Advertisement

iklan

AUD/USD Telusuri Level Rendah Pasca Data Building Approval

Penulis

+ -

Dolar Australia menelusuri level rendah harian di sesi perdagangan Selasa (02/Agustus) pagi ini setelah data perdagangan dan persetujuan bangunan (building approval) dilaporkan melemah. AUD/USD diperdagangkan pada posisi 0.7537, tergelincir 0.01 persen. RBA juga akan menumumkan kebijakan moneternya siang ini.

iklan

iklan

Dolar Australia menelusuri level rendah harian di sesi perdagangan Selasa (02/Agustus) pagi ini setelah data perdagangan dan persetujuan bangunan (building approval) dilaporkan melemah. Siang ini Bank Sentral Australia (RBA) dijadwalkan akan mengumumkan kebijakan moneternya dengan ekspektais pemotongan suku bunga. AUD/USD diperdagangkan pada posisi 0.7537, tergelincir sedikit 0.01 persen dari posisi sebelumnya.

australian_house
Data Building Approval Australia untuk bulan Juni dilaporkan jeblok hingga 2.0 persen dibandingkan dengan perolehan 0.5 persen bulan ke bulan. Dalam basis tahunan, persetujuan bangunan Australia terpelanting hingga 5.9 persen pada bulan Juni, setelah melorot 9.1 persen tahun ke tahun dalam bulan sebelumnya.


Pasar Perumahan Jadi Pertimbangan RBA

Data baru tersebut membuktikan bahwa sektor konstruksi Australia masih berada dalam level yang moderat utamanya dalam sektor pembangunan rumah dan merefleksikan perlambatan yang luas dalam pasar perumahan. Akan tetapi, pasar perumahan dapat menjadi satu pertimbangan bagi RBA untuk memutuskan pemotongan suku bunga hari ini.

Sementara itu, neraca perdagangan negara tersebut melebar ke defisit 3.195 miliar Dolar Australia dari ekspektasi defisit 2 miliar Dolar Australia. Bulan sebelumnya, defisit perdagangan Australia mencapai angka 2.419 miliar Dolar Australia.

Dalam notulen rapatnya pekan lalu, Bank Sentral Australia memberikan sinyal yang sangat jelas bahwa pemotongan suku bunga akan mempertimbangkan kondisi inflasi. Stevens dan rekan-rekannya diramal akan memotong suku bunga hingga 1.5 persen oleh 49 analis yang disurvei oleh Reuters. 38 di antaranya, mengekspektasikan tambahan stimulus sehubungan dengan rendahnya inflasi konsumen.

269513
Penulis

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini