Advertisement

iklan

Aussie Dan Kiwi Tegang Jelang Rapat Bank Sentral Pekan Depan

AUD/USD dan NZD/USD berusaha untuk bangkit kembali, tetapi terbebani oleh outlook kebijakan bank sentral yang lebih dovish daripada Federal Reserve.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Dolar Australia dan Dolar New Zealand anjlok drastis pada akhir sesi New York, karena imbas apresiasi Dolar AS pasca konferensi pers Federal Reserve AS. Pasangan mata uang AUD/USD dan NZD/USD berusaha untuk pulih kembali pada sesi Asia, tetapi terbebani oleh outlook kebijakan bank sentral Australia dan New Zealand yang lebih dovish daripada Fed. Saat berita ditulis pada awal sesi Eropa, NZD/USD diperdagangkan pada kisaran 0.6627, sementara AUD/USD berada sekitar 0.7021.

AUDUSD Daily

Dalam konferensi pers-nya, pimpinan Fed Jerome Powell mengatakan bahwa perlambatan inflasi AS hanya bersifat sementara. Karenanya, ia tak merasa perlu untuk memangkas ataupun menaikkan suku bunga Fed. Outlook ini kontras dengan posisi bank sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA) dan New Zealand (Reserve Bank of New Zealand/RBNZ). Pelaku pasar memperkirakan kedua otoritas moneter tertinggi kawasan Antipodean itu akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat, bahkan bisa jadi minggu depan.

Menjelang rapat kebijakan RBA pada tanggal 7 Mei, pasar memperkirakan ada kemungkinan pemangkasan suku bunga sebesar 1:3. Meski mayoritas analis berpendapat RBA tak akan mengubah suku bunga untuk sementara ini, tetapi beberapa orang menilai RBA harus melakukan suatu tindakan tertentu untuk menanggulangi kejatuhan harga perumahan dan laju inflasi yang mengecewakan di negeri Kanguru.

"Apabila mereka benar-benar melakukan (pemangkasan suku bunga), ada prospek besar kalau akan ada satu kali pemangkasan lagi dalam waktu dekat, dan ada kemungkinan kita akan menyaksikan AUD bergerak ke tepi bawah kisaran USD0.68-USD0.73," kata Ray Attrill, pimpinan pakar strategi forex NAB.

Lanjutnya, "Apabila tak ada tindakan pada 7 Mei, kita semestinya menyaksikan setidaknya satu bounce temporer dalam AUD karena pasar menggeser proyeksi waktu pemangkasan suku bunga ke paruh kedua tahun ini."

Situasi nyaris serupa dialami oleh Dolar New Zealand di tengah antisipasi rapat kebijakan RBNZ yang bakal digelar pada tanggal 8 Mei. Bahkan, pasar memperhitungkan probabilitas pemangkasan suku bunga RBNZ minggu depan sedikit lebih besar ketimbang pemangkasan suku bunga RBA, meski sebagian besar analis juga menilai kalau RBNZ baru akan mengubah kebijakan dalam beberapa bulan ke depan.

288355

Alumnus Fakultas Ekonomi yang telah mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental, biasa trading forex dan saham menggunakan Moving Averages dan Fibonacci. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.


30 Apr 2019