Advertisement

Pola-Pola Dasar Candlestick

Tanggal

1. Spinning Tops

Candlestick dengan bayangan upper yang panjang, lower shadow, serta tubuh riil yang lebih kecil disebut Spinning Tops. Pola ini mengindikasikan ketidakpastian antara buyer dan seller.

spinning tops

Tubuh candle yang kecil, baik yang kosong atau pun berisi, menunjukkan pergerakan dari open ke close. Sedangkan shadow mengindikasikan pertarungan buyer dan seller, tapi tak seorang pun dari mereka yang menang.

Meski sesi trading dibuka dan ditutup dengan sedikit perubahan, secara signifikan harga bergerak lebih tinggi dan rendah di saat yang bersamaan. Tak seorang pun di antara buyer maupun seller yang berada di atas angin. Pola Spinning Tops identik dengan kebuntuan.

Pola Spinning Tops juga mengisyaratkan kemungkinan reversal. Perbedaan hanya terjadi kapan pola ini muncul. Jika Spinning Tops muncul saat up-trend, hal ini menandakan tidak terlalu banyak buyer yang ada di arena trading. Sebaliknya, bila dia muncul saat down-trend, mengisyaratkan tidak begitu banyak seller.

2. Marubozu

Nama pola ini terdengar aneh. Tapi karena kelas ini tentang Candlestick (Jepang), maka biasakanlah telinga dan mata kita dengan nama-nama aneh ala ninja dan samurai. Walau sejujurnya gambar pola ini tidak semengerikan prajurit shogun. Atau shinobi Naruto.

Marubozu

Tanpa bayangan (shadow), keterangan pada pola ini hanya mengandalkan ada atau tidaknya warna pada tubuh candle. Petunjuk untuk tinggi dan rendah sama seperti open dan close.

Marubozu berwarna putih berisi batang lilin panjang tanpa bayangan. Open price sama dengan low price, sedangkan close price sama dengan high price. Pola candle ini sangat bullish, sebab dia menunjukkan bahwa saat ini buyerlah yang memegang kendali. Kemunculan Marubozu putih biasanya menjadi bagian awal dari keberlanjutan bullish atau pola reversal bullish.

Marubozu berwarna hitam berisi batang lilin panjang tanpa bayangan. Open price sama dengan high price, sedangkan close price sama dengan low price. Pola candle ini menunjukkan trend bearish, sebab dia menandakan bahwa seller memegang kendali atas price action. Kemunculan Marbozu hitam biasanya mengisyaratkan keberlanjutan tren bearish atau pola reversal bearish.

3. Doji

Candlestick Doji memiliki persamaan open dan close price, sebab batang lilin mereka sangat pendek yang terlihat seperti garis tipis.

Pola Doji menunjukkan ketidakpastian atau perebutan posisi antara buyer dan seller. Harga bergerak di atas dan di bawah open price selama sesi trading, tetapi ditutup pada posisi di dekat open price. Karena tak satupun yang bisa memegang kendali, ujung-ujungnya seller dan buyer berakhir seri.

Ada empat macam tipe candlestick Doji. Panjang upper dan lower shadow bervariasi, mengakibatkan candlestick terlihat seperti salib, salib yang terbalik, atau tanda plus. Kata "Doji" sendiri mengacu pada bentuk singular dan plural.

tipe doji

Saat Doji muncul dalam grafik kita, perhatikan baik-baik candlestick yang muncul sebelumnya.

Jika sebuah Doji terbentuk setelah satu seri candlestick dengan batang kosong dan memanjang (seperti Marubozu berwarna putih), ini berarti Doji memberi sinyal bahwa buyer mulai lelah dan melemah. Agar harga terus naik, dibutuhkan lebih banyak buyer. Tapi sayangnya, hal itu tidak terjadi.

Saat hal ini terjadi, seller menunggu saat yang tepat untuk masuk ke dalam arena trading sambil menjilati sumpit dan mangkuk mereka.

long white candle doji


Jika Doji terbentuk setelah satu seri candlestick dengan batang berwarna dan memanjang (seperti Marubozu berwarna hitam), berari Doji memberi sinyal bahwa seller mulai melemah dan kelelahan di pertempuran trading. Supaya harga terus turun, dibutuhkan lebih banyak seller lagi, sayangnya mereka semua telah hijrah karena badai tsunami.

Ketika hal ini terjadi, buyer sudah berdiri di tepi arena trading dengan mulut berbusa dan mata mengincar harga rendah.

long black candle doji

Sementara penurunan terjadi dengan cukup signifikan, namun agar terjadi reversal, dibutuhkan kekuatan beli dari para buyer. Karena itu pertajam penglihatan kita dan cari candlestick putih yang close di atas candlestik hitam-panjang yang open.

Huuuf...mari menarik napas dan menghembuskannya perlahan.
Satu kelas panjang mengenai lilin Jepang sudah kita lewati, sekarang saatnya kita beristirahat sebelum pelajaran tentang lilin ini kita lanjutkan.

APPPAAAA?!

Oh ayolah, kita kan ingin jadi trader hebat. Tak mungkin kan, kita belajar tentang grafik hanya setengah saja? Jangan mengeluh dan simpan tenaga kita untuk pelajaran selanjutnya : Pola Candlestick Single. Sekarang...ayo istirahat!




SEKOLAH FOREX

Taman Kanak-Kanak

Sekolah Dasar

Sekolah Menengah Pertama

SHARE:

SHARE:

 
Komentar: 14

SEKOLAH FOREX

Taman Kanak-Kanak

Sekolah Dasar

Sekolah Menengah Pertama