Indikator Variable Moving Average Untuk Metatrader

Indikator Variable Moving Average (VMA) dibuat berdasarkan formula yang berbeda dengan indikator Moving Average lain yang sudah terintegrasi dalam platform Metatrader (MT4 maupun MT5). Variable Moving Average merupakan kombinasi dua Moving Average dengan period yang berbeda, ditambah dengan pembobotan berdasarkan volatilitas harga untuk mengatur sensitivitasnya. Perpaduan tersebut dimaksudkan agar indikator dapat berfungsi baik pada kondisi pasar trending maupun ranging (sideways), serta tidak menghasilkan terlalu banyak false signal (sinyal yang keliru).

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Hasilnya, Variable Moving Average dapat menunjukkan bias sentimen pasar (apakah bullish atau bearish) serta sinyal Buy dan Sell secara lebih akurat. Tak hanya itu saja. Indikator ini juga disertai notifikasi (Alert) dengan tambahan setting suara yang akan muncul apabila terjadi crossing (persilangan antar dua garis Moving Average) yang menjadi penanda bahwa peluang Buy atau Sell telah muncul.


Cara Memasang Indikator Variable Moving Average Pada Metatrader

  1. Download indikator Variable Moving Average di link ini ke PC atau laptop Anda: Ekstrak file dari folder zip. Apabila Anda menggunakan Metatrader 4 (MT4), maka unduhlah file MQL4. Sedangkan jika Anda menggunakan Metatrader 5 (MT5), maka unduhlah file MQL5.
  2. Buka Metatrader. Pada menu utama di toolbar, klik "File", lalu pilih opsi "Open Data Folder". Cari file indikator yang sudah diunduh tadi, lalu copy file tersebut (CTRL+C).
  3. Kembali ke folder terminal Metaquotes, kemudian cari folder MQL5 atau MQL4. Buka folder dan cari folder "Indicators", lalu paste file indikator Variable Moving Average dalam folder "Indicators".
  4. Tutup jendela data folder, tutup platform Metatrader.
  5. Buka kembali platform Metatrader. Di bagian Navigator, cek indicators, seharusnya indikator "VarMovAvg" sudah ada disitu. Buka chart pada pasangan mata uang dan timeframe yang diinginkan, lalu klik dan seret (click and drag) "VarMovAvg" dari navigator ke atas chart.



  6. Jendela kustomisasi indikator Variable Moving Average akan muncul. Anda bisa melakukan kustomisasi terlebih dahulu pada tab Input, Colors, dan Visualization untuk menyesuaikan tampilan indikator dengan selera Anda. Namun, Anda dapat pula langsung menggunakannya untuk bertrading berdasarkan setting asli (default) dengan meng-klik OK pada tab Common.
  7. Setelah indikator Varible Moving Average muncul, Anda bisa segera menggunakannya dalam aktivitas trading berdasarkan panduan yang diuraikan di bawah ini.

Parameter Yang Dapat Diubah

Indikator Variable Moving Average di sini memiliki beberapa parameter yang dapat Anda kustomisasi sendiri. Parameter-parameter tersebut akan muncul pada tab "Input" di jendela konfigurasi indikator, sebagaimana nampak pada gambar berikut:



Definisi masing-masing adalah sebagai berikut:
  • periodAMA: Periode utama Moving Average (MA). Tidak seperti pada MA biasa, semakin tinggi angka yang tercantum pada indikator VMA ini akan membuat garis semakin tidak mulus. Default periodAMA: 50.
  • nfast: Mewakili Moving Average dengan period lebih tinggi. Semakin tinggi, semakin kurang sensitif (responsif). Default nfast: 15.
  • nslow: Mewakili Moving Average dengan period lebih rendah. Semakin tinggi, semakin kurang sensitif (responsif). Default nfast: 10.
  • G: Parameter yang digunakan untuk memperhalus sinyal agar tidak sering muncul false signal. Default G: 1.
  • dK: Tidak terlalu berpengaruh pada kinerja indikator, dapat dibiarkan tetap pada 0.1.
  • UseSound: Parameter yang digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan suara Alert. Default UseSound adalah "true" (suara Alert aktif). Untuk menonaktifkan, ubah menjadi "false".
  • SoundFile: nama file suara Alert yang akan digunakan. Default-nya: expert.wav

Sinyal Trading yang Dihasilkan oleh Variable Moving Average

Indikator Variable Moving Average yang disertakan dalam artikel ini berbentuk serangkaian titik-titik bulat (dot) berwarna hijau dan merah, serta notifikasi khusus. Tampilannya bertumpukan langsung (overlay) di atas grafik harga, sebagaimana nampak pada tangkapan layar berikut ini:



Rinciannya:

  • Titik-titik Hijau: Kondisi pergerakan harga sedang bullish. Dengan demikian, perubahan dari titik merah menjadi hijau dapat dijadikan sebagai sinyal Buy.
  • Titik-titik Merah: Kondisi pergerakan harga sedang bearish. Dengan demikian, perubahan dari titik hijau menjadi merah dapat dijadikan sebagai sinyal Sell.
  • Alert: Alert merupakan notifikasi yang muncul dalam bentuk jendela (pop-up window) dan suara khusus yang secara otomatis akan muncul apabila ada perlintasan antara dua garis MA (sinyal Buy atau Sell). Alert ini dapat dihapus dengan meng-klik tanda silang pada sisi kiri atas jendela, apabila Anda ingin melihat grafik harga secara lebih jelas.

Praktis bukan!? Dengan menggunakan indikator ini, Anda tak perlu memelototi chart seharian, melainkan cukup menunggu Alert. Apalagi, dalam penerapannya, indikator Variable Moving Average sebenarnya dapat dipakai pada timeframe berapapun; walaupun akurasinya akan lebih handal pada timeframe tinggi (H1, H4, D1, atau lebih).



Tri
SETTING PARAMETERNYA DISERTAKAN GAMBAR DONG......BINGUNG....di email ya tri.rahardjo@gmail.com
Seputar Forex
Berikut ini gambar setting parameter untuk Indikator Var Mov Average:

Tri
thx...sdh beres..bisa dipakai
Riza
Harus di refresh baru sinyalnya update, sehingga sering muncul sinyal palsu. Bagaimana cara mengatasinya agar indikator bisa refresh otomatis ?
Damian Kurniawan
Indikator jangan dijadikan sebagai acuan gan. Utamakan Money Management saja. Kalau memang bisa di-refresh ya di-refresh manual saja. Sekalian agan biar bisa mantau pergerakan chartnya.