Advertisement

iklan

ASII: Grup Astra Tebar Dividen Interim Hingga Rp4.12 Triliun

Hampir semua emiten grup Astra akan siap menebar dividen interim dalam waktu dekat. Ini rinciannya.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Raksasa otomotif nasional, Grup Astra mulai menebar dividen interim sejak awal bulan ini. Beberapa emiten Grup Astra yang telah mengumumkan jadwal dan jumlah pembagian dividen interim yaitu PT Astra International Tbk (ASII), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), dan PT Astra Graphia Tbk (ASGR).

Beberapa emiten Grup Astra lain yang belum mengumumkan jadwal pembagian dividen interim yaitu PT Acset Indonusa Tbk (ACST) dan PT Bank Permata Tbk (BNLI).

Kinerja Keuangan Grup Astra

Berdasarkan perhitungan Seputarforex, total pembagian dividen interim yang telah dilaporkan Grup Astra melalui lima entitas anaknya yaitu ASII, UNTR, AALI, AUTO, dan ASGR mencapai Rp4.12 triliun.

Secara rinci, induk usaha Grup Astra yaitu Astra International atau ASII melaporkan akan menebar dividen interim sebesar Rp60 per saham yang akan dibayarkan pada 31 Oktober 2018. Total dividen yang akan dikeluarkan ASII mencapai Rp2.43 triliun.
Anak usaha Astra yang bergerak di lini pertambangan dan alat berat yaitu United Tractors atau UNTR melaporkan akan membayarkan dividen interim sebesar total Rp1.36 triliun. Dividen UNTR rencananya akan dibayarkan pada 22 Oktober mendatang.

Emiten Grup Astra yang fokus pada bisnis kelapa sawit, yaitu Astra Agro Lestari, melaporkan pembagian dividen interim sebesar Rp112 per saham atau mencapai Rp215.6 miliar. Dividen itu rencananya akan dikucurkan pada 19 Oktober 2018.

Lini usaha bidang komponen otomotif, yaitu Astra Otoparts akan menebar dividen Rp15 per saham atau mencapai total Rp72.29 miliar. Terakhir, Astra Graphia tak ketinggalan membagikan dividen Rp30 per saham atau total Rp40,46 miliar.

Adapun, pada penutupan perdagangan Kamis (4/10), saham ASII mengalami koreksi 125 poin atau 1.74% ke level Rp7,075. Sejumlah analis meyakini pemulihan industri otomotif nasional dapat mengerek saham ASII hingga mencapai Rp9,000.

285591

Penulis lepas bidang saham yang juga merupakan investor pasar modal. Selain itu, Alia merupakan pemerhati aksi korporasi emiten. Penulis sudah berkecimpung lebih dari 3 tahun dalam tulis-menulis sektor ekonomi dan update terhadap isu-isu nasional.