Yang Menyebabkan Gagalnya Trading For A Living

Ada banyak sebab, yaitu: harapan yang tidak realistis, trading dengan menggunakan dana untuk kebutuhan sehari-hari atau dana pinjaman, dan beberapa hal lainnya.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Untuk bisa menjadikan trading forex sebagai sumber penghasilan atau ‘trading for a living’ sebaiknya Anda trading secara full time. Trading tidak bisa dianggap sekedar hobby tetapi benar-benar sebagai pekerjaan rutin. Banyak trader profesional memilih trading dengan full time guna menjaga pertumbuhan account tradingnya dan account trading para klien-nya. Untuk bisa ‘trading for a living’ Anda harus benar-benar tertarik pada bisnis trading forex, mau belajar dan disiplin dalam menerapkan rencana trading.
Berikut ini beberapa kesalahan yang bisa menyebabkan Anda gagal untuk ‘trading for a living’:

  • Harapan yang tidak realistis.

Harapan yang tidak realistis dalam trading adalah ingin selalu profit pada setiap trade, ingin profit yang sangat besar dalam sekali trade atau memasang target profit yang sangat besar setelah periode waktu tertentu. Target yang tidak realistis tersebut akan menyebabkan Anda over trading atau mengambil resiko yang terlalu tinggi guna mencapainya, yang pada akhirnya akan menghancurkan account Anda. Untuk memperoleh hasil yang konsisten Anda harus fokus pada proses dalam trading, bukan pada hasil akhir yang Anda harapkan.

Yang Menyebabkan Gagalnya Trading

  • Trading dengan menggunakan dana untuk kebutuhan sehari-hari atau dana pinjaman.

Dengan menggunakan dana untuk kebutuhan sehari-hari berarti trader dituntut untuk tidak boleh merugi sehingga keterlibatan emosi akan jauh lebih besar dibandingkan jika menggunakan dana yang sedang tidak akan dipakai (disposable money). Tidak jarang pula trader yang menggunakan dana pinjaman atau kartu kredit sehingga secara mental akan menambah beban jika ternyata mengalami kerugian.

Untuk menghindari pengaruh emosi negatif yang bisa berakibat fatal, maka jika Anda belum bisa menerima kenyataan bahwa Anda akan sangat mungkin mengalami kerugian, sebaiknya Anda berlatih pada akun demo hingga benar-benar mengerti bahwa resiko tidak bisa dipisahkan dari trading. Menggunakan dana untuk kebutuhan sehari-hari atau dana pinjaman akan sangat beresiko sehingga banyak trader yang merasa gagal dan meninggalkan dunia trading.

  • Tekanan untuk harus bisa sukses.

Banyak pengelola bisnis yang gagal karena dari awalnya telah terbebani oleh tuntutan untuk harus bisa sukses. Dalam beberapa kasus ada trader yang hanya mengandalkan trading untuk hari depannya sehingga menyebabkan tekanan mental yang sangat besar. Tuntutan untuk harus selalu profit akan menyebabkan trader sulit mengendalikan emosi yang pada akhirnya bisa menyebabkan hancurnya account trading.


  • Pengetahuan dan pengalaman trading yang kurang memadai.

Yang sering dialami trader adalah terlalu cepat beralih ke account riil dengan pengetahuan yang masih kurang dan pengalaman trading yang minim. Mereka kira pengalaman dan pengetahuan trading akan bisa dipelajari dengan sambil jalan, tetapi pada kenyataannya hal itu sulit dilakukan karena fokus perhatian trader pada akhirnya hanya akan tertuju pada bagaimana menghasilkan profit sebesar mungkin dalam waktu yang singkat.

Trading tidak berbeda dengan profesi lainnya dimana Anda dituntut untuk memiliki pengetahuan yang cukup dan pengalaman yang memadai sebelum terjun ke lapangan. Mempelajari trading dalam berbagai aspek adalah penting dan hal itu tidak bisa dilakukan dalam waktu yang singkat. Anda tidak akan bisa menjadi seorang pilot yang handal dengan hanya ikut kursus terbang selama seminggu atau dua minggu saja. Demikian juga Anda tidak seharusnya buru-buru membuka account riil dengan hanya berlatih demo selama seminggu atau dua minggu, minimal Anda harus berlatih trading selama 6 bulan pada account demo sebelum benar-benar ‘live’.

