OctaFx

iklan

Data PMI Gagal Pulihkan Pound, Spekulasi Suku Bunga Tetap Viral

Menjelang rapat BoE pekan depan, spekulasi seputar pemangkasan suku bunga (rate cut) menyita perhatian trader GBP.

FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

Seputarforex.com - Poundsterling melemah sekitar 0.3 persen ke level 1.3080-an terhadap Dolar AS dalam perdagangan hari ini (24/Januari), meskipun hasil survei preliminer Purchasing Managers' Index (PMI) menampilkan kinerja yang lebih memuaskan. Probabilitas pemangkasan suku bunga telah berkurang, tetapi sejumlah pelaku pasar menilai bank sentral Inggris (BoE) tetap akan melakukan pemangkasan suku bunga dalam rapat kebijakan pekan depan.

GBPUSD Daily

Indeks PMI Manufaktur Inggris meningkat dari 47.5 menjadi 49.8 pada bulan Januari, lebih baik ketimbang ekspektasi yang dipatok pada 47.6. Indeks PMI untuk sektor jasa yang mencakup lebih dari 80 persen perekonomian Inggris, juga melejit dari 50.0 menjadi 52.9 dalam periode yang sama, meskipun sempat dikhawatirkan menurun ke 49.4. Hasilnya, indeks PMI Komposit bertengger pada level 52.4, sepenuhnya keluar dari teritori kontraksi yang telah dihuni selama tiga bulan sebelumnya.

Data PMI seperti ini semestinya memaksa pasar untuk meralat ekspektasi pemangkasan suku bunga BoE dalam jangka pendek, sehingga Pound menguat. Apalagi rilis data sentimen industri CBI pada hari Rabu telah mengurangi probabilitas rate cut dari 65 persen menjadi 48 persen.

Akan tetapi, Pound malah melemah. Sebagian lantaran maraknya pembukaan posisi trading spekulatif menjelang rapat kebijakan BoE pekan depan, sebagian lagi karena sejumlah pelaku pasar masih meyakini adanya kemungkinan besar untuk dilakukannya pemangkasan suku bunga.

"Data ekonomi Inggris terbaru tak menyediakan justifikasi apa pun untuk pemangkasan suku bunga pada akhir Januari. Oleh karena itu, pasar kemungkinan meralat ekspektasi berlebihannya terhadap pelonggaran kebijakan moneter. (Namun) perekonomian Inggris saat ini terpecah antara dampak negosiasi perdagangan Inggris-Uni Eropa yang berpotensi kompleks dan semangat optimisme (pasca pemilu Inggris)," kata Marc-André Fongern dari MAF Global Forex.

Sedangkan Jordan Rochester dari Nomura mengatakan, "Kita menyaksikan lonjakan PMI, tetapi menurut kami tak cukup untuk mencegah BoE memangkas suku bunga pekan depan secara materiil. GBP telah diperdagangkan dengan baik pekan ini karena hasil survei terkemuka mengisyaratkan pemulihan data Inggris, dan beberapa orang menyarankan PMI (semestinya) lebih tinggi dari yang kita lihat (sekarang). Tapi saya kira (PMI) itu perlu 53 atau lebih tinggi untuk sepenuhnya membatalkan pemangkasan suku bunga."

291774

Alumnus Fakultas Ekonomi, mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental untuk trading forex dan investasi saham. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.