AALI: Berencana Lepas 349 Juta Saham Dengan Harga Menarik

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) berencana untuk melepas saham sebanyak 349.94 juta saham lewat right issue. Dalam right issue tersebut, harga saham AALI dipatok di level harga Rp 11.425 per saham. Dengan demikian, emiten berkode AALI segera akan meraup dana segar hingga mencapai Rp 4 triliun.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) berencana untuk melepas saham sebanyak 349.94 juta saham lewat right issue. Dalam right issue tersebut, harga saham AALI dipatok di level harga Rp 11.425 per saham. Dengan demikian, emiten berkode AALI akan meraup dana segar hingga mencapai Rp 4 triliun.

Saham AALI

 

Sementara itu, rasio yang akan digunakan untuk right issue adalah 9:2. Jika pemegang saham menggunakan haknya, maka setiap pemegang sembilan saham lama emiten AALI akan memperoleh dua saham baru.

Diperkirakan peminat saham PT Astra Agro Lestari Tbk akan banyak karena harga right issue menarik dan terdiskon. Perkiraan tersebut diperkuat dengan adanya kenaikan harga saham AALI. Saat berita ini ditulis, saham AALI terpantau naik 1.58 persen ke level harga Rp 15.850 per saham.

 

Manfaatkan Dana Hasil Right Issue Untuk Bayar Utang

Rencananya, PT Astra Agro Lestari Tbk akan memanfaatkan seluruh dana hasil right issue untuk membayar utang yang berasal dari revolving loan. Setelah proses AALI dalam membayar utangnya tersebut selesai maka rasio utang pada ekuitas atau juga disebut dengan debt to equity ratio (DER) perseroan diperkirakan akan turun dari sebelumnya 0.8 kali menjadi 0.5 kali.

Level DER perseroan AALI ini termasuk ke dalam level sehat dan paling merata ditengah-tengah DER dalam industri sawit saat ini bervariasi. Sedangkan Price to earning ratio (PER) AALI adalah 15 kali dan PER indutri di kisaran 20 kali.

 

266183

Pernah menempuh pendidikan di Fakultas Sastra, jurusan Sastra Inggris konsentrasi Linguistik, Unversitas Negeri Malang. Menyukai bidang kepenulisan dan dunia penerjemahan ekonomi dan bisnis sejak tahun 2013 silam. Saat ini menjadi jurnalis di Seputarforex yang bertanggung jawab untuk menulis berita emas dunia, forex, dan saham.