Advertisement

iklan

Dolar AS Beranjak Stabil, Maraknya Aksi Risk-Off

Terhadap Yen, Dolar AS menunjukkan kenaikan hingga 0.3 persen ke angka 112.16 setelah mencolek level rendah 10 minggu di angka 111.590 sehari sebelumnya.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Dolar AS beranjak stabil di sesi perdagangan Asia, Kamis (09/Feb) hari ini setelah kemerosotan yang terjadi di sesi perdagangan sebelumnya. Meski begitu, kondisi pasar masih diliputi aksi penghindaran risiko, sehingga menekan yield obligasi AS di dekat level terendah dalam beberapa pekan, dan menahan lompatan Greenback.

dolar-as

Euro menurun 0.1 persen ke angka 1.0686, kembali merapat low satu minggu di angka 1.0640 yang tercapai di hari Rabu kemarin akibat gejolak politik di Eropa. Terhadap Yen, Dolar AS menunjukkan kenaikan hingga 0.3 persen ke angka 112.16 setelah mencolek level rendah 10 minggu di angka 111.590 sehari sebelumnya.

Indeks Dolar naik 0.1 persen terhadap mata uang-mata uang mayor ke angka 100.370. Bulan Januari, indeks Dolar sempat menyentuh high 14 tahun di angka 103.82, dengan harapan besarnya belanja fiskal demi memenuhi kebijakan yang disusun oleh Presiden Donald Trump.


Pertemuan Petinggi AS-Jepang

"Kita sekarang sedang dalam fase dimana risiko penurunan pada Dolar telah menjadi elemen yang paling utama. Penurunan yield obligasi AS telah memperoleh momentum yang lebih jauh minggu ini karena risiko politik Eropa," kata Junichi Ishikawa, Ahli Forex Senior di IG Securities Tokyo.

Dolar AS juga tertekan oleh Yen Jepang yang berfungsi sebagai mata uang safe-haven di tengah maraknya gejolak politik saat ini. PM Shinzo Abe dijadwalkan akan mengunjungi Presiden Donald Trump dalam dua hari ini. "Trump bisa saja mengambil sikap tegas terhadap Jepang di tengah kekacauan politik seperti saat ini. Sikap yang sama (pada Jepang) juga mungkin ia terapkan untuk berbicara dengan China," kata Ishikawa.

277568

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.