Tujuan utama trading adalah memperoleh profit yang konsisten dalam jangka panjang. Banyak trader yang gagal mencapai tujuan ‘trading for a living’ karena beberapa faktor diatas. Jika Anda bisa mengatasi hal-hal tersebut profit dalam trading adalah suatu kenyataan yang bisa Anda peroleh. Anda tinggal mengulangi proses untuk memperoleh profit tersebut dan berusaha untuk konsisten dalam menghasilkan profit. Dari waktu ke waktu telah banyak trader yang berhasil untuk ‘trading for a living’, dan Anda juga akan bisa berhasil.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Wendi
Waduh berarti cara belajarku selama ini sala besar ya master? Aku masih berpikiran cuma melalui forex lah kesuksesan dalam hidupku bisa diraih. Pantesan akun ku merah-ijo-merah..gak bisa bener-bener konsisten. Nah kalo fokus sih sepertinya masih belum menyimpang dari keingian awal..menjadi trader top. Master..kasih tau donk cara jadi trader top yang bisa masuk ke lembaga keuangan dunia. Kayaknya kehidupan mereka enjoy banget deh. Apa ada syarat-syarat tertentu? Tanpa perlu mikirin cari pemodal, dah disiapin duit segunung buat diputer, apa gak manteb tuh?
Martin S
@ wendi:
Pikiran bahwa trading forex akan bisa merubah hidup Anda tidaklah salah. Banyak kok yang bisa trading for a living. Setahu saya awalnya mereka pakai dana pribadi, lama-lama mengelola dana klien dengan sistem profit sharing, tentu saja kalau sudah bisa profit dengan konsisten. Semakin stabil kinerja tradingnya akan semakin banyak klien yang menghubungi. Menjadi trader top memang impian setiap trader, dan saya yakin Anda juga akan bisa sukses asal serius di trading. Untuk bisa menjadi trader di institusi keuangan besar reputasi dan prestasi Anda mesti bagus, biasanya dilihat dari berapa dana maksimal yang pernah Anda kelola dan berapa profit tertinggi yang pernah Anda hasilkan. Ya, kehidupan mereka memang very enjoy.. biasanya gaya hidup mereka cukup mewah dan senang tinggal di pulau-pulau yang full facility seperti Hawaii atau Bahama island. Salah satunya adalah kisah trader forex Joseph C. Lewis seperti yang pernah dipublish di New York Times: Into the Island Lair of a Currency-Trading Tiger -New York Times.
Wendi
terimaksih master.. kisahnya sangat menginspirasi.. apalagi karakter beliau cocok ama saya.Ternyata banyak jg yang seangkatan George Sorros yang luar biasa jago main valasnya ya.. Cuma untuk trader-trader jaman millenium gini, pa ada yang bisa sekaliber mereka ya? Mainin duit sendiri sampai miliaran dolar. Nah kalo yang masih jd karyawan di bank-bank investasi dunia itu level kenyamanannya seberapa tinggi ya? Biasanya mereka mainin valas ampe berapa juta dolar ya?
Martin S
@ wendi:
- George Soros tidak sepenuhnya menggunakan dana pribadi untuk trading. Itu dana dari bank-bank dan lembaga keuangan besar yang jadi klien Quantum Funds (perusahaan milik Soros), disamping kadang juga menggunakan dana sindikasi dari berbagai bank besar jadi jumlahnya bisa sangat besar dan bisa mengguncang pasar. Trader sekarang juga banyak yang hebat, apalagi teknologi informasi sudah begitu canggih.

- Tahun 2014 silam di Indonesia juga ada trader forex terkenal yang memakai nama samaran JP77. Dia trading dengan dana awal Rp 100 juta hingga jadi Rp 1 milyard lebih dalam waktu kurang dari 3 tahun. Trader JP77 ini dikenal lewat history sinyal tradingnya yang terpampang di situs mql5.com.

- Kerja di bank atau lembaga keuangan besar dunia tsb kalau posisinya sudah manager biasanya cukup nyaman, Cuma waktunya nggak bisa bebas. Jadi karyawan di bank atau lembaga keuangan besar tsb hanya sebagai batu loncatan, kalau sudah mahir mereka biasanya akan trading sendiri dengan mendirikan perusahaan investasi untuk menampung dana klien.
Dody
Apakah iya trading forex itu benar-benar menjanjikan dalam segi ekonomi? kok masih ragu kalau dengan trading forex, aku bisa memenuhi kebutuhan hidup ku.
Desta
Seperti yang sdh djlskan master kan klo trading for living mungkin saja tapi ya gt ada bnyk hal yg kudu diperhatiin @Dodi.
Evandri
Menurutku sih mungkin-mungkin aja ya @Dody, soalnya biasanya itu para trader yang full time alias para trader yang bertrading for a living itu tidak memiliki pekerjaan selain trading di pasar forex, jadi pendapatan utamanya adlah berasal dari hasil trading.
Rengga Putra
Faktanya memang bisa kok @Evandri kan juga sudah banyak trader yang berhasil melakukannya, tapi ya begitu selalu ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi bagaimana trading itu bisa menghasilkan...
Evandri
Setuju @Rengga trading for a living tergantung pula pada kecukupan modal yang dimiliki, klo modal sedikit ya alamat kita akan sulit untuk mengandalkan hasil trading untuk kebutuhan sehari2, jadi kita kudu hitung-hitung dengan cermat modal yang akan digunakan dalam trading biar kita bisa hidup dari trading di pasar forex.