Advertisement

iklan

Bank Kuwait Uji Blockchain Ripple Untuk Pembayaran Global Instan

Bergabungnya Kuwait Finance House menambah panjang daftar ratusan bank di Asia, Eropa, Amerika Serikat, dan Amerika Selatan dalam jaringan Ripple.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Kuwait Finance House (KFH), bank komersial pertama di Negara Bagian Kuwait yang didirikan pada tahun 1977, mengumumkan pada 26 Mei 2018 bahwa mereka telah mulai menguji protokol blockchain Ripple untuk menyelesaikan pembayaran global dan pengiriman uang instan dengan cara terdesentralisasi.

Kesepakatan antara KFH dan Ripple membawa signifikansi dalam meluaskan pengaruh Ripple di seluruh Timur Tengah, karena bank tersebut adalah salah satu lembaga keuangan komersial pertama yang terdaftar di Bursa Efek Kuwait. Pada tahun 2016, penilaian pasar dari Kuwait Finance House adalah $8.2 miliar, sehingga dengan demikian Ripple telah menambahkan lembaga keuangan multi miliar dolar lainnya ke konsorsium mitra mereka.

 

Kuwait Finance House

 

 

"KFH adalah bank pertama di Kuwait yang bergabung dengan RippleNet untuk pembayaran instan lintas negara menggunakan teknologi blockchain", ungkap Kuwait Finance House. 

Juru bicara Kuwait Finance House menekankan bahwa integrasinya dengan Ripple telah memperkuat posisi bank di garis depan pengembangan blockchain di negara ini. Juru bicara itu mengatakan, "Ini adalah berita bagus untuk Kuwait Finance House, karena terus menambah fondasi yang kuat untuk kemitraan perbankan besar. Fakta bahwa KFH adalah bank pertama di Kuwait yang beroperasi dengan cara ini, akan membuat jalan bagi lebih banyak pelanggan untuk mengakses layanan melalui jaringan RIBL."

 

 

Ratusan Jaringan Bank di Seluruh Dunia

Sepanjang tahun 2018, Ripple telah membentuk kemitraan strategis dengan lebih dari seratus bank besar di Korea Selatan dan Jepang untuk memproses pembayaran melalui RippleNet, yang beroperasi sama dengan jaringan global SWIFT.

Sejak Desember 2017, Japan Bank Consortium, sebuah organisasi dari 61 bank di Jepang yang diawasi oleh SBI Ripple Asia, dan dua bank Korea Selatan terbesar Woori Bank dan Shinhan Bank terus menjalankan uji coba untuk memanfaatkan protokol blockchain Ripple dalam pemrosesan lintas batas pembayaran.

"Konsorsium Bank Jepang dengan Woori Bank dan Shinhan Bank membawa kita lebih dekat untuk mengirim uang di koridor penting. Penggunaan RippleNet untuk mengirim pembayaran lintas batas memperkuat bahwa lembaga keuangan siap memberikan pengalaman pembayaran modern dan memungkinkan Internet of Value," kata eksekutif Ripple, Emi Yoshikawa.

Meskipun memiliki ratusan bank di Asia, Eropa, Amerika Serikat, dan Amerika Selatan dalam konsorsium dan jaringannya, Ripple terus mencari kemitraan baru dengan bank seperti Kuwait Finance House. Hal ini disebabkan karena RippleNet dan solusi blockchain Ripple lainnya seperti xCurrent dan xRapid pada dasarnya beroperasi sebagai solusi likuiditas. Sehingga, semakin banyak bank dan lembaga keuangan yang ada di jaringan Ripple, semakin banyak nilai yang akan diperoleh blockchain Ripple dalam jangka panjang.

283911

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.