ASIC Sweeping App Binary Options Dan Sinyal Trading Menyesatkan

279813

Hasil sweeping itu kemudian dikirim oleh regulator ASIC Australia ke Google dan Apple, sehingga Apple tidak lagi mengizinkan Binary Option masuk ke App Store.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Regulator keuangan Australia, Australian Securities and Investment Commission (ASIC), baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah melakukan review atas bermacam-macam Mobile App yang menawarkan Binary Options dan Sinyal Trading. Hasil sweeping itu kemudian dikirim ke Google dan Apple, sehingga Apple memutuskan untuk tidak lagi mengizinkan Binary Option masuk ke App Store.

 ASIC Australia

 

Menurut hasil review yang diadakan pada Maret 2017 tersebut, ASIC mendapati sekitar 330 Apps tak berijin. Sebanyak 63% diantaranya menawarkan trading Binary Option, 25% dari beragam penyedia sinyal trading (Signal Provider) dan sisanya termasuk Introducing Broker (IB) atau App yang didesain untuk mengajak orang bertrading BO.

Selain karena Apps tersebut tak berijin, ASIC juga mengkhawatirkan faktor menyesatkan dan risiko pemanfaatan identitas. Masalahnya:

  • Promosi Apps cenderung menyesatkan dengan iming-iming profit tinggi. Sebagaimana dikutip oleh LeapRate, contoh ungkapan menyesatkan tersebut:

"Dapatkan hingga 90% dalam waktu kurang dari satu jam, bahkan Anda bisa profit secepat 60 detik dan hingga 620% dalam satu kali trading."

"(App kami) menghasilkan sekitar 85% sinyal yang profitable dari trader-trader top untuk menjamin trading yang aman."

  • Apps tidak menyampaikan peringatan risiko trading Binary Option dengan baik, dan 80% diantaranya bahkan tidak memberikan risk warning sama sekali.
  • Sejumlah App yang dibuat IB tampil seakan-akan mereka itu broker, dan tidak menjelaskan bahwa mereka sebenarnya hanya referal.
  • Sejumlah App edukasi dan review Binary Option justru mengumpulkan info pribadi yang nantinya akan digunakan untuk cold calling.

Walaupun ASIC tak mempublikasikan Apps mana saja yang melakukan penyimpangan-penyimpangan tersebut, tetapi temuan dilaporkan pada Apple dan Google, sembari mendorong kedua perusahaan raksasa itu untuk menindak Apps menyesatkan sesegera mungkin. Sejauh ini, belum ada kabar tindakan tertentu dari Google. Namun, Apple sudah merubah guidelines-nya, sehingga Apps yang menawarkan Binary Option tidak lagi diperbolehkan di App Store.


Berita Broker Pressrelease



Aisha telah melanglang buana di dunia perbrokeran selama nyaris 10 tahun sebagai Copywriter. Saat ini aktif sebagai trader sekaligus penulis paruh waktu di Seputarforex, secara khusus membahas topik-topik seputar broker dan layanan trading terkini.