Advertisement

iklan

Dolar AS Bergerak Defensif Jelang Rilis NFP Juni

Dolar AS tidak banyak bergerak pada perdagangan Asia pagi ini, karena investor cenderung mengantisipasi rilis data NFP nanti malam.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex - Dolar AS berada dalam posisi defensif terhadap mata uang mayor pada perdagangan Asia hari Kamis (02/Juli). Pergerakan mata uang ini cenderung tertahan karena investor tengah menanti rilis data ketenagakerjaan AS, terutama NFP (Non Farm Payroll). Pada saat berita ini ditulis, Indeks DXY yang mengukur kekuatan Dolar AS terhadap enam mata uang mayor berada di kisaran 97.14, melemah 0.01 persen dari harga Open harian.

Dolar AS Bergerak Defensif Jelang Rilis

Pada pergerakan pair mayor, Dolar AS melemah terhadap trio mata uang komoditas (AUD, CAD, dan NZD), juga turun terhadap Euro dan Sterling. Pelemahan serentak ini dipicu oleh optimisme pelaku pasar terhadap pemulihan ekonomi global, setelah rilis data yang positif dari sektor manufaktur China, Prancis, dan Jerman. Harapan pelaku pasar terhadap prospek pemulihan ekonomi semakin solid saat rilis data Manufaktur AS tadi malam melonjak hingga menyentuh level tertinggi 14 bulan.

 

Nantikan Rilis NFP, Pasar Masih Dibayangi COVID-19

Forecast ekonom memperkirakan NFP AS bulan Juni akan bertambah 3.037 juta, melampaui data bulan Mei yang sebesar 2.5 juta. Lonjakan NFP pada bulan lalu mencerminkan prospek bangkitnya perekonomian AS setelah penerapan lockdown. Meskipun begitu, validitas data tersebut kemudian diragukan karena ternyata ada kesalahan hitung.

Perlu diperhatikan pula bahwa normalisasi ekonomi di AS tengah terancam oleh merebaknya wabah COVID-19 gelombang dua. California bahkan telah kembali membatasi aktivitas perekonomian dengan melarang dibukanya restoran, bar, dan menerapkan pembatasan sosial karena meningkatnya kasus baru dalam beberapa waktu terakhir.

Pasar pun kembali didominasi ketidakpastian. Mereka ragu apakah ekonomi AS dapat mempertahankan pemulihannya ketika infeksi Corona meningkat lagi di berbagai negara bagian. Merespon situasi ini, Tohru Sasaki dari JP Morgan mengungkapkan, "Jika kita melihat lebih lanjut dalam peningkatan signifikan kasus COVID-19, (maka) kami memprediksi Dolar AS dan Yen akan kembali menguat terhadap mata uang lainnya."

Download Seputarforex App

293169

Pandawa punya minat besar terhadap dunia kepenulisan dan sejak tahun 2010 aktif mengikuti perkembangan ekonomi dunia. Penulis juga seorang Trader Forex yang berpengalaman lebih dari 5 tahun dan hingga kini terus belajar untuk menjadi lebih baik.


11 Jun 2020

Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone