options

Adanya variasi pada jenis trading yang tersedia di binary options membuat trading bisa berjalan dengan lebih mudah. Anda tidak hanya harus memperkirakan strike price di posisi yang lebih tinggi atau lebih rendah dari harga saat ini dengan tipe high/low, tetapi Anda juga bisa menggunakan touch options ataupun boundary options.

Touch/No Touch bisa Anda gunakan untuk menetapkan suatu target harga yang akan tersentuh atau tidak tersentuh sebelum expiry time dari option Anda habis. Jenis trading ini terbilang lebih mudah sebab target hanya perlu tersentuh atau tidak tersentuh agar option Anda dikatakan berhasil. Sementara itu, In/out of boundary dapat dimanfaatkan apabila Anda meyakini harga akan berada di dalam (in) atau di luar (out) suatu range. Tipe trading ini memungkinkan Anda untk bisa menentukan target dengan lebih fleksibel.

Pada trading dengan EUR/USD, Anda bisa menyesuaikan penggunaan jenis trading sesuai dengan kondisi market dan volatilitas harga dari EUR/USD.

 

1. Trading EUR/USD Dengan High/Low Options

Sebagai salah satu jenis trading yang paling mendasar di binary options, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan trading Anda dengan high/low options. Pada trading dengan EUR/USD, harga cenderung mengalami breakout ketika terdapat rilis data fundamental yang penting.

 

Jika belum ada faktor fundamental lain yang mampu mempengaruhi pergerakan EUR/USD, maka harga akan berada dalam kondisi trending. Ketika sinyal trading mengindikasikan potensi breakout, Anda tentu bersiap untuk mengambil keuntungan dengan bertrading sesuai arah pergerakan harga yang umumnya akan membentuk tren di satu arah setelah breakout terjadi. Di sinilah letak keuntungan dari penggunaan high/low options, karena Anda dapat memilih "high" atau "call" untuk prediksi breakout harga ke atas, dan juga "low" atau "put" jika Anda memperkirakan harga akan breakout menembus support.

 

  • Trading EUR/USD Dengan Strategi Breakout

Mengantisipasi terjadinya breakout memang bukanlah hal yang mudah, namun ketika hal ini terjadi, Anda bisa mendapatkan arah pergerakan harga dengan lebih jelas karena harga cenderung menguat di satu arah. Kondisi ini dapat Anda manfaatkan untuk menempatkan option dengan jenis trading high/low.

Trading EUR/USD Dengan Strategi Breakout
Pada contoh chart di atas, terlihat bahwa breakout harga yang terjadi setelah harga menembus level support mencerminkan tren bearish yang cukup kuat. Peluang terbesar tentu ada di awal breakout, karena expiry time bisa ditentukan dengan lebih leluasa. Namun ada baiknya juga jika Anda menunggku konfirmasi breakout dengan mengamati price action yang terbentuk di area support ataupun menunggu hingga beberapa candle terbentuk seusai candle pertama menembus level support. Dengan cara ini, option "put" Anda akan lebih terkonfirmasi karena penguatan tren yang terjadi setelah breakout harga umumnya berlangsung cukup lama dan terbentuk secara meyakinkan.

 

  • Strategi Trend Trading Binary Options Dengan EUR/USD

Jika Anda tidak memiliki kesempatan untuk entry di awal pembentukan tren, Anda juga masih bisa menempatkan high/low options sesuai dengan tren yang sedang berlangsung. Menganalisa pergerakan EUR/USD yang sedang trending bisa dilakukan dengan memanfaatkan indikator teknikal. Contoh setup chart trading di bawah ini menampilkan penggunaan indikator tren Parabolic SAR dengan kombinasi MACD.

Strategi trend trading binary options dengan EUR/USD
Uptrend pada chart EUR/USD di atas terkonfirmasi ketika titik Parabolic SAR berada di bawah harga dan MACD bergerak naik dari level minus ke area positif. Dari kondisi tren bullish tersebut ada banyak kesempatan untuk menempatkan option "call" ketika titik parabolic SAR masih berada di bawah candlestick, yang mengisyaratkan kelanjutan tren bullish.

Sinyal exit baru muncul ketika titik Parabolic SAR berpindah ke atas, dan garis sinyal bersilangan dengan area MACD. Meski pada binary options Anda tidak bisa melakukan penutupan secara manual pada posisi option yang terlanjur ditempatkan, Anda bisa menggunakan fitur Early Closure jika broker binary options Anda menyediakan fasilitas tersebut. Langkah ini efektif untuk mencegah kerugian jika expiry time Anda belum akan berakhir ketika indikator sudah memberikan sinyal pembalikan tren.

