Advertisement

iklan

Yen Jepang melemah terhadap USD di tengah berkurangnya sentimen penurunan suku bunga Fed pada bulan Maret dan perubahan kebijakan BoJ, 12 jam lalu, #Forex Fundamental   |   GBP/USD pulih dari beberapa penurunan di dekat level 1.2550 menjelang data ketenagakerjaan Inggris dan CPI AS, 12 jam lalu, #Forex Teknikal   |   EUR/USD bertahan di atas level positif sekitar 1.0770, data CPI AS diawasi, 12 jam lalu, #Forex Teknikal   |   XAU/USD bertahan di atas level $2,000, investor menunggu data CPI AS, 15 jam lalu, #Emas Teknikal   |   TikTok resmi investasikan lebih dari Rp23.38 triliun di GOTO Group, 15 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Diprediksikan menguat, harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) mungkin akan tembus Rp130 persaham hari ini, 17 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Hingga kuartal III, Wika Beton (WTON) catat kontrak baru senilai Rp5.1 triliun atau 59.77% dari target Rp8.65 triliun, 17 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah ke level 7,147.39 pada awal perdagangan hari ini, 17 jam lalu, #Saham Indonesia
Selengkapnya

Bailey Tegaskan Urgensi Kenaikan Suku Bunga, Sterling Menguat

Penulis

Komentar hawkish pejabat top bank sentral Inggris memicu penguatan pound sterling terhadap mata uang-mata uang mayor lain.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex - Pound sterling menguat sekitar 0.3 persen ke level tertinggi 1.3670-an terhadap dolar AS pada AWAL perdagangan sesi Eropa hari ini (11/Oktober), menyusul beredarnya komentar hawkish dari sejumlah pejabat top bank sentral Inggris (BoE). Katalis yang sama juga membantu sterling melumpuhkan euro dan yen Jepang.

GBPUSD DailyGrafik GBP/USD Daily via Tradingview.com

Gubernur BoE Andrew Bailey kembali mengirim isyarat akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Ia mengungkapkan kekhawatirannya tentang laju inflasi yang mungkin bakal melebihi target dan bank sentral harus "mencegah hal itu bercokol secara permanen". Dengan menaikkan suku bunga, bank sentral dapat mengerem tekanan inflasi dari dalam negeri.

"Kami akan memiliki pekerjaan yang sangat rumit dan menantang untuk ditangani, sehingga kami harus mencegah hal itu (laju inflasi yang melebihi target) menjadi tertanam secara permanen karena itu jelas akan sangat merusak," kata Bailey dalam sebuah wawancara dengan Yorkshire Post,"Sayangnya, jika Anda melihat prakiraan terakhir kami, (inflasi) itu akan naik lebih tinggi, saya khawatir."

Ini bukanlah komentar hawkish pertama yang dilontarkan Bailey. Pada akhir September lalu, ia menyatakan bahwa suku bunga BoE dapat dinaikkan meski Quantitative Easing masih berlangsung. Komentar tersebut sempat membangkitkan spekulasi seputar prospek kenaikan suku bunga BoE pada paruh pertama tahun depan atau bahkan sebelum akhir tahun ini.

Komentar Bailey yang dimuat dalam Yorkshire Post kali ini memancing spekulasi serupa. Apalagi, sejumlah petinggi BoE lain juga menyampaikan wacana senada dalam beberapa hari terakhir. Sinyal kenaikan suku bunga BoE menarik perhatikan investor pada aset-aset keuangan Inggris, sehingga pound menguat.

Jussi Hiljanen, seorang ekonom di SEB, mengatakan bahwa pasar sekarang memperhitungkan peluang yang sangat tinggi (sekitar 90%) untuk kenaikan suku bunga BoE dari 0.10% menjadi 0.25% sebelum akhir tahun.

Download Seputarforex App

296568
Penulis

Alumnus Fakultas Ekonomi, mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental untuk trading forex dan investasi saham. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.