Advertisement

iklan

Abaikan Ifo Jerman, Euro Berkubang Di Level Rendah 10 Hari

Rilis data Ifo Jerman sore tadi sedikit lebih tinggi daripada ekspektasi. Namun, Euro tetap melemah karena kekhawatiran pasar terhadap ekonomi Zona Euro.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.comIndeks Kepercayaan Bisnis Ifo Jerman naik ke 95.0 pada bulan November 2019. Level tersebut setengah persen lebih tinggi daripada ekspektasi para ekonom, dan sedikit lebih unggul daripada indeks di bulan sebelumnya. Penilaian perusahaan-perusahaan di ekonomi terkuat Zona Euro tersebut menyatakan bahwa kondisi bisnis Jerman untuk saat ini telah sedikit membaik.

germany-business-confidence

Sentimen dari sektor jasa tercatat meningkat paling tinggi, yakni mencapai 17.3 dari sebelumnya di 16.7. Namun sayangnya, kepercayaan bisnis di sektor manufaktur Jerman masih cukup mengkhawatirkan karena masih terjerat dalam resesi.

"Ekonomi Jerman menunjukkan ketahanan," kata Clemens Fuest selaku pimpinan lembaga Ifo yang menerbitkan data tersebut. "Penguatan utama didukung oleh ekonomi domestik dari segi konsumen, dan mengarah pada 'Natal yang sangat baik'. Namun, sektor manufaktur masih tersangkut dalam resesi," tambah Fuest.

 

Euro Terus Melemah, Wacana Kebijakan ECB Tak Digubris

Pasar rupanya tak terkesan atas perolehan data Kepercayaan Bisnis tersebut. Pasalnya, pertumbuhan Jerman dan Zona Euro sendiri masih diliputi ketidakpastian, serta berada di rerata rendah.

Selain itu, European Central Bank (ECB) berencana melanjutkan pembelian obligasi dan menurunkan suku bunga ke level negatif, sehingga investor masih ragu untuk pasang Buy pada Euro. Sementara itu, pidato Presiden ECB Christine Lagarde  yang menyinggung peninjauan kembali kebijakan moneter hampir tak mendapat respon publik.

Versus Dolar AS, Euro masih tertekan di level rendah 10 hari di sesi perdagangan Senin (26/November) malam ini. EUR/USD diperdagangkan di 1.1008, turun 0.12 persen dari posisi sebelumnya. Sepanjang bulan ini, Euro sudah melemah hingga 1.5 persen.

eu

"Sinyal-sinyal ekonomi tampak mengkhawatirkan dan Euro terus diperdagangkan dalam bias melemah terhadap Dolar AS," kata pakar Forex Lee Hardman dari MUFG London.

Hardman menambahkan bahwa para manajer hedge fund terpantau meningkatkan pertaruhan negatif mereka terhadap Euro, dengan data mingguan terbaru yang menunjukkan sedikit kenaikan dalam posisi net-short secara keseluruhan.

291077

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.