Advertisement

iklan

BEEF: Saham Melonjak Setelah Resmi Melantai Di Bursa

Setelah resmi listing sebagai emiten kedua yang IPO di tahun ini, saham PT Estika Tata Tiara Tbk menguat ke harga Rp480 per lembar.

Xm

iklan

Advertisement

iklan

PT Estika Tata Tiara Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (10/1). Emiten yang menggunakan kode saham BEEF tersebut mencatatkan seluruh sahamnya dengan porsi kepemilikan publik sebanyak 376,862,500 saham, atau sebesar 20% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh.

Dengan harga penawaran sebesar Rp340 per saham, perseroan ini meraup Rp128.13 miliar melalui IPO (Initial Public Offering). Saat dibuka perdana, harga saham BEEF langsung melonjak 41.18% ke level Rp480.

"Kami berterimakasih atas kepercayaan seluruh pemegang saham yang telah berpartisipasi dengan berinvestasi di saham BEEF. Momen ini merupakan awal perjalanan perusahaan untuk melangkah sebagai perusahaan publik yang accountable, transparan, dan bertanggungjawab kepada seluruh investor, masyarakat, juga seluruh stakeholder terkait," ujar Yustinus Sadmoko selaku Direktur Utama BEEF.

BEEF : Resmi Melantai di Bursa, Saham

 

Sekilas Tentang Estika Tata Tiara

Estika Tata Tiara merupakan perusahaan sapi terintegrasi dari hulu ke hilir. Saat ini, segmen usaha perseroan tidak hanya terbatas pada pengolahan dan perdagangan sapi serta daging sapi, tetapi juga meliputi pengolahan ayam, ikan, dan frozen dough. Merek dagang utama Perseroan adalah KIBIF, yang merupakan pionir merek daging kemasan di Indonesia.

Saat ini, KIBIF telah memiliki tiga pabrik pengolahan di wilayah Cikarang (Jawa Barat), Subang (Jawa Barat), dan Salatiga (Jawa Tengah), dengan total kapasitas produksi mencapai 1,500 ton per bulan. Selain itu, PT Estika Tata Tiara juga telah mengantongi sertifikat ISO 9001:2015 untuk penjualan, pergudangan, dan distribusi produk segar, produk dingin, daging olahan, serta frozen dough.

Produk-produk KIBIF di antaranya adalah sosis, bakso, smoked beef, bockwurst, burger, daging sapi kemasan, serta produk terbarunya KIPAO (kategori frozen dough/bakery). Produk tersebut merangsek pasar dengan mengusung sejumlah merek, antara lain, KIBIF, Boss, Murato, Adell, dan Kipao.

Pasar utama KIBIF adalah di dalam negeri dan menjangkau konsumen melalui pasar modern (Indofood, Hypermart, Lotte Wholesale, Aeon, Farmers Market, Lulu Hypermarket, Indomaret, Alfamidi, Superindo, Transmart Carrefour), pasar tradisional, distributor, industri, serta food service (hotel, restoran, catering) seperti Pizza Hut dan Hoka-Hoka Bento.

 

Penggunaan Dana

Dana hasil IPO PT Estika Tata Tiara Tbk akan digunakan untuk pengembangan usaha, dengan alokasi sekitar 45% untuk pembelian sapi hidup lokal maupun impor. Lalu, sekitar 25% untuk pembelian barang dagangan--yang sebagian besar berasal dari impor maupun lokal dari BULOG atau distributor lainnya--dan pembelian barang berupa produk lainnya.

Sisa sekitar 30% akan digunakan untuk investasi perluasan kandang, investasi bangunan fasilitas produksi baru di Subang, dan investasi bangunan untuk penambahan kapasitas produksi di Salatiga.

"Diharapkan dengan adanya IPO, KIBIF akan mendapatkan dana segar yang akan kami alokasikan 70% untuk modal kerja. Artinya, kami ingin meningkatkan kapasitas produksi perseroan dalam memperluas jaringan usaha guna memenuhi permintaan pasar. KIBIF optimistis bahwa IPO ini dapat meningkatkan profit kami dengan cukup signifikan," ujar Frederik Wattimena, Direktur Independen KIBIF.

286959

Penulis lepas bidang saham yang juga merupakan investor pasar modal. Selain itu, Alia merupakan pemerhati aksi korporasi emiten. Penulis sudah berkecimpung lebih dari 3 tahun dalam tulis-menulis sektor ekonomi dan update terhadap isu-isu nasional.


Tedjo Kusumo
mohon info saham2 yg up trend 2019
Seputarforex
Selamat pagi mas Tedjo, untuk informasi mengenai saham terkini bisa menuju ke halaman Saham kami berikut ini.