Advertisement

iklan

Yang Perlu Diketahui Sebelum Trading Di Account Live (1)

115074

Banyak trader forex yang terjun ke account live ketika belum siap. Masalahnya, mereka belum tentu bisa menerima resiko trading dengan uang sungguhan.

FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

Anda baru saja mencetak profit yang kesekian kalinya dalam account demo. Sudah hampir 6 bulan Anda jatuh bangun di account demo, dan 3 bulan terakhir ini Anda sering profit. Anda telah punya metode dan strategi trading, dan telah disiplin mengikuti rencana trading. Kini Anda cukup percaya diri untuk terjun di account live. Account live juga telah Anda buka di broker yang sama dengan account demo, deposit dana awal telah Anda lakukan, tetapi mungkin Anda ragu ketika hendak mulai membuka posisi untuk yang pertama kali di account live.

Banyak trader forex yang terjun ke account live ketika mereka belum benar-benar siap. Mungkin mereka telah siap dengan pengetahuan, strategi trading dan dana, tetapi apakah mereka yakin telah siap untuk bisa menerima resiko dengan uang beneran? Hal ini memang relatif dan sulit untuk diukur, apalagi dana yang mungkin Anda peroleh dengan susah payah bisa dengan mudah hilang begitu saja. Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebelum benar-benar melakukan trading di account live.

Trading Di Account Live


Psikologi Resiko

Pada umumnya, trader mempunyai karakter untuk lebih berani mengambil resiko setelah memperoleh profit, dan makin takut mengambil resiko setelah mengalami kerugian. Dengan kata lain, trader pada umumnya memiliki psikologi yang tidak proporsional terhadap resiko yang pasti terjadi. Misalnya jika kita telah mengalami loss sebanyak 5 kali berturut-turut, kemungkinan kita akan takut masuk pasar walaupun kondisi pergerakan harga pasar sedang bagus dengan sinyal trading yang jelas.

Ada pula anggapan yang kurang berdasar, tetapi sering dijumpai: setelah profit 5 kali berturut-turut, seorang trader khawatir jangan-jangan trade yang berikutnya akan loss. Pada kenyataannya, bagaimanapun kita menyikapi resiko, karakter pergerakan harga pasar relatif tidak berubah banyak.

Yang perlu kita ketahui adalah adanya distribusi acak dari profit dan loss, apapun strategi dan sistem trading yang kita gunakan. Jika setelah di-backtest dan di-forwardtest dalam account demo, sistem trading kita menghasilkan persentasi profit atau winning trades sebesar 55%, yang berarti losing trades sebesar 45%, maka dengan sistem trading tersebut kemungkinan profit kita adalah 55%. Tetapi kita tidak akan tahu trade yang keberapa yang akan profit, atau trade yang mana yang bakal loss, karena kemungkinan profit atau loss tersebut didistribusikan secara acak.

Yang mesti diatasi adalah persepsi kita terhadap resiko. Kita kurang menaruh perhatian pada resiko setelah mengalami beberapa kali profit, dan sebaliknya sangat memperhatikan resiko ketika mengalami beberapa kali loss. Hal ini diungkapkan oleh seorang mantan trader Wall Street dalam bukunya yang berjudul 'Is Biology to Blame?'. Menurutnya, jika kita sadar dan telah bisa mengatasi hal tersebut, maka kita akan realistis, berfikir secara logis, dan disiplin dalam trading.

Hal ini sangat penting untuk disadari sebelum kita memulai membuka posisi di account live. Hendaknya selalu bertanya pada diri sendiri sebelum membuka posisi, apakah kita trading berdasarkan logika atau emosi.


Pastikan Bahwa Anda Menjadi Trader Karena Menyukai Pekerjaan Trading

Sepintas, bagi orang awam yang belum mengenal pekerjaan ini, trading terlihat sepele dan mudah untuk dilakukan. Namun, sebenarnya pekerjaan ini membutuhkan kesabaran dan disiplin yang tinggi.

Perasaan bosan bisa membahayakan kelangsungan aktivitas trading Anda. Oleh karenanya, Anda mesti selalu merasa tertarik dan mencintai pekerjaan ini. Anda mesti bisa merasa kebal terhadap kerugian. Sebelum Anda benar-benar memulai trading di account live dan siap rugi dengan uang beneran, Anda mesti bisa mengatasi semua godaan yang membuat Anda tidak mencintai pekerjaan trading, bosan dan akhirnya menyerah.

Jika Anda paksakan untuk tetap trading sementara Anda merasa bahwa pekerjaan trading membebani Anda, maka Anda akan over-trading dan cenderung mengabaikan money management. Tip dari trader yang berpengalaman agar Anda selalu mencintai trading adalah dengan menyadari bahwa profit sekecil apapun sulit diperoleh, dan Anda harus berjuang dengan maksimal untuk mendapatkannya. Selain itu, Anda mesti mempunyai sebuah mimpi untuk bisa sukses di bisnis trading.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Nur Rochman
kondisi psikologis yg paling umum mengganggu trader saat berpindah account adalah kesiapan untuk menggunakan uang nyata. banyak trader yang berhasil/gagal dalam account demo karena pola pikirnya yang bebas untuk mengambil tindakan apapun saat trading karena ynd digunakan adalah uang virtual. Namun saat menggunakan account live trading jadi harus serba hati-hati karena kali ini yang digunakan adalah uang sendiri. Yang seperti itu bisa mempengaruhi proses dan hasil trading, dimana tidak ada konsistensi antara trading di account demo dengan live.
M.aditya
@nur:makax kalo trading di akun demo mesti disikapi kayak trading di akun sungguhan,,, bnyk trader yg nggak siap di akun live yg pake uangx sendiri tu krn pas di akun demo mindsetx salah. Dr awal mstix akun demo bkn cuma dianggap sbg coba2, tp jg praktek trading nyata, yg kalo udh loss hrs dipertimbngkn sbg uang sndiri yg hilang. biar g mengentengkan pas trading...
Usman
bener gan, ane udah pernah ngalamin takut banget pas waktu nyoba di akun live pake dana sendiri. meskipun waktu itu ane pikir udah siap sama berbagai macam senjata trading mulai dari indikator, strategi trading, sampe manajemen risiko tapi tetap aja ga berkembang kalo masih kepikiran trus sama risiko kehilangan duit sendiri...
Ian_kristanto95
@usman: Lalu solusinya seperti apa bung?
Usman
kalo ane sih waktu itu urung trading pake akun live, trus nyoba lagi di akun demo tapi dgn pandangan yg beda, ane mikir waktu itu klo loss ane bakal kehilangan uang sndiri. Sasaran ane jg lbh terarah n manajemen resikonya jg ane tingkatin. jd lbh kelihatan hasilnya. Stlh pindah ke akun live trnyata bs bikin lbh yakin dr sebelumnya. yah meskipun masih pernah loss sana sini tp paling nggak kondisi mental udh terasah.....
Haikal
trading demo = tidak ada beban, trading real = beban (karena takut uang hilang)
Seputarforex
Trading demo = tidak dapat uang, trading real = dapat uang