 

2. Trading EUR/USD Dengan Boundary Options

Selain pergerakan breakout dan tren, EUR/USD juga memiliki pergerakan sideways.
Meski banyak yang mengatakan bahwa peluang trading terbaik ada pada kondisi market yang fluktuatif, Anda masih bisa memanfaatkan pergerakan harga yang masih sideways untuk meraih keuntungan. Bahkan, mempelajari cara trading di pasar ranging bisa sangat diperlukan karena:

  • Kondisi sideways sering terjadi, bahkan bisa lebih sering muncul dibandingkan pergerakan tren
  • Trading pada kondisi harga yang sideways bisa memberikan stabilitas yang diperlukan untuk mempermudah analisa trading Anda.

Pada pembahasan mengenai jenis trading boundary options, telah dijelaskan bahwa opsi ini memberikan solusi yang paling tepat untuk menunjang kualitas trading saat kondisi pasar sedang sideways. Boundary options memungkinkan Anda menentukan batas atas dan batas bawah sebagai target range yang perlu dicapai ketika expiry times tiba. Dengan mengandalkan teknik trading sideways Anda bisa menentukan batas-batas harga yang diperkirakan tidak akan mampu dilewati oleh pergerakan harga dalam jangka waktu tertentu.

Boundary trading eur/usd
Apabila hasil analisa Anda telah dapat memberikan gambaran support dan resisten yang cukup meyakinkan seperti pada gambar di atas, Anda bisa memilih opsi boundary "in" untuk memperkirakan bahwa dalam beberapa waktu ke depan harga belum akan mampu bergerak keluar batasan range tersebut. Batas atas bisa ditentukan sesuai dengan resisten, sedangkan batas bawah dapat disesuaikan dengan level support.

 

3. Trading EUR/USD Dengan Touch Options

Touch options sangat efektif jika dimanfaatkan pada kondisi market yang fluktuatif, dimana pergerakan harga mengalami lonjakan volatilitas dan harga tidak menunjukkan arah pergerakan yang pasti. Dengan memilih opsi "touch", Anda dapat menentukan target harga tertentu agar bisa tersentuh sebelum expiry time Anda habis. Meski target harga hanya tersentuh sekali, option Anda tetap akan berakhir in-the-money walaupun option tersebut ditutup ketika harga berada di posisi yang berlawanan dengan level target harga Anda.

Untuk memperjelas cara bertrading dengan touch option ini, coba perhatikan contoh grafik berikut:

touch trading eur/usd
Dalam grafik di atas terlihat bahwa EUR/USD menunjukkan volatilitas pergerakan harga selama 2 hari. Apabila Anda ingin menempatkan option pada pukul 6 sore dengan expiry time harian, Anda mungkin merasa bingung untuk menentukan arah pergerakan harga berikutnya, apakah akan membentuk tren baru ataukah bergerak dalam batasan range yang sempit.

Dalam situasi seperti ini Anda bisa memilih opsi "touch" untuk membantu trading binary options Anda. Anda bisa memilih opsi "touch" dan menentukan target harga yang akan tersentuh di level 1.2980. Pada saat option Anda ditutup di jam yang sama keesokan harinya, option Anda dapat dikatakan berhasil karena harga sempat menyentuh level tersebut, meskipun pada saat option Anda ditutup harga berada di atas level 1.3000.

Apabila Anda suka bertrading di kondisi pasar yang lebih tenang dengan pergerakan harga yang cenderung sideways, Anda bisa memilih tipe trading in/out of boundary (boundary options) . Namun jika Anda trading pada saat EUR/USD sedang mengalami volatilitas yang tinggi dengan pergerakan harga yang tidak menentu, touch/no touch (touch options) bisa menjadi jenis trading yang tepat untuk Anda.

 

Menyesuaikan Trading EUR/USD Dengan Waktu Trading

Expiry time merupakan fitur khusus dari binary options yang memungkinkan Anda untuk mengatur sendiri waktu penutupan dari suatu option. Pemanfaatan expiry time umumnya berkaitan dengan cara bertrading Anda. Bagi trader jangka pendek, expiry time mungkin bisa ditentukan pada tingkat jam hingga menitan. Trading dengan metode seperti ini bisa memanfaatkan karakteristik EUR/USD di tiap-tiap sesi untuk bisa menggunakan jenis trading binary options dengan sesuai.

Sebagai contoh, pada sesi Tokyo pergerakan EUR/USD biasanya cenderung flat karena minimnya rilis data fundamental penting yang mampu mempengaruhi pergerakan EUR/USD secara signifikan. Dengan demikian, Anda bisa menggunakan strategi sideways dan memilih jenis trading boundary options untuk memaksimalkan peluang trading Anda.

