Trading Sistem Saya Profitable, Namun Kenapa Loss?

Semua sistem yang digunakan adalah hanya alat bantu saja. Alat bantu tersebut kadang menguntungkan pada satu saat, dan di lain waktu kadang kurang menguntungkan.

acy

iklan

Advertisement

iklan

"Saya Mulai Trading Real account baru sekitar 2 bulan. Depo 500 USD, Sekarang tinggal 200 USD. padahal trading system saya profitable, nggak tahu kenapa saya sering loss. saya Trading TF H1"

"Saya punya contoh permasalahan buy nih, kan saya ada patokan analisa buy kalo saat grafik candle menurun namun body candle semakin mengecil dan menggunakan MA jika indikator di bawah grafik, maka trend yg terjadi adalah bullish (trend naik). trus gimana kalo ternyata grafik candle naik dan indikator MA ada dibawah grafik? kira-kira pilih yang mana? buy atau sell?"

Demikian contoh-contoh pernyataan dan pertanyaan yang datang dari kawan kita. Penulis ingin mencoba mengulas hal ini berdasarkan pengalaman penulis sendiri. Mungkin uraian bahasannya adalah ADAKAH SYSTEM TRADING YANG PROFITABLE?

sistem trading profitable

Pendahuluan/Ulasan
Indikator apapun, termasuk candle adalah Alat bantu untuk menganalisa harga. Ada kalanya indikator false. Candle Akurat. Adakalanya Candle false, fundament akurat. Adakalanya fundament akurat, candle dan Indikator Fals dan seterusnya. Ada jargon-jargon yang sering saya jumpai:

TRADE NO INDIKATOR NO NEWS, NO EA
TRADE WITH  NEWS
TRADE WITH FUNDAMENTAL
TRADE WITH CANDLE, safe and profitable
TRADE WITH EA, safe and profitable
Dan lain-lainnya,

Tapi ujung-ujungnya, "Gunakanlah SL untuk antisipasi. Dan Money Management dengan ketat. Jangan lebih dari .... %". Ternyata para trader yang menggunakan jargon-jargon tersebut di atas, sadar betul bahwa market bukan milik nenek moyangnya.

Bagaimana menyikapi ini semua?
Sekali lagi, semua sistem yang digunakan adalah hanya alat bantu saja. Alat bantu tersebut kadang menguntungkan pada satu saat, dan di lain waktu kadang kurang menguntungkan. Dan sebagai buatan manusia, tentunya sistem trading tak dapat 100% benar dalam menebak-nebak masa depan. Dengan kata lain, loss sekali waktu itu masih wajar.

Loss baru akan layak dipermasalahkan jika loss itu ternyata terus membesar dan bahkan jika dihitung-hitung maka semua modal Anda termakan loss. Kalau itu terjadi, maka solusinya ada di tangan Anda sendiri. Pengalaman-pengalaman yang selama ini Anda hadapi itulah solusinya. Anda bisa menarik kesimpulan dengan sistem yang Anda gunakan selama ini. Apakah sudah waktunya sistem trading diganti, atau fasilitas trading Broker lah yang bermasalah, atau lainnya.

Bagi yang menggunakan candle, yang perlu di ketahui pola candle tiap broker kadang berbeda-beda. Hal ini disebabkan oleh Time Open, atau jam server dari broker yang bersangkutan. Untuk hal ini silakan dicek, lakukan penelitian. Cari teman yang Trade di broker yang berbeda atau download MT4 tiap broker 5 -10. Perhatikan time-nya. Maka Anda akan lihat, time servernya berbeda-beda.

Mulai terjun di dunia trading akhir tahun 2009. Pertama kali belajar konsep Money Management dari seorang trader Jepang, kemudian berlanjut otodidak. Strategi trading berpatokan pada level Support dan Resistance (Supply and Demand), dengan dasar High Low yang pernah terjadi, ditunjang range market yang sedang berlangsung dan pembatasan risiko.


Azhar Purwanto
nah sebetulnya pola candle muncul beda di tiap platform broker itu merugikan nggak sih kalo kita tradingnya di satu broker aja? Kalau cuman fokus menganalisa satu platform kan tinggal mengikuti pergerakan harga disitu dan order juga bisa menyesuaikan aja.

Apa sebetulnya melihat platform dari broker lain itu perlu untuk membandingkan? Selama gw merasa fine2 aja tetep aman kan kalau tradingnya bisa fokus di satu broker?
Firman Aja
Itu tradernya yang nanya kok rada aneh ya, masak sistem trading yang dipake itu sudah bawa loss sampe 300 USD dibilang profitable. profitable darimananya? apa itu rekomendasi dari orang lain yang sudah pernah make sistem itu trus buat dia profitable gitu? kalo menurut ane sih, dia bisa bilang profitable itu harusnya kalo dia udah berhasil bawa keuntungan dengan sistem itu. jadi bicara berdasarkan hasil, kalau ujung2nya malah rugi sampe ratusan dolar gitu ya mana ada yg percaya kalo sistemnya profitable?
Okto Mulyanto
@firman aja.... bisa jadi sebelumx dia uda pernah nyoba pake sistem itu dan profit, bisa jadi di akun demo, atau di akun real tapi ditrading2 sebelumx. disini seharusx ditanyakan supaya bisa kasih jawaban yang tepat, apa sebelumx sudah bisa profit dari sistem trading itu, kalau sudah berapa persentasex, dan apa sudah pakai money management, kalau sudah bagaimana pengaturanx. saya yakin trader yang sudah punya sistem trading sadar betul akan resiko ketidakakuratan indikator, candle, dan alat bantu lainx. bahkan mungkin mereka juga sudah punya manajemen resiko sendiri. disini, kalau trading dengan sistem itu presentase profitx rendah, atau malah tidak profit sama sekali, berarti perlu ada yang diubah dari sistemx. entah dari strategix, alat bantux, atau manajemen resikox perlu diperbaiki. tapi kalau sebelumx sudah bisa profit, berarti ada faktor psikologis yang barangkali membuat trader jadi tidak konsisten menjalankan sistem tradingx.
Abei Abei
buat apa kita cari sumber kegagalan sistim trading kita dari pergerakan candle di broker laen?
harusnya kalo ada sesuatu yg salah kan kita benahi sendiri dari dalem sistimnya... itu berarti kalo sistim trading kita nggak berhasil dan lalu cari2 platform broker lain buat dicocokin itu seolah2 kita cari kambing hitam tanpa melihat dulu kesalahan yg mungkin kita buat.
evaluasi itu salah satu tahapan penting karena dari situ kita bisa tahu apa saja bagian dari sistim yg perlu dibenahi...
Okto Mulyanto
@abei abei....saya setuju dengan pendapat anda. memang sebelumx perlu dilakukan evaluasi agar tahu kesalahan itu sumberx darimana. barangkali trader2 yang mulai melirik broker lain itu sudah berkali2 mengalami kegagalan dalam usaha menemukan sistem trading yang profitable. jadi ujung2x mereka suka coba2 trading di platform lain. hanya menurut saya ini bakal menjadi proses yang tiada akhirx karna hal seperti ini pasti akan berulang kembali kalau ternyata kesalahan bersumber dari sistem trading yang digunakan, bukan pada brokerx.
Pamela
Jawabannya cuman satu, Anda mengambil untung terlalu cepat dan menahan loss terlalu lama. Money Management anda masih kurang baik.