acy

Aussie Lanjutkan Penurunan Pasca Data Gaji

   By: A Muttaqiena    view: 352   Berita Forex

Seputarforex.com - Penurunan Dolar Australia memasuki hari kedua pada awal sesi perdagangan Asia Rabu ini (21/Februari). Publikasi data Wage Price Index tak mampu mendongkrak Aussie karena masih menunjukkan tren yang lemah, menggarisbawahi ketidakmungkinan kenaikan suku bunga bank sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA) dalam waktu dekat. Saat berita ditulis, AUD/USD melandai 0.08% dari harga pembukaan ke 0.7875, sedangkan AUD/NZD selip 0.05% ke 1.0720.

Dolar Australia

 

Wage Price Index merupakan indikator pengukur perubahan harga yang dibayar oleh perusahaan swasta dan pemerintah untuk karyawan, tanpa memperhitungkan bonus. Karena melacak perubahan harga, maka Wage Price Index merupakan leading indicator untuk inflasi konsumen, serta termasuk salah satu komponen yang diamati oleh pengambil kebijakan, termasuk saat menentukan suku bunga.

Pagi ini, Australian Bureau of Statistics (ABS) melaporkan bahwa Wage Price Index mengalami kenaikan 0.6% QoQ pada kuartal IV/2017, mengungguli estimasi maupun pencapaian periode sebelumnya pada angka 0.5%. Namun demikian, pertumbuhannya secara Year-on-Year hanya naik dari 2.0% ke 2.1%, di bawah ekspektasi 2.2%.

David Cottle dari DailyFX mencatat, "Pertumbuhan gaji tetap jauh di bawah rerata jangka panjangnya; dan dengan inflasi konsumen masih di bawah target 2% yang ditentukan RBA, nampaknya investor akan perlu menunggu beberapa lama sebelum melihat suku bunga Australia meninggi. Sesungguhnya, kenaikan Official Cash Rate dari 1.50% tidak diperhitungkan oleh pasar Futures hingga awal 2019". Lebih lanjut, Cottle juga menyebutkan soal tingginya utang rumah tangga Australia.

Apabila suku bunga dinaikkan dalam kondisi pertumbuhan gaji lesu dan utang merajalela, maka masyarakat tentu akan terhimpit, sehingga dapat berimbas buruk bagi perekonomian Australia secara keseluruhan. Dalam situasi ini, sikap RBA menunggu kenaikan gaji terlebih dahulu sebelum menaikkan suku bunga, sebagaimana tertuang dalam Notulen Rapat Kebijakan yang dirilis kemarin, menjadi masuk akal.

282454

Retail Sales Kanada Bulan Februari Naik, CPI Justru Melambat Retail Sales Kanada Bulan Februari Naik, CPI Justru Melambat
By Pandawa, 20 Apr 2018, In Berita Forex, View 60
Penjualan kendaraan bermotor seperti mobil dan toko toko barang umum menjadi faktor utama yang mendorong nilai Retail Sales Kanada dimana penjualan mengalami kenaikan pada 4 dari 11 sektor.
AUD/USD Turun Drastis, Menguras Habis Penguatan Kemarin AUD/USD Turun Drastis, Menguras Habis Penguatan Kemarin
By N Sabila, 20 Apr 2018, In Berita Forex, View 267
Kenaikan Yield obligasi AS berdampak pada menguatnya Dolar AS, sehingga menjadi beban yang cukup besar bagi Dolar Australia dan aset-aset yang lebih berisiko secara umum.
AUD/USD Naik Pesat, Hapus Loss Pasca Data Ketenagakerjaan Australia AUD/USD Naik Pesat, Hapus Loss Pasca Data Ketenagakerjaan Australia
By N Sabila, 19 Apr 2018, In Berita Forex, View 318
Pembukaan lapangan kerja di Australia bulan Maret sangat jauh di bawah ekspektasi, tetapi AUD/USD cepat pulih dari rilis mengecewakan tersebut.
Inflasi Inggris Jeblok, Pounds Merosot Nyaris 1 Persen Inflasi Inggris Jeblok, Pounds Merosot Nyaris 1 Persen
By A Muttaqiena, 18 Apr 2018, In Berita Forex, View 591
Data inflasi Inggris merosot ke terendah dalam setahun, sehingga memangkas kemungkinan suku bunga dan mendorong Poundsterling Merosot.
Dolar AS Menguat Versus Yen Didukung Perundingan Damai Korea Dolar AS Menguat Versus Yen Didukung Perundingan Damai Korea
By A Muttaqiena, 18 Apr 2018, In Berita Forex, View 563
Pergerakan harga dipengaruhi Dolar AS yang menguat, antisipasi pasar di tengah upaya perundingan damai Korea, serta masih lesunya data ekonomi Jepang.
Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi
By A Muttaqiena, 12 Jan 2018, In Berita Forex, View 1076
Setelah konfirmasi otoritas China soal rumor yang merebak kemarin, Dolar AS melemah akibat data Inflasi Produsen dan Klaim Pengangguran memburuk.
Topik Berita Forex

SHARE:

SHARE:

 

Topik Berita Forex