Dolar AS Tetap Naik Meski GDP AS Mengecewakan

GDP AS Final untuk kuartal keempat tahun 2018 mengalami penurunan. Akan tetapi, Dolar AS tetap menguat karena dovish-nya kebijakan moneter bank sentral negara lain.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Ekonomi Amerika Serikat tumbuh 2.2 persen saja di kuartal IV tahun 2018. Level Gross Domestic Product (GDP) Final tersebut lebih rendah daripada estimasi sebelumnya di 2.6 persen, dan turun dari level kuartal ketiga 2018 di 3.4 persen. Jika dibandingkan dengan ekspektasi pasar yang 2.4 persen pun, GDP AS terbaru itu masih lebih rendah. Menurut keterangan resmi dari Biro Analisis Ekonomi AS, kurangnya kenaikan Personal Consumption Expenditure (PCE) dan investasi tetap non-hunian menjadi penyebab lemahnya GDP AS di akhir tahun lalu.

gdp

 

Dolar AS Tetap Menguat

Meskipun data pertumbuhan ekonomi AS mengecewakan, Indeks Dolar AS (DXY) tetap melanjutkan kenaikan. Dovish-nya bank-bank sentral mayor lainnya, membuat Dolar AS terkesan lebih kuat meski The Fed juga mewacanakan penghentian Rate Hike tahun ini. Saat berita ini ditulis sekitar tiga jam pasca rilis GDP AS, DXY masih menghimpun kenaikan sebanyak 0.22 persen ke 97.17 dalam grafik harian. Total sejak tanggal 21 Maret, DXY telah menguat sekitar 1 persen.

dxy

 

 

 

287944

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.