Sebaliknya, di awal pembukaan sesi London yang umumnya dibarengi dengan breakout EUR/USD di arah tertentu, Anda bisa memilih menggunakan strategi breakout dan mengeksekusi option Anda dengan high/low options. Sementara untuk trading di sesi New York, trader bisa memilih touch options untuk mengantisipasi volatilitas pergerakan EUR/USD yang cenderung meningkat, terutama pada saat terjadi overlap antara sesi London dan New York.

Di sisi lain, trader jangka panjang umumnya lebih senang untuk memilih expiry time harian, mingguan, hingga bulanan. Trader jenis ini umumnya melakukan analisa fundamental yang lebih mendalam dengan memanfaatkan indikator teknikal dan analisa pada timeframe yang lebih rendah untuk mencari posisi entry.

Trader EUR/USD umumnya akan lebih mudah dalam mendapatkan informasi tambahan dari sumber eksternal karena banyaknya media finansial yang mencermati situasi fundamental dari perekonomian Amerika Serikat dan Zona Euro. Meningkatkan peluang kerberhasilan trading dengan EUR/USD sebenarnya mudah saja. Anda hanya perlu memanfaatkan karakteristik dari pergerakan pair ini dan fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh broker  untuk bisa memaksimalkan hasil trading.

Variasi jenis trading, pilihan expiry time, hingga fitur early closure merupakan beberapa contoh layanan broker binary options yang dapat mendukung trading EUR/USD Anda. Selain dilengkapi dengan materi analisa yang lengkap, trading EUR/USD di binary options dapat memungkinkan Anda untuk mengolah perencanaan trading dengan metode yang lebih fleksibel dan menguntungkan.

226891

Alumni Sastra Inggris Universitas Negeri Surabaya yang sekarang menjadi pengisi konten artikel di seputarforex.com. Aktif menulis tentang informasi umum mengenai forex, juga terinspirasi untuk mengulas profil dan kisah sukses trader wanita.

Dwi Murdin
Memang kalau tradingnya harian dan dalam kondisi normal, masuk akal pilih jenis option menurut sesi pasarnya. Seperti kalau breakout memang bagus di opening sesi london. Cuma sayangnya nggak semua broker binary ada touch ato boundary tradingnya. Klo sy lihat yg masih umum ya masih high-low aja. Di 24 option emang pilihannya banyak, tapi ane kurang sreg sama platformnya. Juga kayaknya yg touch sama boundary aktifnya cuman dijam2 tertentu aja, plus nggak bisa dicoba demonya. Ada rekomendasi broker yg bisa melengkapin kekurangan2 ini nggak ya?
Kurnia Wahyu
setau ane yg banyak pilihan & demo gratis binary.com. trader indo kayanya juga banyak yg nyobain disana. disamping iqoption. tapi iqoption klo ndak slh cuma highlow aja. cumn platformnya lbh bagus. klo di binary.com agak beda gitu platformnya. ane sendiri perlu waktu adaptasi bwt belajar trading binary disono
Adrianto Luki
Setuju.
Ini dia yang bikin trading bo menarik sekaligus menyusahkan.
Menariknya tampilan platform dari broker ke broker hampir selalu beda, kita g bakalan jenuh sama platform mt4 kyk di broker2 forex Tapi ya itu, mungkin perlu penyesuaian spy bener2 paham sama cara kerja platformnya
Juga yang rada menghawatirkan kalo platform2 begitu pergerakan harganya bisa diatur sendiri sama broker g yah??
Eki
siiip.. eurusd emang enggak heran sering dipake dimana - mana... selalu jadi favorit trader bahkan di binary options sekalipun... pair forex mungkin yg paling mainstream nih.. hehehe
Leon
Makasih atas rekomendasi" strategi tradingnya. Tapi yg belum sy dapat disini waktu expiry time berapa yg bisa sya pakai? Kn ada pilihan expiry 1 menit, 1 jam, 1 hari, dsb. Krn di binary cara tradingnya exitnya diatur di awal posisi, maka kita tdk bisa close manual seperti diforex. Jd dgn strategi" diatas sebaiknya expiry diset dimana? Tks.
Roby Ismail
Pengaturan expiry time bisa mengikuti time frame. Semakin kecil timeframenya, maka semakin pendek expiry time yg bisa dipilih, sebaliknya makin besar time frame, makin panjang juga expirynya. Ini sebenarnya diatur dalam sistem trading, apakah mau trading jangka pendek, menengah, atau panjang.

Misalkan untuk trader jangka pendek, sudah terbiasa trading dgn time frame 5 menit, maka expirynya bisa 5 menit, 10 menit, atau 30 menit. Yg dengan time frame 1 jam, bisa memilih expiry hourly.

Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone