Dolar New Zealand Menguat Akibat Sinyalemen Deputi Gubernur RBNZ

Dolar New Zealand menguat lantaran seorang pejabat tinggi bank sentral New Zealand (RBNZ) menepis kemungkinan pemangkasan suku bunga tambahan.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Mata uang Dolar New Zealand melonjak lebih dari 0.6 persen ke kisaran 0.6649 terhadap Dolar AS dalam perdagangan hari Rabu ini (5/Juni), akibat sinyalemen salah satu pejabat tinggi bank sentral New Zealand (RBNZ) yang menepis kemungkinan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Kiwi juga unggul versus rekan mata uang sekawasannya, dengan posisi AUD/NZD merosot 0.4 persen ke kisaran 1.0537. Bias hawkish yang diekspresikan oleh pejabat RBNZ itu berlawanan dengan tindakan bank sentral Australia (RBA) yang kemarin baru saja memangkas suku bunganya.

NZDUSD

Dalam sebuah panel diskusi di Tokyo, Deputi Gubernur RBNZ, Christian Hawkesby, mengatakan bank sentral New Zealand siap untuk bertindak apabila ada perubahan outlook ekonomi. Akan tetapi, ia mengklaim bahwa suku bunga kemungkinan akan tetap berada pada level 1.5 persen dalam masa yang cukup lama.

Pendapat tersebut mementahkan ekspektasi pasar mengenai prospek pemangkasan suku bunga RBNZ dalam tahun ini. Sebelumnya, pasar telah memperhitungkan kemungkinan RBNZ bakal mengumumkan satu kali rate cut lagi pada rapat kebijakan tanggal 7 Agustus mendatang, setelah melakukan pemangkasan pada bulan Mei lalu. Sejalan dengan itu, rilis pendapat Hawkesby berefek spontan melonjakkan Kiwi.

Meski demikian, sebagian analis mensinyalir kalau pendapat Hawkesby tidaklah signifikan. Alih-alih, peningkatan minat risiko hari ini yang digenjot oleh komentar dovish Ketua Federal Reserve, justru dianggap berkontribusi lebih besar dalam melonjakkan nilai Dolar New Zealand.

"Kami menilai tidak ada banyak muatan dalam komentar ini, dan kenaikan pada NZD menggambarkan bagaimana perhitungan pasar bisa berubah dari satu arah ke arah yang lain karena berita yang tak terlalu signifikan," kata Lee Hardman, analis mata uang di MUFG. Lanjutnya, "Dinamika minat risiko tinggi yang lebih luas hari ini boleh jadi merupakan penjelasan yang lebih kredibel (mengenai penyebab kenaikan NZD), dan unggulnya kinerja NZD hanya merefleksikan fakta bahwa NZD (sudah melewati masa sebagai) mata uang G10 berkinerja terburuk kedua dalam kuartal II."

288747

Alumnus Fakultas Ekonomi yang telah mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental, biasa trading forex dan saham menggunakan Moving Averages dan Fibonacci. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.